Tetap Kaya Meskipun Sudah Pensiun, Ini Caranya...

Tetap Kaya Meskipun Sudah Pensiun, Ini Caranya...

Artikel ini ditujukan bagi Pegawai ataupun Pebisnis yang percaya bahwa tidak ada cara yang terbaik, namun selalu ada cara yang lebih baik. Topik kita kali ini adalah persiapan pensiun sejak dini, karena mengapa?? rekan-rekan, banyak sekali pengajaran pendampingan masa pensiun itu untuk mencari duit, dan harus membuat bisnis. Padahal seharusnya masa pensiun adalah masa untuk menikmati bukan untuk mencari duit, dan ingat kita menyimpan uang selama 30 tahun tetapi kita akan menggunakan uang selama 60 tahun, jadi harus tetap bersiap-siap.

Nah apa ekspektasi para pekerja profesional seperti saya, anda dan banyak lainnya. Tentunya, kerasnya perjuangan akan membuat hidup terasa lebih menyenangkan. Seperti kata pepatah "muda kerja keras, tua enjoy life". Semua dari kita ingin menikmati masa-masa pensiun dengan bahagia, dan biasanya di awal karier kita akan diikutkan ke pelatihan masa persiapan pensiun, tujuannya baik agar siap siap memasuki masa pensiun yang indah, namun nyatanya banyak sekali para pensiunan yang gagal. Dana Pensiunnya habis begitu saja, pertanyaannya kenapa ya??. Bapak-ibu, ternyata banyak sekali pelatihan persiapan pensiun hanya cara untuk berbisnis dan senang senang. Lihatlah faktanya, 9 dari 10 orang tidak siap pensiun dan akan kehilangan 80% sampai 90% penghasilannya. 65% tidak sanggup membiayai hidup, jadi total total hanya 5% orang yang sudah siap pensiun. Mengapa??, coba kita lihat salah satu pelatihan persiapan pensiun, tetapi juga diembel-embeli dengan kata-kata entrepreneurship. Materi pelatihan kebanyakan untuk persiapan pensiun akan difokuskan kepada perencanaan usaha, atau bisnis sesuai dengan minat masing-masing peserta. Pertanyaannya apakah semua peserta siap untuk berbisnis??. Yang kedua di setiap kegiatan selalu ada olahraga pagi dan banyak sekali hiburannya., jadi kembali lagi pelatihan itu hanya untuk senang senang dan bisnis penyelenggara saja tanpa memberikan efek apapun ke pesertanya.

Disisi lain ternyata setelah diketahui 90% pelatihan mengajarkan hanya berbisnis atau kata kerennya "Enterpreneurship setelah pensiun". Padahal data-data ini mungkin akan mengejutkan anda, banyak sekali dari pensiunan yang gagal berbisnis. Data yang kami dapatkan, 9 dari 10 bisnis gagal di tahun pertama dan yang mampu bertahan di atas 5 tahun tersebut hanya 30% yang mampu bertahan sampai 10 tahun kedepan.

Jadi bagi pensiunan seandainya pun mereka sukses, dan ingat!!.. hanya 30% dari mereka yang sukses 70% gagal, yang 30% ini jika sukses akan mencapai usia sekitar 66 tahun. Apakah sudah bisa menikmati hidup??. Makanya banyak yang bilang kalau yang muda saja bisa gagal apalagi kalau yang tua... siapkah anda??.

Selain itu para pensiunan tidak diajarkan dalam pelatihan bahaya dari investasi bodong, sehingga dalam banyak hal mereka akan tertipu. Coba lihat seperti ini misalnya invesasi Cipaganti. Banyak sekali para pensiunan yang mengambil investasi di Cipaganti, tetapi akhirnya dananya hilang. Ingat pada saat itu ada dana 3,2 triliun yang hilang. Contoh berikutnya ini tentunya kita semua sudah tahu, pelipatgandaan uang atau yang paling keren The Ponzy Pyramid atau Skema Ponzi, banyak sekali pensiunan yang terjebak dengan permainan skema ponzi ini. Mengapa??, kembali karena mereka tidak diajarkan di persiapan pensiun. Ada juga yang menyarankan untuk ikut MLM (Multi Level Marketing), kami tidak bisa bicara banyak, tetapi data-data menunjukkan banyak sekali Multi Level Marketing juga berbau skema ponzi atau skema piramida dan disitu terjadi banyak kasus kasus penipuan.

