Tips Menulis Artikel Menarik dan Dibayar dengan Menggunakan Aturan Hukum

Tips Menulis Artikel Menarik dan Dibayar dengan Menggunakan Aturan Hukum

Setiap warga negara memiliki hak asasi manusia yang tidak dapat diganggu gugat, salah satunya adalah hak mengeluarkan pendapat. Hak mengeluarkan pendapat terjamin dalam Pasal 28E ayat (3) UUD NRI Tahun 1945. Terdapat juga dalam Pasal 1 angka 1 Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum, yang menyatakan bahwa kemerdekaan menyampaikan pendapat adalah hak setiap warga negara untuk menyampaikan pikiran dengan lisan, tulisan, dan sebagainya secara bebas dan bertanggung jawa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hak mengeluarkan pendapat bahkan diperluas lingkupnya dalam Pasal 23 ayat (2) Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang menyatakan bahwa setiap orang bebas untuk mempunyai, mengeluarkan dan menyebarluaskan pendapat sesuai hati nuraninya melalui media cetak maupun elektronik dengan memperhatikan nilai-nilai agama, kesusilaan, ketertiban, kepentingan umum, dan keutuhan bangsa.

Sarana mengeluarkan pendapat dapat dilakukan dengan menulis artikel. Selain berisi pendapat, menulis artikel juga termasuk dalam memberikan informasi yang bersifat fakta. Menulis artikel memiliki kedudukan tersendiri dalam sarana mengeluarkan pendapat lainnya. Mengeluarkan pendapat dengan menulis artikel dapat dilakukan siapapun, kapanpun dan dimanapun. Seorang yang masih sekolah dapat menulis artikel berdasarkan apa yang dipelajari di sekolah. Ketika menunggu seseorang dapat diisi dengan menulis artikel. Perjalanan ke suatu tempat dengan menggunakan kereta juga bisa ditemani dengan menulis artikel.

Ketika ada informasi yang diperlukan, seseorang cenderung mencari artikel terlebih dahulu, dibanding tulisan dengan penyajian lainnya. Artikel terkesan memuat hal yang langsung dibutuhkan pembaca. Pembaca hanya perlu melakukan sedikit pencarian sampai akhirnya bertemu dengan informasi apa yang ia butuhkan dalam suatu artikel.

Artikel bagi seorang penulis, bisa memberikan manfaat berupa profits. Untuk mendapatkan manfaat kepada penulis, artikel harus terlebih dahulu mendatangkan manfaat kepada pembaca atau setidaknya menarik untuk dibaca. Keuntungan yang didapat bergantung dari beberapa hal. Berikut beberapa tips untuk membuat artikel menarik dan mandatangkan sejumlah bayaran.

1. Pemilihan Topik yang Bermanfaat bagi Pembaca

Topik yang bermanfaat dan mencerdaskan pembaca, membuat pembaca untuk menyebarkan artikel tersebut sehingga mengundang lebih banyak pembaca. Sebaliknya, topik yang terkesan tidak berguna, membuat pembaca enggan melanjutkan bacaan. Bahkan dapat mengurangi minat baca seseorang kepada suatu tempat dimana artikel tersebut dimuat. Termasuk juga topik yang sedang hangat dalam pembicaraan banyak pembaca baik juga untuk dibuat. Pembaca mempunyai bahan lebih banyak dan dapat berkomunikasi dengan orang sekitarnya berdasarkan artikel yang telah dibaca. Artikel menjadi bagian dari sumber obrolan banyak pembaca. Penulis juga harus mengetahui kenapa topik yang bersangkutan dapat bermanfaat bagi pembaca. Pembaca mungkin tidak mengetahui bahwa suatu artikel dapat bermanfaat, pendahuluan menjadi penting di sini untuk memberikan alasan kenapa suatu topik bermanfaat.

2. Pemahaman Topik Bahasan

Penulis harus memahami benar apa yang akan ditulis. Lakukan penelitian kecil terlebih dahulu, sebelum menulis artikel. Selain membuat tulisan lebih lengkap dan mendalam, penelitian dapat mencegah peredaran informasi tidak benar.

3. Judul yang Relevan

Judul yang relevan dapat menggambarkan isi dari suatu artikel. Penggunaan judul yang tepat dan menggambarkan isi artikel, meningkatkan kepuasan pembaca pada akhir mambaca sebuah artikel.

Sebaliknya, membuat judul yang dilebih-lebihkan menjadi style tersendiri dalam menulis artikel sekarang ini. Padahal apa yang tertuang dalam judul dengan isi artikel jelas berbeda. Pembaca dimungkinkan merasa kecewa ketika apa yang diharapkan dalam bacaan tidak ada.

4. Bahasa yang Mudah

Gunakan bahasan yang mudah dipahami oleh semua kalangan. Baik itu tua atau muda, ataupun dari segi pendidikan. Apabila ada bahasan yang sulit, sertakan pemahaman lebih lanjut atau sumber lainnya sebagai bahan memahami artikel. Masukan juga bahasa yang mengandung kreativitas untuk meningkatkan minat pembaca. Bisa masukan sejumlah prinsip dari suatu daerah atau suku. Bisa juga masukan kalimat inspiratif dari tokoh terkenal.

5.  Masukan Sumber Hukum

Hampir semua hal diatur oleh hukum dan hukum mudah diakses lewat semua website lembaga negara. Menulis artikel bisa dimulai dengan memasukkan sumber hukum sebagai pembukaan. Memasukkan artikel tidak selalu memberi kesan serius, tetapi cukup untuk menjadikan artikel lebih kuat. Selain hukum nasional, bisa juga dimasukkan aturan hukum internasional.

Aturan hukum yang dimaksud tidak selalu berkaitan dengan hak dan kewajiban, penulis bisa saja mencari sebuah pengertian suatu hal lewat aturan hukum. Sebagai contoh ketika membahas pendidikan, penulis artikel dapat membuka website pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Lalu dapat dikutip pengertian dosen berdasarkan Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.

Penulis yang ingin memasukkan hukum internasional dalam artikel, terlebih dahulu pastikan badan United Nasions mana yang bertanggung jawab atas topik yang dibuat. Semisal membahas mengenai kesehatan, maka menjadi bagian dari urusan World Health Organization. Setelah itu penulis dapat mencari bahan dari apa yang diatur oleh World Health Organization dengan topik bersangkutan.

6. Gunakan Semua Kemungkinan Pertanyaan

Penulis dapat memastikan bahwa artikel telah memuat semua kemungkinan pertanyaan. Apa yang dimaksud dengan topik artikel. Siapa yang menjadi subjek dari topik artikel. Dimana dan kapan topik artikel terjadi. Bagaimana topik artikel bisa terjadi.

7. Pilih Platform yang Tepat

Tidak semua platform memberikan insentif atas semua artikel yang dimuat. Adapun insentif yang diberikan, masing-masing berbeda. Penulis artikel harus terlebih dahulu mencari dan mengenal dengan baik suatu platform sebelum mengirim artikel.

8. Komunikasi dengan Pembaca

Artikel yang baik dapat mengundang pembaca untuk menyatakan pendapatnya juga. Maka dengan ini menulis artikel baru bisa dikatakan komunikasi karena adanya dua pihak yang berinteraksi. Komunikasi dengan pembaca perlu untuk menilai maupun evaluasi sebuah artikel.

9. Perangi Informasi Palsu atau Hoax

Hoax dapat dengan mudah beredar. Ada baiknya ketika ini terjadi, penulis artikel meluruskan kabar tersebut. Secara tidak langsung, menulis artikel dapat mengurangi keresahan pembaca atas hoax.

10. Orisinalitas Tulisan

Tulisan yang dibuat bukan dari hasil plagiat. Plagiat sendiri masuk dalam tindak pidana. Sertakan sumber bacaan ketika tulisan merupakan sebuah kutipan.

Demikian beberapa tips untuk membuat artikel yang menarik dan mendatangkan penghasilan. Sebagian penulis pemula merasa bahwa menulis artikel merupakan suatu yang sulit. Tapi bagaimanapun, sulit memiliki kemungkinan untuk dapat dilakukan.

Sumber Bacaan:

Raja H. Napitupulu, 2017, Menulis Itu Mudah, Bitread Publishing.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author
Recent Articles
Apr 6, 2020, 1:37 AM - Deni Riyandi
Apr 5, 2020, 1:02 PM - Andria Ranti
Apr 5, 2020, 10:15 AM - Singgih Tri Widodo
Mar 30, 2020, 2:11 PM - Shinta Kusuma
Mar 30, 2020, 2:01 PM - Indraz