Sejarah Dunia Perdukunan Yang Mungkin Kamu Belum Tau

Sejarah Dunia Perdukunan Yang Mungkin Kamu Belum Tau

Dahulu dunia perdukunan sangat ditakuti dan dihormati dukun telah menjadi manusia paling berbahaya dalam sejarah peradaban manusia, tetapi kini dunia perdukunan benar-benar hilang dari muka bumi. Bagaimana jika suatu hari kita dapat menghidupkan kemampuan mereka yang sudah lama terlupakan, dan jika itu terjadi apa yang bisa kita capai menggunakan kekuatan super yang pernah mereka miliki. Kita tahu saat ini terdapat dua jenis tingkatan yang dimiliki oleh dukun, yang merupakan dukun hitam dan dukun putih.

Dukun hitam terkenal sebagai dukun yang paling kuat dan berbahaya yang bekerja dengan jarak jauh dan membunuh siapapun yang menghalanginya, terkadang dukun juga menjadi penasehat militer selama di medan perang, dan menyembunyikan kekuatan mereka dari bintang utara agar tidak terlihat. Sebenarnya dukun hitam mudah terlihat karena mereka menggunakan jubah hitam dan dihiasi benda-benda aneh, peran utama dukun hitam adalah untuk menghadapi iblis dan kegelapan yang ikut campur dalam peperangan, tetapi tugas yang biasa mereka lakukan adalah menutup atau merusak tanaman obat musuh. Selama perang dukun hitam rela mengorbankan nyawanya untuk memenangkan peperangan menggunakan kekuatan mistik mereka. Dimasa damai di mana tidak ada peperangan dukun akan menjadi musuh dalam selimut atau ikut campur dalam politik sebagai penasehat politik

Dahulu ada beberapa dukun yang sangat kuat dan mudah dikenali sehingga mereka memerlukan persiapan dan menandatangani perjanjian dengan formalitas sihir. Katanya Dukun hitam sangat ditakuti bahkan ketika ia mati ketika dukun hitam mati tubuhnya akan dimasukkan ke peti dan dipaku agar tidak bisa menjadi hantu yang mengerikan dan membunuh yang hidup.

Dukun putih memperoleh kekuatan sihir mereka dari alam dan semua senjata maupun perlindungan mereka berasal dari alam, mereka kadang ditemukan di pedalaman dan sebagian besar bekerja sebagai Tabib, tetapi mereka lebih senang dengan hal-hal yang lebih bermanfaat, tugas mereka untuk menjinakkan roh-roh yang murka atau hantu yang jahat dan mengusirnya. Konon katanya dukun putih bertujuan untuk memakmurkan kehidupan suku agar tetap damai, dukun ini memiliki kecerdasan dan pemahaman yang besar tentang dunia gaib. Oleh karena itu mereka memberikan solusi pertolongan untuk orang yang terluka atau menolong orang yang sekarat. Dahulu Jika anda memiliki sekutu seperti mereka itu jauh lebih berharga daripada harta karun karena mereka dapat membantu kita untuk dapat memenangkan pertempuran yang sangat sulit. 

Dukun pada zaman dulu percaya pada 3 dunia koeksistensi yang berhubungan dengan pohon dunia ataupun tangga kehidupan, dalam sejarah Eropa telah dicatat bahwa di abad pertengahan Dukun Eropa atau yang dikenal sebagai nenek sihir dapat terbang menggunakan tongkat sapu ajaib mereka. Dukun seperti ini sangat ditakuti karena memiliki kekuatan yang sangat mengerikan, dahulu para dukun dapat mengunjungi dunia roh terbang melewati Pelangi. Ini merupakan cerita rakyat eropa bagian utara dimana Pelangi sebenarnya adalah sebuah jembatan, pelangi itu terhubung pada Midgard atau Bumi dan juga asgard yang merupakan tempat para dewa.

Jamur Amanita Muscaria dikenal sebagai Fly Agaric, jamur ini dikenal memiliki kekuatan sihir yang merupakan sumber kekuatan dari berbagai mitos dan dongeng, jamur yang sering di tempati goblin, peri-peri dan makhluk gaib lainnya. Tentunya jamur ini juga merupakan sumber kekuatan para dukun dahulu kala, jamur yang dipercaya bisa membuka gerbang antara dunia dan dimensi sebuah tanaman suci karena memiliki fungsi yang sangat mistik dan unik.

Saat ini banyak kekuatan yang hilang dan terlupakan untuk selamanya itu terjadi ketika agama-agama berdatangan dan menghapus sihir karena alasan agama atau politik yang berbeda. Walaupun itu terjadi tetapi masih ada dukun yang bertahan di pedalaman atau di desa-desa terpencil. Istilah mengenai Perdukunan juga dipertahankan karena masih ada orang yang terikat dengan sumpah-sumpah para pendahulu mereka atau nenek moyang.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments
Deni Riyandi - Jan 6, 2020, 2:46 PM - Add Reply

Ngeri deh..kalo berurusan dengan urusan perdukunan...Good artikel bro..Keep writing

You must be logged in to post a comment.

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma