Petisi Ganti Pemeran Captain Marvel Gencar !!! Apa Alasannya?

Petisi Ganti Pemeran Captain Marvel Gencar !!! Apa Alasannya?

Captain Marvel adalah salah satu film Marvel Cinematic Universe dengan pendapatan diatas 1 miliar dolar Amerika tahun lalu. Penampilan Brie Larson memerankan karakter Carol Danvers alias Captain Marvel pun juga sangat memuaskan. Tidak lama setelahnya Captain Marvel kembali tampil dalam film terlaris box office saat ini Avengers: Endgame meskipun penampilannya tidak terlalu banyak.

Dari 2 film yang sudah ada tersebut rupanya masih membuat beberapa fans Marvel Cinematic Universe garis keras masih tidak terima dengan kehadiran Brie Larson dan malah memintanya untuk mundur. Apa alasannya?.

Di tengah kabar penggarapan sekuel Captain Marvel saat ini. Brie Larson malah harus menerima hadiah dari beberapa fans garis keras yang menuntutnya untuk angkat kaki dari Marvel Cinematic Universe. Tentu ini kabar yang mengejutkan bagi sebagian fans Marvel Cinematic Universe di Indonesia. Tapi tahu tidak?, rupanya issue ini sudah lama didengungkan oleh fans di luar sana. Dan berita ini pun akhirnya kembali mulai heboh sekitar seminggu yang lalu. Di mana Muncul sebuah petisi yang menuntut perilaku mundur dari perannya sebagai Carol Danvers dalam film berikutnya.

“Kita membutuhkan Brie Larson untuk mengundurkan diri dari perannya. Dan membuktikan bahwa dia adalah sekutu yang adil secara sosial dan memastikan seorang wanita berkulit hitam memainkan peran itu. Biarkan Monica, sebagai wanita yang menjadi Captain Marvel asli alih-alih karakter kulit putih untuk mendapatkan keuntungan dari pria kulit putih lainnya yang menjalankan Disney.” Kira-kira seperti itulah isi petisi tersebut. Brie Larson santai menanggapi hal tersebut. Seperti ketika ditanya oleh Variety. Brie Larson pun kemudian mengatakan bahwa dia tidak pernah memperdulikan bagaimana media menulis soal dirinya. Dia lebih memikirkan bagaimana dia bisa memberikan penampilan terbaik untuk filmnya nanti.

Ya, dari kesuksesan yang didapatkan oleh Brie Larson lewat karakter yang diperankannya, malah membuat sebagian dari mereka tidak senang dan justru berang. Sebenarnya apa alasannya?. Kekesalan sebagian besar fans Marvel terhadap perilaku Brie Larson dimulai sejak film Captain Marvel dirilis tahun lalu. beberapa fans ingin Brie Larson digantikan dengan sosok wanita yang berasal dari komunitas lgbt. Mereka merasa Brie Larson tidak cocok dengan peran itu dan kemampuan aktingnya buruk. ini sama sekali tidak masuk akal sih.

Karena sejauh ini yang kita tahu Brie Larson itu pernah mendapatkan sejumlah penghargaan seperti Oscar, Golden Globe, dan bahkan Batak Award. Jadi mempertanyakan kualitas perannya rasanya sangat tidak masuk akal. Disebutkan dalam petisi situ lagi, sebelumnya Brie Larson pernah dikecam karena menyoroti wartawan dan kritikus film Captain Marvel yang dianggapnya lebih banyak dari golongan orang kulit putih. Padahal dia adalah orang yang gencar mengkampanyekan kesetaraan gender dan menentang tindakan rasisme.

Alasan lain yang terungkap lebih nggak masuk akal lagi. Para penggemar sempat mengecamnya karena dia tidak menyumbangkan uangnya untuk amal di luar dari The Motion Picture and Television Fund Foundation. ini sangat tidak wajar. 

Meminta seorang aktris untuk mundur dari peran sebuah karakter yang memiliki popularitas tertinggi sepanjang karirnya memang bisa dikatakan wajar sebagai bagian dari dinamika profesinya sebagai pekerja seni peran. Tapi mempertanyakan sumbangan amal seseorang adalah sesuatu hal yang tidak bisa diterima. Tidak heran kenapa baru-baru ini Kevin Feige menyebut bahwa teknologi internet di era modern ini sebagai lubang menuju neraka.

