Perbedaan Otak Laki-laki dan Perempuan Yang Wajib Kamu Tau

Perbedaan Otak Laki-laki dan Perempuan Yang Wajib Kamu Tau

Sudah dari dulu studi ilmiah tentang otak manusia terus dikembangkan, berbagai macam perbedaan juga ditemukan antara balita maupun lelaki dewasa. Namun kali ini membahas beberapa perbedaan otak laki-laki maupun otak perempuan dan beberapa kasus ini dialami kita setiap hari. Beberapa dari kita memang menyadari atau bahkan sudah mengerti betul akan hal tersebut.

Contoh saja ketika dalam rumah tangga, seorang istri bisa membagi konsentrasinya untuk obyek pertama dan kedua. Ketika melakukan aktifitas seperti memasak atau mengiris bahan-bahan makanan, seorang istri masih bisa diajak berbicara suatu persoalan oleh suaminya dan masih mampu mengikuti alur pembicaraan suaminya. Namun berbeda lagi dengan seorang suami yang ketika membaca koran atau menonton televisi, ketika diajak istri berbicara mungkin hanya menjawab beberapa kata saja seperti ha? Begitu, owh, iya-iya, dan sebagainya. Maka dari itu seorang laki-laki harus menghentikan satu aktifitas (obyek) untuk melakukan aktifitas lain.

Contoh lagi, dalam beberapa studi mengatakan bahwa secara umum perempuan lebih nyaman berhadapan (bertatapan) dengan jarak cukup dekat perempuan lain. Dan sebaliknya laki-laki, merasa lebih nyaman untuk berhadapan (bertatapan) jarak cukup jauh dengan laki-laki lain. Kenapa demikian? Hal tersebut mungkin wanita lebih suka untuk membuat kelompok (berkumpul) termasuk dalam mengurusi rumah tangga, berbelanja sayur, maupun ada suatu acara tertentu.

Dibalik itu Laki-laki mengutamakan urusan pribadi yang terutama menguntungkan dirinya, urusan diluar rumah, maupun tempat kerja yang luas (besar). Dengan demikian kita bisa menyimpulkan, bahwa Laki-laki maupun Perempuan memang hidup dalam presepsi maupun lifestyle yang berbeda, maka dari itu kita harus saling mengisi kekurangan antara laki-laki maupun perempuan. Lalu apa lagi perbedaan otak laki-laki maupun otak perempuan? Silahkan pahami beberapa perbedaan tersebut dibawah ini.

a.       Sensitifitas

Dalam menerima sentuhan, perempuan akan lebih sensitif dan laki-laki lebih sensitif terhadap temperatur (suhu). Perempuan jauh lebih cepat terhadap reaksi rasa sakit dan lebih mampu menahan rasa sakit untuk waktu yang cukup lama dibandingkan laki-laki. Pada bagian tubuh seperti tangan maupun jari-jari, perempuan lebih sensitif terhadap sentuhan tersebut dibandingkan laki-laki. Dan dalam keadaan tertentu ketika perempuan mendapat sentuhan, mereka akan jauh lebih merasakan dan lebih cepat menyebar (seperti keseluruh tubuh).

b.      Sensitifitas Penciuman Dan Rasa

Penciuman yang dimiliki perempuan lebih responsif dan lebih peka terhadap bau badan, aroma wangi, maupun wangi-wangian yang lembut (soft). Dan termasuk wangi-wangian yang manis, tetapi juga sangat sensitif terhadap bau pahit dan menyengat. Tetapi dibalik itu, laki-laki lebih sensitif dan peka terhadap rasa asin daripada rasa manis. Makanya, terkadang laki-laki merasa terlalu asin ketika memakan hidangan perempuan, tetapi perempuan merasa cukup dan pas ketika memasak makanan tersebut.

c.       Pendengaran

Telinga perempuan lebih mampu menangkap suara, musik, dan bunyi lainya dalam jarak lebih jauh dari laki-laki. Perempuan juga seperti mempunyai memori sendiri tentang apa yang didengarnya (penting) dari saat itu juga, hingga sepanjang hidupnya. Pada ukuran 85 decibels mereka mampu mendengar 2x belih baik dari leki-laki, Kenapa demikian? Otak perempuan memiliki kelebihan pada memori verbal dalam memproses bahasa lebih cepat dan juga lebih akurat. Dan dalam studi lain menemukan bahwa balita perempuan lebih suka berbicara dan bernyanyi daripada balita laki-laki.

a.       Penglihatan

Sebenarnya perempuan memiliki kelebihan pada penglihatan sampingan, maksudnya perempuan lebih mampu dalam mengenali wajah dan mengingat nama seseorang. Dalam arti Perempuan juga mampu menyimpan informasi  yang diteriamnya (padahal tidak mengenalinya). Tetapi seorang laki-laki jauh lebih baik dalam melihat ke depan dan memiliki gambaran maupun presepsi yang lebih unggul dibanding perempuan.

b.      Aktifitas

Dalam studi juga mengatakan bahwa balita perempuan lebih tanggap dan mengerti terhadap rekan ketika bermain, namun balita laki-laki lebih sering bermain dengan suatu obyek (benda) daripada balita perempuan. Contoh saja ketika kasus mengambil mainan disebuah meja, balita laki-laki akan lebih cenderung berputar ke kanan, namun sebaliknya balita perempuan akan cenderung berputar ke kiri untuk mengambil mainan tersebut.

