Profesi Menulis Tidak Ada Kata Pensiun

Profesi Menulis Tidak Ada Kata Pensiun

Teruslah gerakkan tanganmu selama masih bisa digerakkan untuk menuangkan idenya pada tulisan. Karena profesi menulis ini tidak ada kata pensiun selama tangan kita masih bergerak. Umur berapapun kita tetap masih bisa memegang profesi ini. Sebagaimana, hal ini pernah disampaikan oleh Supadiyanto seorang kolumnis dalam bukunya yang berjudul Memburu Honor dengan Artikel.

Menulis merupakan bentuk untuk meningkatkan intelektual kita dalam mengembangkan beberapa ide yang tertuang dalam fikiran yang terkadang kehadirannya mudah hilang dan jarang kembalinya. Selama masih ingat, maka harus segera diikat dengan tulisan agar tidak terburu-buru kabur dalam benak kita.

Tidak hanya ditulis, namun dipublikasikan ke media massa yang telah hadir ribuan media online pada era industri 4.0 ini sehingga memudahkan kita untuk menyambung tali silaturahmi kepada pembaca sekaligus memberikan ilmu pengetahuannya. Maka dari itu, sekanario popularitas sudah dimulai kepada publik membuat ribuan orang termotivasi dan terbantu dalam menjadikan dirinya untuk berkembang.

Kebanggaan hati seorang penulis mulai tumbuh, menguatkan dirinya untuk terus berkarya dan berinovasi dalam meningkatkan kualitas diri di bidang seni menulis. Honor terus mengalir atas apresiasinya media massa karena telah membuat karya terbaik yang dapat menarik hati seorang untuk membacanya.

Hadirnya seorang penulis baru merupakan kebanggaan semua orang yang akan meneruskan perjuangan para senior yang telah tiada di muka bumi ini. Apalagi, fenomena terus bermunculan yang harus dicatat dan dikembangkan untuk dituangkan dalam bentuk narasi yang menjadikan sebuah karya menarik dan berbobot.

Sampai akhir hayatnya, seorang penulis akan tetap dikenal oleh ribuan pembacanya bahkan sampai ia meninggal tulisannya yang dipublikasikan masih untuh dan enak dibaca yang ada di media massa, baik media online atau media cetak. Kepergiannya menjadikan rasa kehilangan karena sudah tidak ada lagi sosok yang akan menggores segudang ide dan perkembangan yang terus bermunculan.

Meskipun ia sudah tiada, ia tergantikan oleh tulisan-tulisannya yang terus menjulang dan membuat para generasi berpotensi. Pahala kebaikannya akan terus mengalir pada dirinya karena tulisannya yang menjadikan orang lain menjadi lebih baik.

Selama nyawa masih ada, nikmatilah dengan berbuat kebaikan untuk terus bangkit mempersembahkan ilmu pengetahuan kepada publik. Tidak ada salahnya selalu tampil di berbagai media massa bahkan itu lebih baik daripada tidak sama sekali.

Maka dari itu persembahkan ilmunya melalui tulisan, kalau belum pernah menulis mulailah sekarang juga. Jangan menunggu waktu yang tepat dan ilmu yang terus menjulang. Sebab, ketika sudah punya banyak wawasan ditambah dengan berbagai kegiatan mau menulispun akan terasa malas. Sebaliknya, apabila sudah mulai sejak sekarang sampai tuanya akan terus menulis bahkan sampai hampir meninggalpun mau berbagi pengalaman dan wawasannya ke semua orang.

Pensiun tidak bakal mendekatinya, kecuali sudah tidak bernyawa lagi. Teruslah tularkan ilmu-ilmunya dan jangan pernah merasa puas dengan semua tulisan yang telah dibuat dan dipublikasikan.

Semangat terus untuk berkarya, semoga tulisan ini bermanfaat kepada seluruh pembaca. Bangkitlah sebelum ajal menjemputnya. Karena tidak ada yang tahu kapan akan datang untuk menjemput kita.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author

Penulis

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma