Valentine: Hakikat Kasih Sayang yang Sesungguhnya

Valentine: Hakikat Kasih Sayang yang Sesungguhnya

Berbicara soal valentine, hingga saat ini, ada yang mempermasalahkan. Ada yang bilang, valentine bukan budaya kita, ada yang bilang, kalo bukan budaya, emangnya gab oleh berkasih sayang? Hehe…. Selalu ada 2 perbedaan pendapat di setiap masalah. Ngomong-ngomong soal valentine, memang hari ini, waktu artikel ini di tulis, adalah tanggal 14 februari. Sehingga saya ingin membuat ulasan tentang hari valentine.

Baiklah. Kalau kita melirik ke sejarah, valentine atau hari kasih sayang yang diperingati setiap tanggal 14 februari ini adalah hari dimana para kekasih dan mereka yang sedang jatuh cinta menyatakannya, di Dunia Barat. Menurut Wikipedia, kencan pada hari valentine, itu sering kali dianggap bahwa kedua pasangan tersebut memang serius menjalin hubungan, bukan sekedar pacar pacaran, kayak anak alay di Indonesia. Hehehehe….

Kalau kita melirik soal astrologi dan dewa dewi. Pertengahan bulan februari ini ada hubungannya dengan cinta dan kesuburan. Dan menurut Athena kuno adalah bulan gamelion yang merupakan persembahan pernikahan Zeus dan Hera.

Kalau kita lihat di Roma kuno, pertengahan februari ini adalah perayaan dewa kesuburan yang bernama Lupercus. Bagi mereka, banyak yang melalukan ritual tertentu untuk pemujaan agar mereka yang wanita dikaruniai kesembuhan dan dapat melahirkan dengan mudah.

Sebenarnya, masih banyak hal lain yang berhubungan dengan perayaan valentine, mulai dari hari raya gereja, valentinius, dan santo valentinus. Masing masing masih memiliki kisahnya yang berbeda.

Lantas, bagaimana yang harus kita sikapi? Saat ini hari valentine, itu telah bergeser makna. Yang harusnya, hari kasih sayang itu secara universal, tapi saat ini, hari tersebut berubah menjadi hari “ngesex”. Sehingga timbullah permasalahan di negri kita tercinta. Kenapa bisa? Coba saja, di beberapa market ada yang menjual paket valentine berupa coklat dan ada juga malah kondom. Coba deh pikir, untuk apa????

Kalau memang kasih sayang secara universal, maka ya untuk apa ada paket begituan. Yang ada malah kita memfasilitasi mereka melakukan hal yang tidak tidak. Ya kan? Yang tadinya perawan, malah … Ah sudah lah….

Andai saja, pergeseran makna itu tidak terjadi, maksudnya walaupun aman-aman saja, tidak ada kisah 1 pria 1 wanita dalam 1 malam Bersama tanpa ikatan, mungkin juga tetap ada masalah dalam negri kita. Kenapa? Ada lagi kelompok yang menentang budaya valentine itu bukan budaya kita. Hehe…. Tapi memang begitu sih, budaya budaya yang kalau menurut mereka bisa merusak, ya harus ditinggalkan. Kenapa juga diikuti? Tapi, kalau ada yang bisa diambil nilai positifnya, kenapa tidak. Ya kan?

Tapi kalau budaya beginian, kayaknya yang mudah terambil adalah yang negatifnya. Coba saja deh heheheh….. “Kejahatan bukan hanya terjadi karena ada niat pelakunya, tapi juga ada kesempatan. Waspadalah, waspadalah….”. Nah begitu kata bang Napi.

Kalau hari kasih sayang, boleh berpelukan kesiapa aja, nanti kalau ada kesempatan, bakalan disikat juga itu pasangan. Wakaakakakk….. Oleh karena itu, sesuatu hal yang mudah sekali kena mudharatnya, lebih baik tidak dilaksanakan. Di salah satu agama tertentu ada aturan antara laki laki dan perempuan harus dibatasi pergaulannya. Bagaimana tidak? Kalau berdekatan saja sudah bikin libido naik. Bagi orang orang tertentu sih…. Tapi walaupun begitu, tetap harus berjaga jaga.

Lantas, bagaimana seharusnya kita berlaku di hari kasih sayang ini? Ada beberapa hal yang harus kita sadari dulu. Kasih sayang yang dimaksud itu yang seperti apa? Apakah antara anak laki-laki sekolah SD dan anak perempuan sekolah SD? Atau antara anak SMP? Atau antara anak kuliahan? Kalau masih begitu, saya rasa belum memahami hakikat hari kasih sayang. Apalagi masih hanya untuk 1 orang. Sesungguhnya, kasih sayang yang benar benar kasih sayang adalah untuk semua orang. BUkan ke salah satu, atau yang kita kehendaki saja. Namun, ke banyak orang dan juga termasuk yang tidak kita kehendaki. Misal musuh musuh kita.