Satu-satunya alasan yang menarik untuk kita bahas adalah karena perbedaan karakter ini dari versi live actionnya dan juga komiknya. Marvel studios memang membuat film tersebut dan film film MCU lainnya menjadi sebuah adaptasi lepas yang memang berbeda dari versi komik. Tapi walaupun berbeda dari referensi aslinya kenyataannya banyak banget penggemar komik Marvel yang justru jarang mempertanyakan atau melakukan protes soal perbedaan itu. Dan hal ini pun terjadi dengan Captain Marvel yang dirilis tahun 2019 yang lalu. Yang justru mengisahkan beberapa poin yang berbeda dengan komiknya.

Dalam komik Carol Danvers dan Nick Fury sebenarnya tidak begitu Intens berkomunikasi. sangat berbeda dengan versi filmnya, yang memperlihatkan mereka sebagai partner atau duet tim up dengan sejumlah adegan obrolan Intens mereka. Ada kemungkinan Captain Marvel versi MCU ini mengambil inspirasi komik Marvel Ultimate Universe. Yaitu versi baru dari Earth 616 di mana di Nick Fury digambarkan sangat mirip dengan Samuel L Jackson. Dalam komik Nick Fury digambarkan sebagai agen mata-mata sama seperti di MCU. Tapi beda nya di Marvel Ultimate Universe, Carol Danvers malah berubah dari superhero menjadi orang yang bekerja sama seperti Nick Fury. 

Carol Danvers bahkan sempat menjadi direktur of Shield dan sempat terlibat konflik dengan nick fury dalam cerita Avenger versus New Ultimate. Dalam komiknya Captain Marvel diceritakan mengalami amnesia beberapa kali. Ini disebabkan karena struktur Kree dalam otak Carol Danvers, yang membuatnya mengalami pendarahan setiap kali menggunakan kekuatannya. Sehingga membuat ingatan yang hilang. 

Berbeda dengan versi filmnya di mana, dia hilang ingatan karena manipulasi memori teknologi kaum Kree. Perbedaan paling mencolok dan paling disorot oleh fans adalah karakter Captain Marvel itu sendiri. Di komik Marvel ada beberapa karakter yang pernah memegang mantel Captain Marvel. Tapi sebenarnya yang pertama kali menjadi Captain Marvel adalah Monica Rambeau bukan Carol Danvers. 

Di komiknya Monica Rambeau adalah superhero yang memiliki kekuatan setara dengan Carol Danvers ketika dia masih menggunakan Nama Miss Marvel. Sementara dalam versi filmnya Monica Rambeau yang diperankan oleh Akira Akbar digambarkan sebagai gadis kecil yang dekat dengan Carol, karena ibunya Maria Rambeau berteman dekat dengan Carol Danvers. Dia jugalah yang membantu Carol Danvers untuk memilihkan warna kostumnya yang baru.

Nah yang diinginkan oleh sebagian besar fans rupanya yang paling mencolok adalah karakter Captain Marvel Ini. Mereka menginginkan Captain Marvel sebagai karakter dengan kulit berwarna, sama seperti dalam komiknya. Bukan dari golongan ras kulit putih seperti Brie Larson. Untuk urusan rasis seperti ini memang sudah seringkali terjadi. 

Sementara untuk isu lgbt sejauh ini MCU memang tidak menggambarkannya secara gamblang dan bahan kan sebenarnya tidak perlu. Mengingat potensi Captain Marvel sebagai leader MCU di masa yang akan datang, maka konflik masalah orientasi seksualitas seorang leader mendingan digambarkan secara normal saja atau malah nggak usah disentuh dengan bumbu seperti itu. 

Sebenarnya ada jalan bagi MCU di mana Teyonah Parris juga sekarang hadir dalam waralaba ini sebagai Monica Rambeau versi dewasa dan dia bisa saja menggantikan Carol Danvers. Dan menjadikan Monica Rambeau sebagai Captain Marvel. Tapi lupakan itu, karena semua proses produksi sudah berjalan. Dan Captain Marvel 2 juga sudah menemukan script writer nya. 

Dan pada puncaknya saya pribadi merasa cukup puas dengan penggambaran Captain Marvel di Marvel Cinematic Universe. Kenapa? Karena MCU ini memang Universe yang berbeda dengan timeline utama yang ada di komik. dimana MCU memiliki kode Earth 199999 sementara dalam komik timeline utamanya adalah Earth 616. jadi nggak perlu sama kan? Untuk alasan selebihnya dari petisi itu tidak masuk di akal dan terlalu mengada-ngada. bagaimana dengan kalian apakah kalian setuju jika Brie Larson digantikan perannya dari Captain Marvel? Coba tuliskan pendapat kalian di kolom komentar di bawah.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
Popular This Week
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin