Selain Virus Corona, Penyakit Mematikan Ini Juga Mengintai Indonesia

Selain Virus Corona, Penyakit Mematikan Ini Juga Mengintai Indonesia

 

Wabah penyebaran COVID-19 atau virus corona di Indonesia semakin memprihatinkan. Seperti dikutip dari Kompas, pada hari Selasa (7/4/2020) tercatat ada 2.738 orang yang positif terjangkit virus corona. Pasien yang dinyatakan sembuh dari COVID-19 ini ada 204 orang namun ada 221 orang yang meninggal dunia akibat musibah tersebut.

Di Indonesia sendiri kini sedang menghadapi musim pancaroba. Selain wajib mewaspadai wabah virus corona masyarakat diimbau juga harus waspada terhadap wabah demam berdarah. Demam Berdarah adalah penyakit yang hampir setiap tahun selalu menyerang di sejumlah wilayah di tanah air.

Achmad Yurianto selaku juru bicara penanganan COVID-19 di Indonesia, juga menegaskan hal yang serupa. Beliau menghimbau untuk menjaga kebersihan serta memberantas sarang nyamuk yang berpotensi sebagai cikal bakal wabah demam berdarah.

"Kia sudah memasuki musim pancaroba. Di musim ini biasanya wabah demam berdarah selalu datang menghantui untuk itu kita harus melakukan pola hidup sehat serta memberantas sarang nyamuk pembuat demem berdarah." kata Achmad Yurianto saat konferensi pers BNBP.

Selain COVID-19, wabah bemam berdarah adalah salah satu penyakit yang harus diwaspadai di Indonesia, pasalnya demam berdarah adalah penyakit yang sudah menelan banyak korban di Indonesia. Curah hujan yang tinggi serta kebiasaan masyarakat Indonesia yang kurang menerapkan prilaku hidup sehat yang membuat demam berdarah menjadi momok tersendiri bagi masyarakat Indonesia. 

Seperti dikutip dari Tirto.id, jumlah kasus demem berdarah dengue (DBD) di Indonesia mengalami peningkatan yang drastis. Bahkan, pada periode bulan Januari sampai Maret tahun 2020 ini tercatat ada 16 ribu kasus demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia, serta terdapat 100 jiwa yang sudah meninggal dunia akibat wabah ini.

Salah satu Provinsi yang paling parah terserang DBD adalah, Nusa Tenggara Timur. Bahkan di provinsi timur Indonesia itu, DBD sudah menjadi Kejadian Luar Biasa atau KLB. Di Kabupaten Sikka (NTT) tercatat, sampai, Selasa (10/3/2020), sudah ada 1.195 kasus positif DBD serta 14 orang yang telah meninggal dunia. Hal ini menjadikan Kabupaten Sika menjadi wilayah yang paling parah terjangkit DBD di Nusa Tenggara Timur. 


Sumber : Kompas, Tirto



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 20, 2020, 1:47 PM - Aisah Agil Wahyunita
Recent Articles