Teknik Rahasia Terkini Melakukan Meditasi Pernafasan bagi para Millennial yang Baik dan Benar

Teknik Rahasia Terkini Melakukan Meditasi Pernafasan bagi para Millennial yang Baik dan Benar

Bagi para millennial, ada banyak manfaat yang didapatkan dalam meditasi, seperti peningkatan konsentrasi dan fungsi kognitif. Jika ingin bermeditasi, maka yang paling penting adalah harus menemukan tempat dan waktu untuk bermeditasi, dan belajar untuk memperhatikan napas, kemudian mengimplementasikan konsentrasi yang telah terlatih dalam kehidupan sehari-hari.

Meskipun pada awalnya merupakan hal yang sulit dilakukan karena membutuhkan kedisiplinan yang tinggi, namun manfaat yang diberikan sangat signifikan bagi kesehatan mental/batin para millennial yang memiliki jiwa yang selalu di semuti oleh semangat muda yang bergelora.

1. Melakukan Pengaturan Meditasi Pernafasan

1.1. Tentukan tempat untuk bermeditasi.

Anda dapat bermeditasi di mana pun tempat yang  dirasa nyaman. Temukan tempat yang santai dan tenang untuk bermeditasi. Akan sangat membantu jika suasana relatif tenang dan tidak ada gangguan. Anda dapat memilih untuk bermeditasi di kamar tidur, ruang tamu, atau di taman.

Anda juga dapat pergi ke pusat meditasi setempat. Banyak pusat meditasi dimana anda dapat bermeditasi dengan orang lain, atau bahkan yang memiliki kelas dan program khusus untuk umum. Manfaat lain dari meditasi grup dengan jumlah peserta yang banyak adalah hubungan kekerabatan yang timbul. Dengan kata lain memungkinkan hubungan pertemanan yang lebih luas.

Banyak orang bermeditasi di bandara, taman, rumah sakit, dan tempat-tempat lain dengan teknik mereka sendiri. Dan uniknya, adakalanya kita tidak pernah tahu bahwasanya mereka sedang bermeditasi. Ada yang mungkin sedang berdiri, sedang duduk, atau sedang berjalan di samping kita dan tanpa kita nyana, mereka sedang bermeditasi lho,..kereeen.

Setelah belajar teknik meditasi, maka meditasi dapat dilakukan di banyak tempat berbeda. Sesuaikan dengan kondisi mental anda, ada yang suka tempat ramai atau sedikit ramai karena dirasa lebih menantang untuk berkonsentrasi dan juga ada yang senang dengan tempat yang sunyi senyap seperti kuburan, ...tidak ada masalah, yang penting jangan ditempat yang berbahaya.

Untuk langkah awal, lokasi yang terbaik adalah menemukan tempat yang tenang dan santai. Fokuskan dahulu pikiran anda dengan keheningan suasana di sekitar anda. Dan, jika dilakukan dengan disiplin dan rutin, maka ke depannya dilokasi apapun suasananya pasti tetap akan bisa berkonsentrasi penuh karena latihan dasar meditasi yang sudah kuat.

1.2 Teknik Peregangan Dasar.

Lakukan beberapa peregangan sebelum mulai bermeditasi. Anda dapat memilih beberapa peregangan sederhana untuk dilakukan sebelum duduk di bantal atau kursi meditasi Anda. Cobalah dua atau tiga peregangan berikut sebelum bermeditasi:

- Lakukan peregangan dengan gaya sapi.

Letakkan lutut di tanah dan tangan di tanah di depan anda. Tarik napas dan jatuhkan tulang belakang dan perut ke tanah. Pada saat yang sama, angkat dada ke atas.

- Lakukan peregangan dengan gaya kucing.

Lakukan peregangan ini setelah gaya sapi. Letakkan lutut di tanah dan tangan di tanah di depan anda. Saat mengeluarkan napas, jatuhkan kepala ke tanah dan angkat punggung ke langit-langit.

- Peregangan pada bahu.

Berdirilah dengan lengan ke samping. Lengan harus berada pada sudut sembilan puluh derajat dari tubuh. Saat menarik napas, putar lengan sehingga telapak tangan menghadap ke langit-langit. Kemudian, saat mengeluarkan napas, putar lengan ke arah sebaliknya sehingga menghadap ke belakang.

- Mengangkat Bahu.

Saat menarik napas, angkat bahu tinggi-tinggi seolah-olah berusaha mencapai langit-langit. Tahan selama satu detik. Saat mengeluarkan napas, biarkan bahu jatuh ke bawah. Ulangi tiga kali.

1.3 Tentukan jangka waktu meditasi.

Sebelum bermeditasi, akan sangat membantu untuk menentukan berapa lama waktu yang diperlukan untuk berlatih. Tidak ada aturan baku untuk berapa lama bermeditasi. Cobalah bermeditasi selama lima menit untuk melihat bagaimana rasanya. Jika merasa nyaman, maka cobalah dengan tempo yang lebih lama lagi. Cobalah bermeditasi selama sepuluh atau lima belas menit saat sesi latihan berikutnya.

Pada umumnya seorang ahli meditasi yang berpengalaman akan bermeditasi selama berhari-hari, berminggu-minggu, dan bahkan berbulan-bulan, maka bagi para millennial, tidak ada salahnya melakukan meditasi yang singkat setiap harinya dengan manfaat yang juga tidak kalah hebatnya.

Cobalah bermeditasi selama lima menit setiap hari dan kemudian lanjutkan dengan meditasi yang lebih lama.

1.4 Mengatur aplikasi timer.

Atur timer pada jam tangan atau aplikasi meditasi yang ada di ponsel. Lebih baik lagi jika anda memilih suara yang ingin dimainkan pada akhir sesi meditasi, bisa berupa musik, bel atau lonceng yang sederhana saja.

Jika menggunakan timer pada jam tangan, cukup atur waktu sesuai dengan jangka waktu yang telah ditentukan untuk bermeditasi.

Jika menggunakan aplikasi meditasi, ada baiknya memilih suara yang santai untuk menandai awal dan akhir dari sesi meditasi. Ada berbagai aplikasi untuk meditasi, yang dapat diunduh secara gratis ke smart phone.  

1.5 Menentukan gaya meditasi.

Anda dapat memilih gaya meditasi dengan duduk di kursi dan kaki di tanah. Sebagai alternatif, dapat juga memilih postur meditasi tradisional seperti bersila di atas bantal meditasi. Terlepas dari postur yang dipilih, posisi duduk harus dengan punggung lurus, dada terbuka, dan tubuh santai. Jika postur terasa tidak nyaman, maka geserlah postur tubuh sampai menemukan cara duduk yang nyaman.

Jika masih baru dalam bermeditasi dan belum mendapatkan instruksi lanjutan, maka yang paling mudah adalah duduk di kursi. Cari kursi yang nyaman tetapi tidak terlalu santai. Misalnya, mungkin hanya ingin duduk di kursi dapur saja. Maka letakkan kedua kaki dengan kuat di tanah dan letakkan tangan di atas paha.

Anda bisa duduk di atas bantal meditasi dengan kaki bersila. Tidak harus mengambil posisi lotus. Cukup duduk di bantal dengan kaki bersilang dan  jaga punggung tetap lurus.

1.6 Pilih meditasi dengan gaya yoga.

Jika anda telah berlatih yoga atau seni bela diri, mungkin lebih suka dengan gaya  setengah lotus, lotus penuh atau gaya berlutut. Ini adalah postur meditasi tradisional yang digunakan dalam yoga dan tradisi lainnya. Jika telah mempelajari gaya ini di kelas yoga atau di tempat lain, mungkin saatnya anda bermeditasi dalam teknik ini. Namun, jika belum mencobanya, ada baiknya menggunakan kursi atau hanya duduk bersila saja di atas bantal.

Berhati-hatilah jika belum pernah mencoba posisi lotus setengah atau penuh. Jika lutut atau punggung anda dalam kondisi buruk, maka sebaiknya dihindari saja.

Untuk posisi lotus penuh, duduklah bersila dengan kaki di paha yang berseberangan. Mulailah dengan duduk di lantai dengan kedua kaki terentang di depan. Mulailah dengan menarik lutut kanan ke dada. Lalu, letakkan pergelangan kaki kanan di atas pinggul kiri . Tekuk lutut kiri dan peluk ke dada. Kemudian, letakkan pergelangan kaki kiri, di atas tulang kering kanan anda. Tarik kedua lutut berdekatan. Letakkan tangan di lutut dengan telapak tangan menghadap ke atas.

Untuk posisi setengah lotus, duduklah bersila dengan satu kaki di paha lawan. Duduk bersila di tanah, dan hati-hati ketika mengangkat satu kaki dan meletakkannya di paha yang berlawanan. Biarkan tulang pinggul  turun ke tanah dan tegakkan punggung sehingga bisa duduk dengan tegak. Usahakan wajah dan rahang dalam keadaan santai.

2. Berlatih Meditasi

2.1 Duduk dalam posisi santai dengan punggung lurus.

Setelah mengambil posisi duduk di kursi atau dengan gaya meditasi tradisional, anda harus menyejajarkan punggung dan menemukan posisi yang nyaman. Punggung bawah harus sedikit melengkung dan punggung atas juga harus sedikit melengkung. Anda harus memiliki dada terbuka. Leher harus sedikit melengkung dan kepala harus sejajar. Tubuh harus sedikit rileks sambil tetap tegak.

Jangan lupa bahu harus rileks. Lengan dan tangan harus rileks. Jika merasa kaku, angkatlah bahu dan kemudian kembali bermeditasi.

Usahakan santai tetapi jangan terlalu santai sehingga anda sampai tertidur di kursi. Demikian juga halnya, jika ingin duduk dengan punggung lurus,  harus dihindari terlalu menegangkan punggung anda.

2.2 Posisikan lidah di langit-langit mulut.

Letakkan lidah tepat di belakang gigi depan di langit-langit mulut. Ini membantu mencegah mulut menjadi kering selama meditasi.

2.3 Atur pandangan mata ke depan.

Dengan mata setengah terbuka, lihat tanah lima atau enam kaki di depan anda. Pandangan harus berada di sekitar sudut 45 derajat. Fokuskan pandangan di lantai atau tanah. Mata harus dibuka tetapi jangan menatap apa pun yang ada di tanah. Biarkan saja mata terbuka dan biarkan fokus di satu tempat, diarahkan ke lantai di depan anda.

Ketika sudah berkonsentrasi, seharusnya tidak melihat apa pun di depan anda. Jika masih fokus pada sesuatu benda yang ada di depan, maka konsentrasikan diri dengan mengatur nafas secara perlahan dan teratur.

Untuk menghindari gangguan selama sesi meditasi , arahkan pandangan mata ke tempat yang tidak terlalu mengganggu konsentrasi. Jika ada orang yang bergerak atau lampu elektronik di depan anda, maka kemungkinan besar itu bisa mengganggu. Jika ini masalahnya, mungkin ada baiknya mencari tempat yang berbeda untuk bermeditasi. Usahakan tempatnya yang nyaman dan minim akan gangguan.

2.4 Rasakan nafas anda mengalir.

Setelah rileks dalam posisi yang nyaman, perhatikan kondisi alur nafas anda. Konsentrasikan pada gerakan nafas masuk dan keluar, rasakan alirannya...

Dalam beberapa teknik meditasi, proses meditasi harus dilakukan dengan pernafasan  melalui hidung. Jika mengalami kesulitan melakukan pernafasan melalui hidung, maka dapat bernafas melalui mulut.

2.5 Menganalisis Pikiran.

Ketika bermeditasi, adakalanya pikiran kita akan berkelana kian kemari. Jika kondisi tersebut sedang terjadi pada anda ketika proses meditasi sedang berlangsung, maka anda dapat menandai secara virtual setiap pemikiran yang timbul dalam pikiran kita tersebut atau merasakan apa yang disebut dengan "bus pikiran".

Anda dapat memvisualisasikan setiap pikiran atau perasaan yang muncul di benak sebagai "bus." Sama seperti bus di kota , anda dapat memilih apakah akan naik "bus pikiran" yang memasuki pikiran anda atau membiarkannya lewat. Sehingga saat bus itu datang dan pergi, kondisi anda mungkin merasa akan lebih sadar akan diri sendiri.

2.6. Kembali kepada nafas anda.

Ketika bus pikiran datang dan pergi, lanjutkan proses meditasi dan pusatkan perhatian dan konsentrasi  ke aliran nafas anda dan membiarkan bus-bus pikiran datang dan pergi.

Sangat direkomendasikan untuk mengamati ke mana pikiran anda pergi selama proses meditasi, tetapi hindari untuk mengikutinya. Anda harus memperhatikan “bus pikiran” mana yang datang dan pergi selama meditasi, tetapi hindari untuk pergi naik bus tersebut. Amati saja mereka datang dan pergi saat anda terus berkonsentrasi pada sistem pernafasan anda.

3. Meditasi dalam keseharian kita

3.1 Mengimplementasikan meditasi.

Anda dapat menghadirkan keahlian meditasi ke dalam kehidupan sehari-hari dengan menerapkan 4 teknik meditasi yaitu bernapas, mengamati, mendengarkan, dan memutuskan suatu tindakan, dengan uraian sebagai berikut:

- Bernafas dalam-dalam dan dengan ritme yang melambat.

Ketika merasa hidup menjadi stres dan sibuk, luangkan waktu untuk bernapas dalam-dalam dan merilekskan pikiran dan perasaan.

- Mengamati pikiran dan perasaan.

Dengan berlatih meditasi, anda akan belajar mengamati dan menjadi lebih sadar akan pikiran dan perasaan yang anda miliki.

- Dengarkan dirimu sendiri.

Setelah belajar meditasi dan lebih memperhatikan pikiran dan perasaan, anda akan dapat mendengarkan diri sendiri dengan lebih baik. Berikan perhatian lebih kepada hal-hal tertentu dalam hidup anda yang dirasa perlu untuk diberikan perhatian lebih.

- Putuskan hal-hal yang ingin anda lakukan dalam hidup anda.

Dengan latihan meditasi yang teratur, akan terjadi peningkatan keterampilan pengambilan dalam keputusan . Adanya korelasi antara, meditasi, peningkatan kesadaran keterampilan kognitif dan pengambilan keputusan, sehingga dengan demikian anda juga bisa melatihnya.

3.2 Lakukan meditasi dengan teknik 7/11.

Adakalanya kita merasa stres atau cemas tentang ujian atau peristiwa lain dalam kehidupan, maka tidak ada salahnya mencoba latihan pernapasan ini:

“Tarik nafas panjang. Saat menarik napas, hitung sampai tujuh. Saat menghembuskan napas, hitung sampai sebelas”

Biarkan semua udara keluar dari tubuh dan kemudian bernapas lagi. Latihan ini hanya membutuhkan waktu sebentar dan akan membuat anda merasa lebih rileks meskipun anda mengalami hari yang sibuk.

Latihan pernapasan 7/11 adalah bagian dari studi tentang peran meditasi dalam meningkatkan kesehatan mental para millennial.

3.3. Cobalah meditasi berjalan.

Mulailah dengan mengambil napas yang dalam. Rasakan nafas masuk jauh ke dalam perut. Rilekskan bahu dan rasakan sensasi kaki di tanah. Kemudian, mulailah berjalan dan arahkan perhatian kepada perasaan tubuh yang sedang bergerak.

Jika anda merasakan pikiran sedang mengembara, beri label pikiran atau perasaan anda dengan tag "bus pikiran" dan kemudian kembalilah ke perasaan tubuh anda. Perhatikan perasaan telapak kaki di tanah dan sensasi udara yang menerpa wajah. Perhatikan di mana lokasi ketika sedang berjalan tetapi jangan terganggu oleh pemandangan sekitarnya.

Meditasi berjalan adalah bagian dari penelitian di Inggris yang berfokus pada peran meditasi dalam meningkatkan kesehatan mental anak muda. Lakukan meditasi berjalan di tempat yang sudah familiar. Jika berjalan di tempat yang baru, akan lebih sulit untuk fokus pada meditasi.

Sangat membantu untuk menyisihkan setidaknya dua puluh menit untuk meditasi berjalan ini. Jika sudah melakukan meditasi secara teratur, tidak ada salahnya mencoba melakukan meditasi berjalan setelah melakukan meditasi duduk. Dan ketika berjalan ke sekolah atau bekerja, maka cobalah lakukan meditasi berjalan selama waktu itu.

Teknik meditasi telah diturunkan dari generasi ke generasi dengan berbagai teknik yang menakjubkan dan bahkan bisa membuat geleng-geleng kepala. Para millennial dapat mengimplementasikan teknik-teknik meditasi ke dalam berbagai sendi kehidupan sejak dini sehingga untuk masa ke depannya akan diperoleh kesehatan lahir dan batin yang lebih terjaga.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Berbagi artikel kepada orang lain, itu menyenangkan...jika artikel itu dibaca orang lain, itu membahagiakan....

Popular This Week
Feb 26, 2020, 9:13 PM - Maman suherman
Feb 23, 2020, 7:27 PM - Maman suherman
Jan 7, 2020, 2:10 PM - Bayu Rinaldhi
Dec 3, 2019, 4:24 PM - Agus Kurniawan