Selain itu para pensiunan tidak diajarkan bagaimana mengatur keuangan, mereka hanya mengerti deposito...deposito...deposito... Mereka tidak tahu atau bahkan tidak pernah diajarkan bagaimana efek dari inflasi. Ternyata rata-rata deposito 1 tahunnya dari tahun 2004 sampai 2014 rata-rata hanya 7,405%, padahal inflasi mencapai 7,42%, artinya apa bunga dari deposito akan habis dimakan oleh inflasi. Ya begitulah sedihnya, padahal jika mereka tahu berinvestasi misalnya di saham, pendapatan mereka bisa mendapatkan rata-rata 20, 18% per tahun jika tahu caranya. Maka dari itu bunga deposito habis tergerus oleh inflasi. “Lalu bagaimana solusinya??, kami kan sudah tua??”. Inilah resah nasib si karyawan tua.

Berbisnis saja tidak cukup untuk persiapan pensiun karena ada bahayanya. Kalau begitu adakah cara lain. Ini adalah empat cara persiapan pensiun yakni cara pertama menjadi Part Time Employee (Pekerja Lepas Paruh Waktu). Contohnya apa, ibu bapak bisa menjadi pembimbing atau Tour Guide. Suatu pekerjaan yang menyenangkan tidak perlu selalu full time, bisa jalan-jalan dan dibayar pula, bisa keliling dunia, sangat cocok bagi orang yang sangat senang travelling

Cara ke 2 adalah menjadi dosen, trainer, mentor, atau konsultan. Menjadi dosen sangat menyenangkan, semakin putih rambut anda, semakin anda dibayar mahal..hehehe... dan akan dihormati pula. Sebagai Trainer atau Coach pun tentunya pendapatan anda bisa bertambah, dan ini tidak perlu dikerjakan secara full time.

Cara ke 3 adalah berbisnis dan franchise, bapak Ibu bisa berbisnis tapi harus mempelajari dulu bisnis modelnya kemudian bisa mengambil franchise, seperti franchise laundry, franchise makanan termasuk bootnya, dan franchise untuk yang lainnya. Biasanya kalau kita membeli franchise kita juga dibekali kiat sukses dan sudah terbukti. Sebaiknya belilah Franchise yang berusia diatas 5 tahun, karena pasti sudah terbukti memiliki pengalaman dalam manajemen dan sudah teruji dalam menghadapai masalah baik itu dari internal maupun eksternal.

Cara ke 4 adalah investasi, bapak Ibu bisa menggunakan rumah sebagai tempat kost, bisa membuatnya menjadi kost eksekutif untuk para eksekutif dengan biaya tinggi. Sebenarnya pilihan investasi banyak, ada Aset Nyata dan Aset kertas. Untuk lebih agresif, masuklah ke Aset Kertas tetapi sehabis itu pindah ke jenis Aset Nyata. Mengapa?, karena Aset Kertas bisa hilang. Salah satu Aset Kertas yang paling terkenal adalah saham. Saham memilik imbal hasil yang tinggi, tetapi memiliki resiko yang lebih besar. Emas bagus tapi kurang dibandingkan saham, apalagi deposito dan tabungan. Bagaimana dengan berinvestasi saham atau Forex, bermain saham bagus asal tahu caranya karena kalau tidak bisa terjerumus dalam kerugian. Beberapa saham-saham yang bagus dikumpulkan dalam bentuk saham Blue Chip. Untuk bermain saham dan forex sangat dianjurkan menguasai Teknical Indicator seperti Leading indicators laging indicators, oscilator, relative strength index dan lain lain.

Demikinlah persiapan periapan dalam memasuki masa pensiun, semoga bermanfaat



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author
Popular This Week
Feb 26, 2020, 9:13 PM - Maman suherman
Feb 23, 2020, 7:27 PM - Maman suherman
Jan 7, 2020, 2:10 PM - Bayu Rinaldhi
Dec 3, 2019, 4:24 PM - Agus Kurniawan