·         Kelanjutan

Perbedaan ini terus dikembangkan, sampai seorang peneliti seperti Whitleson juga membuktikan bahwa otak perempuan lebih tepatnya belahan kiri cerebral cortex nya lebih tebal namun kepadatan sel-selnya lebih rendah dan fungsi hypothalamus nya itu yang membuat seorang perempuan lebih tinggi tingkat emosinya dibandingkan laki-laki. Selain itu Whitleson juga membuktikan bahwa corpus callosum perempuan lebih besar dan juga lebih tebal kurang lebih sekitar 23%. Maka kesimpulanya lebih berat yang dimiliki perempuan dibandingkan laki-laki dan perbedaan ini disebabkan oleh hormon seksual saat dalam kandungan yang mempengaruhi embrio.

 Namun Whitleson juga membuktikan bahwa otak laki-laki mempunyai kecendrungan lain, yaitu agresifitas, lebih percaya diri, kompetitif, ingin lebih terlihat (tampil), dan lebih ingin mandiri (bukan sendiri). Maka dari itu menjadikan karakteristik yang berbeda antara laki-laki maupun perempuan dan dari segi testosteron membuktikan bahwa laki-laki lebih tinggi dari perempuan. Tetapi dibalik itu perempuan juga lebih mahir dalam ingatan (memori), sosial, hubungan dengan pihak lain, pengolahan bahasa dan kepekaan maupun sensitifitas.

Berbagai studi ilmiah juga dilakukan untuk mencari perbedaan antara otak laki-laki maupun perempuan dan dari segi potensi atau kemampuan bisa digambarkan sebagai berikut :

a.      Laki-laki

- Lebih baik dalam sesuatu yang nyata maupun teori

- Kemampuan akan Spatial

- Lebih baik dalam mengatasi suatu masalah

- Lebih memahami fakta yang terjadi

- Membentuk suatu kelopok tugas

- Pendekatan untuk kreatifitas lebih teknis, berorientasi pada sesuatu dan juga perangkat keras

- Lebih analitis dalam suatu pandangan

- Lebih linier dalam melihat sesuatu

- Pola penglihatan, hubungan abstrak

- Pertanyaan lebih mendalam atau menyelidik

- Penguasaan teori maupun mekanikal

- Mengaitkan suatu obyek dengan lingkungan

- Alasan matematis, masalah-masalah kata maupun kalimat

- Menggunakan batasan-batasan maupun perhitungan dalam menentukan suatu jarak

- Keterampilan mengarahkan suatu benda pada sasaran (menembak, memanah, tenis, dan sebagainya)

- Kemampuan untuk mengenali suatu obyek dan memahami obyek tersebut berdasarkan pola tertentu

a.      Perempuan

-Lebih unggul akan Perasaan dan Intuisi

- Kemampuan akan verbal

- Lebih baik dalam memahami suatu masalah

- Lebih memahami proses yang terjadi

- Membentuk sebuah kelompok

- Pendekatan untuk kreatifitas lebih relasional dan lebih intuitif

- Lebih kontektual dalam pandangan

- Lebih global atau holistik dalam melihat sesuatu

- Indra pendengaran lebih tajam

- Pertanyaan lebih keingintahuan dan mengerti

- Penguasaan berbicara maupun bahasa asing

- Ketepatan, koordinasi motorik yang halus

- Mencocokan sesuatu atau menemukan suatu benda yang hilang

- Menggunakan suatu tanda atau patokan obyek untuk mengingat lokasi maupun tempat

- Perhitungan yang tepat (bukan) matematik

- Ketepatan dalam mengungkap suatu gagasan 

Perbedaan yang lain juga ditemukan bahwa otak perempuan dewasa lebih tahan akan kerusakan yang diakibatkan oleh alkohol daripada otak seorang laki-laki dewasa. Nah itu dia beberapa studi ilmiah yang telah diteliti antara perbedaan otak laki-laki maupun otak perempuan, tetapi masih banyak lagi perbedaan tersebut yang belum kami sampaikan. Untuk itu kami ucapkan sekian dan terimakasih. 



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author

Santuy aja kalo nulis cerpen gan

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Apr 23, 2020, 3:26 PM - Singgih Tri Widodo
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma