Status Gunung Merapi: Waspada

Status Gunung Merapi: Waspada

Hai teman-teman. Stay at home bukan berarti kita rebahan terus kan? aku yakin teman-teman semua meskipun stay at home tapi tetep bisa produktif dan tentunya tetap update info-info yang sedang trending topic.

Kali ini, aku akan share info yang sedang trending topik nih. Topik tentang Gunung Merapi yaitu #merapi menjadi trending di twitter dan saat ini sudah mencapai 13,5 ribu tweet serta mencapai 200 ribu lebih penelusuran di Google.

Laporan aktivitas Gunung Merapi terbaru disampaikan oleh BPPTKG (Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi) disampaikan melalui akun twitter BPPTKG dengan @BPPTKG yang menuliskan bahwa kubah lava dalam kondisi stabil, tingkat aktivitas waspada (level 2),  potensi bahaya berupa awan panas dari runtuhnya kubah lava dan lontaran material vulkanik dari letusan eksplosif.

Ini sekalian screenshotnya, gak lupa sudah aku siapkan buat teman-teman :

Dilansir dari laman BPPTKG, letusan Gunung Merapi terjadi pada hari ini tanggal 27 Maret 2020 tepatnya pukul 10.56 WIB, guys. Tinggi kolomnya mencapai 5 km dari puncak gunung. Dan letusannya itu terekam di seismograf dengan amplitudonya itu 75 mm dengan durasi 7 menit.

Satu lagi, untuk awan panasnya diperkirakan terjadi sejauh 2 km di sektor Selatan – Tenggara. Saat kejadian letusan angin itu mengarah ke Barat Daya, guys. Sedangkan hujan abu dilaporkan terjadi dalam radius 20 km dari puncak terutama pada sektor Barat menjangkau wilayah Kecamatan Mungkid Kabupaten Magelang. Dan hujan abu bercampur pasir halus dilaporkan terjadi di Wilayah Desa Banyubiru, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang yang berjarak dari puncak Gunung Merapi itu sekitar 15 km, guys.

Sebelumnya, pada tanggal 25 Maret 2020 cuaca disekitar Gunung Merapi umumnya cerah pada pagi dan malam hari guys. Tapi pada siang sampe sore itu berkabut dan tinggi asap maksimun 400 m teramati dari Pos Pengamatan Gunung Merapi Babadan.

Untuk kegempaan, Gunung Merapi dalam minggu ini tercatat 3 kali gempa Hembusan (DG), 22 kali gempa Fase Banyak (MP), 16 kali gempa Guguran (RF), 5 kali gempa Low Frekuensi (LF) dan 7 kali gempa Tektonik (TT).

Pada tanggal 24 Maret 2020, di Pos Pengamatan Gunung Merapi terjadi hujan guys, pada minggu ini. Intensitas curah hujan tertinggi sebesar 185 mm/jam selama 50 menit lho di Pos Kaliurang. Sedangkan pada tanggal 25 Maret 2020 dilaporkan terjadi penambahan aliran di Sungai Gendol, guys.

 

Dengan tingkat Gunung Merapi yang waspada ini, BPPTKG juga kasih saran lho, kepada para pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana Gunung Merapi yaitu sebagai berikut :

  1. Dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi harus dikosongkan, guys dari aktivitas penduduk dan juga pendakian. Jadi buat teman-teman yang suka melakukan pendakian stop dulu nih stay at home ya.
  2. Untuk masyarakat di sekitar alur K. Gendol harus meningkatkan kewaspadaan.
  3. Guguran lava dan awan panas berpotensi menimbulkan hujan abu, guys. Jadi BPPTKG menghimbau masyarakat sekitar untuk mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik.
  4. Masyarakat harus waspada bahaya lahar terlebih saat ada hujan di sekitar Gunung Merapi.
  5. Apabila ada perubaha aktivitas Gunung Merapi yang signifikan nih guys, maka status aktivitas Gunung Merapi akan cepet-cepet ditinjau lagi.
  6. Buat teman-teman atau masyarakat sekitar yang butuh informasi resmi terkait aktivitas Gunung Merapi, teman-teman bisa mengakses informasi melalui Pos Pengamatan Gunung Merapi terdekat, radio, website dan juga sosial media BPPTKG. Atau teman-teman dan masyarakat sekitar bisa juga langsung datang ke kantor BPPTKG.
  7. Selain itu pemerintah daerah direkomendasikan juga untuk mensosialisasikan kondisi Gunung Merapi saat ini. Jadi biar masyarakat di daerah juga tahu perkembangan terupdate kondisi Gunung Merapi, guys.

Oh ya, untuk tambahan info teman-teman nih, tingkatan status Gunung Merapi itu ternyata ada 4 lho. Level 1 itu normal, level 2 itu waspada, level 3 itu siaga sedangkan level 4 itu awas.

Untuk normal itu, aktivitas merapi berdasarkan data pengamatan instrumental dan visual tidak menunjukkan adanya gejala yang menuju pada kejadian letusan. Jadi aman-aman saja guys.

Untuk waspada itu, menunjukkan adanya peningkatan kegiatan di atas aktif normal. Pada tingkat waspada, ternyata peningkatan aktivitas gunung merapi tidak selalu mengarah ke letusan (erupsi), guys. Tetapi bisa kembali ke keadaan normal. Pada tingkat ini juga sudah mulai dilakukannya penyuluhan di desa-desa yang berada di kawasan-kawasan yang rawan lho.

Untuk siaga itu, peningkatan aktivitas merapi makin jelas, guys. Baik secara instrumental maupun visual. Jadi bisa disimpulkan bahwa aktivitas merapi bisa diikuti letusan. Pada tingkat ini penyuluhan dilakukan lebih intensif.

Untuk awas itu, cenderung menunjukkan bahwa kegiatan merapi menuju pada atau sedang memasuki fase letusan utama, guys. Dan masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencara sudah diungsikan menjauh dari daerah ancaman bahaya.

 

Untuk tambah pengetahuan kita semua nih, guys. Aku catetkan Catur Gatra Ngadepi Bebaya Gunung Merapi dari BPPTKG ini buat teman-teman semua, yaitu sebagai berikut:

Level 1 (Normal)

Jika Gunung Merapi berada pada level 1 ada beberapa hal yang harus dilakukan teman-teman yaitu :

  • Kita bisa melakukan kegiatan sehari-hari, guys.
  • Ikut sosialisasi dan juga pelatihan untuk penanggulangan bencana Gunung Merapi.
  • Ikuti juga informasi resmi aktivitas Gunung Merapi.
  • Simpan semua harta kamu, surat-surat penting atau berharga di tempat yang aman.
  • Catat juga data harta atau kekayaan kamu.

Level 2 (Waspada)

Jika Gunung Merapi berada pada level 2 seperti sekarang ini, ada beberapa hal yang harus dilakukan teman-teman yaitu :

  • Lakukan kegiatan sehari-hari kamu tapi di luar radius 3 km dari puncak ya.
  • Ikuti juga informasi resmi perkembangan aktivitas Gunung Merapi.
  • Kumpulkan surat-surat penting kamu dan juga siapkan dalam satu tempat.
  • Teman-teman juga harus ikut sosialisasi dan pelatihan penanggulangan bencana.
  • Jangan lupa untuk memahami titik kumpul dan tempat evakuasi.

Level 3 (Siaga)

Jika Gunung Merapi berada pada level 3 ada beberapa hal yang harus dilakukan teman-teman yaitu :

  • Teman-teman dilarang untuk melakukan kegiatan di tempat yang berbahaya.
  • Dahulukan evakuasi di Kawasan Rawan Bencana III.
  • Amankan juga surat-surat penting atau berharga kamu.
  • Amankan juga harta bergerak kamu.
  • Jangan lupa untuk mengikuti informasi resmi terupdate, dan juga perkembangan aktivitas gunung merapi.
  • Siapkan juga tas siaga yang berisi pakaian kamu, senter, obat-obatan sederhana, radio, handphone atau HT, makanan ringan, dan minuman. Siapkan tas siaga kamu ini di tempat yang mudah dijangkau ya.
  • Teman-teman harus segera mengungsi bila mulai terlihat guguran lava pijar atau awan panas kecil atau juga suara gemuruh yang terus menerus.

Level 4 (Awas)

Jika Gunung Merapi berada pada level 3 ada beberapa hal yang harus dilakukan teman-teman yaitu :

  • Teman-teman yang wilayahnya diperkirakan terlanda awan panas wajib mengungsi.
  • Bawa juga tas siaga kamu yang udah kamu siapkan.
  • Jangan lupa, teman-teman harus ikuti arahan koordinator evakuasi desa.
  • Teman-teman juga harus mengikuti tata cara hidup dalam pengungsian.
  • Jangan pulang ke rumah sebelum gunung merapi dinyatakan aman oleh pemerintah ya.
  • Satu lagi nih, patuhi semua rekomendasi dari pemerintah. Wajib nih.

Untuk teman-teman yang tinggal di sekitar gunung merapi, jangan lupa untuk tetap update informasi resmi ya. Agar teman-teman tahu perkembangannya dan jangan lupa untuk tetap jaga kesehatan.

 



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Mar 18, 2020, 9:15 PM - Singgih Tri Widodo
Recent Articles
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma
Aug 5, 2020, 12:31 AM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 12:28 AM - Adre Zaif Rachman