Apakah anda sanggup mengasihi para musuh musuh mu? Kalau tidak, berarti dirimu belum sanggup menerima hakikat kasih sayang ini. Karena memang, sesungguhnya kasih sayang itu untuk seluruh makhluk. Bukan hanya manusia, tapi juga hewan dan tumbuhan.

Kalau setiap orang memahami hakikat kasih sayang seperti ini, masih adakah kejahatan di bumi? Masih adakah free sex? Masih adakah yang berantem? Saya rasa tidak. Namun, sebagian dari mereka tetap kekeh dengan pendapatnya bahwa hari kasih sayang tidak boleh dilakukan karena bisa menyebabkan mudharat tertentu. Ya misal hamil diluar nikah.

Tapi, walaupun begitu, untuk anda yang sudah sadar bagaimana sesungguhnya kasih sayang itu, segeralah bertebaran dan saling memberi kasih sayang bagaimanapun caranya. Tapi dengan cara yang benar, bukan cara ngesex membabi buta. Kan kampret. Wakakakakakak…..

Lalu, bagaimana cara merayakan hari kasih sayang dengan benar? Baiklah saya akan share beberapa poin bagaimana cara merayakan hari kasih sayang dengan benar!

1.       Beda dengan kasih sayang di hari biasa.

Maksudnya adalah begini, saya tahu bahwa beberapa diantara kita sudah mencoba berbagi kasih ke siapapun di hari biasa. Cobalah pada hari ini, itu lebih intens, lebih banyak, dan lebih mantap dari hari sebelumnya. Misal kemarin anda bersedekah hanya dengan 1 bungkus nasi kuning. Cobalah hari kasih sayang ini anda bersedekah dengan 2 bungkus nasi kuning. Intinya berbeda dengan hari ini kan? Tapi niatnya tetap untuk berbagi kasih.

2.       Sedekah

Tidak usah repot mikir yang sulit. Cukup bersedekah saja bisa membuat kita membagi energi kasih kita ke orang lain. Sedekah bisa dengan uang, bisa dengan nasi bungkus, bisa dengan apapun yang kamu miliki. Tapi, jika tidak punya apa apa, paling tidak sedekahlah dengan senyuman. Karena ada beberapa riwayat yang menyatakan senyum kita kepada sesama adalah sedekah.

3.       Menyapa

Sapalah temanmu dan berikan senyuman. Berikan salaman yang hangat. Serta doa kepadanya. Tidak hanya kepada teman, bisa juga ke siapapun. Termasuk yang kau anggap dia adalah musuhmu. Kalau begitu, mencoba beranilah. Dan buat hatinya terbalik. Berilah kasih sayang dan salaman hangat. Secara energi seharusnya itu mampu mempengaruhi lawan bicara kita.

4.       Berikan doa

Jika kita berada di tempat yang jauh disana, karena sebuah pekerjaan yang menuntut kita, sehingga kita tidak bisa menemui siapa yang akan kita temui. Yah, kita saat itu hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk mereka. Biasanya anda mendoakan hanya sepatah dua patah kata, cobalah anda doakan hingga 4 patah kata untuk mereka. Doakan juga orang orang yang tidak anda kenal. Doakan juga musuh musuh anda. Juga untuk alam berikan doa.

5.       Lakukan kepada alam

Semua tidak harus kepada manusia, kita bisa melakukannya kepada hewan. Misal memberinya makan, mengelusnya, memberi minum, membuatkan tempat tinggal, bermain Bersama, mengobatinya jika sakit, dan masih banyak lagi.

Nah itu dia ke lima poin yang bisa kita kerjakan untuk menjalani kasih sayang yang sebenar benarnya. Semoga artikel ini bermanfaat.

 

Salam,

 

Vionelix – Inderferium Liviergoz Derisyacto Lasvaha



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author

Konsultan Penyembuhan Ajaib

Popular This Week
Feb 23, 2020, 7:27 PM - Maman suherman
Feb 17, 2020, 9:08 PM - Bram Asta
Feb 21, 2020, 11:54 PM - RackTicle Manager
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 7, 2020, 2:10 PM - Bayu Rinaldhi
Feb 17, 2020, 12:19 AM - Nabila Afira quraina