WHO: Corona Jadi Pandemi

WHO: Corona Jadi Pandemi

Hai semua, apakah teman-teman masih tetap update berita seputar virus corona? Atau coba mengalihkan ke berita lain? Memang sebagian kita ada yang mencoba untuk mengalihkan ke informasi selain tentang virus corona, dengan alasan agar kita tidak tertekan karena ketakutan dengan semakin meningkatnya jumlah penderita virus corona.

Kali ini, saya gak akan mengajak teman-teman semua mengetahui informasi terbaru tanggapan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia) tentang virus corona.

Saya sempat penasaran dengan kata pandemi yang menjadi trending topic, baik di negara kita tercinta maupun luar negeri.

Karena, jujur saja saya asing dengan kata pandemi. Setelah saya cari informasi tentang pandemi yang sedang trend, ternyata ini membahas tentang virus corona.

Jadi gini, Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization / WHO) tepatnya pada hari Rabu tanggal 11 Maret 2020 menyatakan bahwa wabah virus corona sekarang dikategorikan sebagai pandemi.

Informasi ini disampaikan oleh Direktur Jenderal WHO di konferensi pers COVID-19.

Hal ini tertulis pada laman WHO dengan headline “WHO characterizes COVID-19 as a pandemic”.

Direktur Jenderal WHO mengatakan bahwa WHO telah menilai wabah ini sepanjang waktu dan WHO sangat prihatin dengan tingkat penyebaran dan keparahan yang mengkhawatirkan, guys.

Semoga kita tetap diberi kesehatan ya, guys dan jangan lupa kita harus tetap menjalankan langkah-langkah pencegahan.

WHO juga mengungkapkan bahwa belum pernah melihat pandemi yang dipicu oleh virus corona. Dan ini merupakan pandemi pertama yang disebabkan oleh virus corona, guys.

Selain dari laman WHO, informasi ini juga disampaikan melalui akun Twitter resmi World Health Organization dengan @WHO.

Melalui akun twitternya, WHO nge-tweet gini : “BREAKING : We have therefore made the assessment that #COVID19 can be characterized as a pandemic - @DrTedros #coronavirus”.

Sekalian ini saya screenshotkan tweetnya buat teman-teman :

Dilansir dari laman CNBC (12/03/20), jumlah kasus dan kematian berubah setiap jam. Dan kamu tahu, jumlahnya banyak, melampaui 121.564 dengan setidaknya 4.373 kematian di seluruh dunia pada Rabu pagi kemarin, guys. Dan data ini dikumpulkan oleh Universitas Johns Hopkins.

Tapi bagaimana ya di negara Cina sendiri? Di negara Cina sendiri penyebaran virusnya melambat, guys. Menurut data dari Universitas Johns Hopkins, di negara Italia punya kasus virus corona terbanyak di luar Cina. Jumlahnya itu sekitar 10.149 infeksi. Kalau di negara Iran, jumlah orang yang terinfeksi 9.000 dan di Korea Selatan dengan jumlah 7.775.  

Lalu, sebenarnya pandemi sendiri itu apa sih? Mungkin dari teman-teman yang punya latar belakang pendidikan atau pekerjaan di dunia kesehatan gak asing lagi dengan istilah pandemi ya? dan juga, apa perbedaan antara pandemi, epidemi dan juga wabah? Buat tambah pengetahuan nih teman-teman buat yang belom tahu.

Kita mulai dari wabah dulu ya teman-teman. Karena sering kali orang menyebut virus corona sebagai wabah. Dilansir dari laman Kompas, jadi inilah perbedaan antara wabah, epidemi dan pandemi.

Kalau wabah itu kecil tapi luar biasa. Yang bisa dikatakan wabah itu karena meningkatnya jumlah kasus yang jelas terlihat, meskipun kecil jika dibandingkan dengan jumlah normal yang diantisipasi

Contohnya kayak gini, tiba-tiba jumlah anak kecil yang diare meningkat di sebuah tempat penitipan anak. Kalau yang diare Cuma satu atau dua anak itu gak apa-apa, guys. Berarti masih normal. Tapi kalau seandainya ada 15 anak sekaligus menderita diare itu namanya wabah.

Nah, kalau epidemi itu lebih besar dan menyebar. Epidemi itu wabah yang menyebar di area geografis yang lebih luas, guys.

Misalnya ini, penyebaran luas COVID-19 di seluruh negara Cina. Yang berarti bahwa wabah di Wuhan udah berkembang jadi epidemi.

Lanjut sekarang yang terakhir dan yang sedang trending topic. Pandemi, kalau pandemi itu jangkauannya lebih luas lagi, guys. Karena sudah menjangkau international dan bahkan di luar kendali.

Dalam pengertian yang paling klasik, pandemi itu ketika sebuah epidemi udah nyebar ke beberapa negara atau wilayah di dunia.

Untuk contohnya teman-teman pasti sudah tahu lah ya, seperti virus corona ini, bahwa WHO sudah menyatakan kalau virus corona itu sebagai pandemi.

Berbicara mengenai pandemi, ternyata virus corona bukan satu-satunya pandemi yang pernah terjadi, guys. Ada beberapa pandemi yang pernah terjadi pada masa lalu yaitu :

1. Flu Spanyol

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), flu Spanyol merupakan pandemi penyakit influenza mematikan yang meluas dalam kurun waktu 1918 sampai 1919, guys. Berarti ini terjadi selama satu tahun ya. Dan ada sekitar 500 juta orang terinfeksi virus ini.

2. Cacar

Teman-teman disini ada yang pernah kena cacar waktu kecil? Tapi ini cacarnya beda sama kita waktu masih kecil dulu, karena ini cacarnya mematikan, guys. Ternyata cacar merupakan salah satu pandemi yang pernah terjadi lho. Dilansir dari laman Kata Data (12/03/20), Cacar ini muncul sejak 300 tahun sebelum masehi dan diperkirakan telah memakan lebih dari 300 juta korban jiwa. Dan para ahli percaya guys, kalau pandemi tertua ini telah mengurangi sebagian populasi dunia.

3. Campak

Dilansir dari laman Kata Data (12/03/20), National Geographic Indonesia menyebut campak itu sebagai salah satu penyakit menular paling mematikan di dunia lho. Korban jiwanya mencapai 200 juta orang di seluruh dunia, guys.

4. Black Death

Dilansir dari laman Kata Data (12/03/20), Black Death atau penyakit hitam ini disebabkan oleh bakteri bernama Yersinia Pestisini. Dan penyebar bakterinya itu adalah kutu binatang pengerat, guys. Kayak tikus dan marmut. Jumlah korban di seluruh dunia berjumlah 75 juta korban.  Jika dibandingkan dengan pandemi lainnya diatas, black death mempunyai jumlah korban yan lebih sedikit. Tapi mau banyak ataupun sedikit tetep saja namanya pandemi pasti sangat mengkhawatirkan.

5. Kolera

Dilansir dari laman Tirto (12/03/20), kolera terjadi pada tahun 1817 sampai dengan tahun 1823. Kolera dilaporkan menginfeksi 1,3 juta hingga 4 juta orang setiap tahun, guys. Jumlah kematian tahunan itu berkisar antara 21.000 sampai pada 143.000 kematian.

6. SARS

Dilansir dari laman Tirto (12/03/20), SARS itu sindrom pernapasan akut yang parah. Jumlah orang yang terinfeksi itu lebih dari 8.000 orang sedangkan kematian yang disebabkan kasus ini diperkirakan mencapai 774 korban jiwa. Dan kamu tahu, penyakit ini disebabkan dari salah satu dari 7 coronavirus yang dapat menginfeksi manusia. Oh iya, SARS ini terjadi pada tahun 2002 sampai tahun 2003.

7. Ebola

Dilansir dari laman Tirto (12/03/20), Ebola ini terjadi pada tahun 2014 sampai tahun 2016, guys. Virus ini membunuh 11.325 orang dari 28.600 orang yang terinfeksi. Sebagian besar kasus ebola ini terjadi di Guinea, Liberia, dan Sierra Leone.

Jadi kesimpulannya bahwa COVID-19 sekarang udah bukan wabah lagi tapi berubah jadi pandemi. Dan teman-teman sekarang sudah tahu ya, bedanya wabah, epidemi dan pandemi. Untuk nambah sedikit pengetahuan itu tadi saya rangkumkan beberapa pandemi yang pernah terjadi sebelum COVID-19. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya. Stay strong dan jaga kesehatan.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 1, 2020, 10:51 PM - Darmoko Yuti Witanto
Jan 26, 2020, 3:11 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin