[PUISI] Siapakah Aku?

[PUISI] Siapakah Aku?

Siapakah Aku ?

Oleh : Penyair Senja

Puisi ini kupersembahkan untuk mereka yang berada di titik terendah dalam kehidupan semesta.

Selamat menikmati ....!

Siapakah aku ?

Berjalan mengitari bumi dengan impian yang semu, beranak - pinak leluka menyayat hati yang tak kunjung bersemi.

Setiap hari hanya bisa memberikan rasa angkuh kepada setiap insan tanpa berpikir kapan ada perubahan.

Akibat permainan nakal yang lahir dari sampah - sampah kehidupan, melewati kegersangan kemarau tujuh tahun lamanya.

Kata - kata bangkit dan semacamnya hanyalah motivasi kosong dalam lingkaran kepalsuan.

Solusi hanyalah penyeimbang bagi derap langkah gontai Sang Ego, menyelinap dalam diri yang penuh kemalangan

Tiada yang tahu, hanya rumput jalanan yang mengerti, betapa sakit ini bersemayam.

Tak usah memasukkan impian palsu, jika perih selalu menghampiri jiwa raga.

Seumpama diterpa badai, hilang angan tanpa menyulam kenikmatan, sesal tiada berdaya.

Pemaksaan perasaan selalu menjadi sorotan, tanda kemampuan tanpa usaha yang berkepanjangan.

Menghilangkan langkah gemilang, hanya menjadi benalu di setiap waktu, dan masih setia berpayung kelaparan

Nikmat terasa hambar, bau busuk kemana - mana, menyeringai bagai singa laut terdampar ke daratan

Terus menerus berputar dalam satu lingkaran kebejatan , keserakahan , serta kelicikan yang tersembunyi

Muak melihat muka mereka, yang tersenyum namun menyimpan berjuta dusta

Dunia terbalik, menggambarkan era baru dalam mencari nama dan merebut paksa keadilan menyeru kemungkaran

Yang benar disalahkan, yang salah dianggap benar, seakan tak pernah merasa puas akibat salah asuhan dan bimbingan

Sungguh miris, mencari kebenaran di era yang serba kemunafikan ini, terlalu berat melangkah dengan bebas

Bahkan, buta mata hatinya dalam menampilkan tampang atau sekadar harta dari hasil menipu saudara sendiri

 

Jalan keluar dari segala yang ada, adalah tetap tenang, dan tetap berdiri di kaki sendiri tanpa menghisap milik orang lain

Yakinkan hati jika tak selamanya derita akan selalu menyapa, bahwa masih ada harapan dan kesempatan berbahagia

Proses kehidupan dijalani dengan rasa syukur dan kesabaran abadi ....

Dibuat di ; Sumenep , 24 Januari 2020

Dengan penuh lumuran darah dari luka yang belum sembuh.

 



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments
Akhmad Fauzi - Jun 24, 2020, 11:46 AM - Add Reply

Selalu sigap dalam pertahanan diri dan terus melawan virus korona.

You must be logged in to post a comment.

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 5, 2020, 12:24 AM - Akhmad Fauzi
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
May 20, 2020, 1:47 PM - Novi Kurnia
Apr 26, 2020, 11:45 PM - Stephanus Putra Nurdin
Feb 16, 2020, 7:53 PM - Akhmad Fauzi
Feb 4, 2020, 1:16 PM - Runengsih
Feb 1, 2020, 12:54 AM - Arnoldus Suluh Dwi Candra
Jan 30, 2020, 12:51 PM - Prisma Vista Sari
Jan 30, 2020, 9:39 AM - Arnoldus Suluh Dwi Candra
About Author

Lahir dengan selamat pada 13 Juni 1993

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Feb 7, 2020, 12:42 AM - Dzabillah Widza Rahmania
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 24, 2020, 3:20 PM - Akhmad Fauzi
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma