Panduan Sukses bagi Pemula untuk Menjadi Pebisnis Handal

Panduan Sukses bagi Pemula untuk Menjadi Pebisnis Handal

Kebanyakan pemilik bisnis akan memberi tahu Anda bahwa memulai bisnis adalah salah satu cara yang paling menantang dan paling efektif untuk mencari nafkah. Menjadi pemilik bisnis yang sukses membutuhkan kerja keras dan dedikasi yang besar, tetapi juga umumnya bergantung pada kualitas pribadi dan praktik bisnis yang merupakan karakteristik umum dari pengusaha yang sukses. 

Karakteristik ini terletak pada prinsip-prinsip pendirian bisnis seperti dalam operasi bisnis itu sehari-harinya dan menentukan setiap keputusan yang diambil pengusaha. Dengan mengikuti panduan di artikel ini, para pengusaha dapat meningkatkan peluang untuk mendirikan bisnis yang sukses atau mengembalikan bisnis yang sudah ada ke jalurnya.

1. Menemukan Pola Pikir yang Benar

1.1 Lakukan apa yang Anda ketahui.

Artinya, Anda harus memulai bisnis yang berfokus pada apa yang Anda pahami. Pengalaman itu bisa berupa pengalaman kerja sebelumnya atau hobi pribadi yang siap Anda ubah menjadi karier bisnis. Sekalipun ide bisnis tampaknya sangat menguntungkan secara teori, jangan memulai bisnis itu kecuali hati Anda ada di dalamnya. 

Misalnya, bayangkan Anda memiliki pengalaman membuat kopi sebagai barista atau pelayan dan ingin mewujudkan hasrat Anda mengubah kopi menjadi bisnis kecil yang sukses. Anda pasti sudah tahu banyak tentang industri ini dan dapat menerapkan tidak hanya dengan pengetahuan Anda tetapi juga hasrat Anda terhadap pekerjaan Anda tersebut.

1.2 Mulai dengan tujuan yang jelas. 

Seperti yang diketahui,  manfaat finansial dari kepemilikan bisnis bisa sangat besar, sebagian besar pemilik bisnis yang sukses tidak memulai bisnis dengan tujuan uang dalam pikiran mereka. Untuk memulai bisnis, Anda harus memiliki tujuan yang jelas. Tujuan ini harus menjadi sesuatu yang lebih berwujud daripada uang, seperti memberikan sesuatu yang bermanfaat kembali kepada komunitas Anda dengan menciptakan pekerjaan, memecahkan masalah yang Anda lihat dalam kehidupan sehari-hari, atau mengejar hasrat yang ingin dicapai. 

Ini tidak berarti bahwa Anda hanya menargetkan profitabilitas, hanya saja tujuan utama Anda adalah pencapaian tujuan yang lebih besar. 

Sebagai contoh sebuah warung kopi, tujuan Anda sebagai pemilik bisnis adalah menyajikan secangkir kopi yang terbaik untuk setiap pelanggan. Atau, bisa juga dengan membentuk komunitas di kedai kopi Anda di mana orang dapat bertemu dan menghabiskan waktu bersama teman-teman yang lain alias silaturahmi bagi penggemar kopi.

1.3 Pahami Pelanggan. 

Sebelum mulai berbisnis, luangkan waktu untuk melakukan riset pasar dan mengenal pelanggan serta bisnis Anda.  Lakukan riset tentang siapa yang akan membeli produk atau yang akan menggunakan layanan Anda dan pelajari cara terbaik untuk menarik populasi ini ke bisnis Anda.

Dengan misal sebuah kedai kopi, tanyakan pada diri Anda: Apakah saya menargetkan pelanggan yang tidak keberatan menunggu lima menit untuk minuman mereka? Atau apakah fokus pada orang-orang yang sedang dalam perjalanan untuk bekerja dan berhenti sebentar untuk membeli kopi serta kembali melanjutkan perjalanannya? Atau keduanya? Memahami orang yang Anda rencanakan untuk dilayani dapat membantu Anda melayani mereka dengan lebih baik.

1.4 Temukan sebuah langkah pertama dalam bisnis Anda. 

Anda harus selalu memulai sebuah model bisnis yang dapat berjalan dengan anggaran yang rendah. Terlalu banyak bisnis kecil yang dimulai dengan tujuan muluk dimana membutuhkan sejumlah besar modal awal dan investor. Namun, bisnis yang sukses akan memiliki model yang dapat digunakan pada skala yang lebih kecil. Ini membuktikan kepada calon investor bahwa ide Anda adalah cara yang tepat untuk menghasilkan uang, dan meningkatkan peluang Anda untuk mendapatkan investasi.

Misalnya, Anda ingin memulai suatu bisnis besar yang mengambil, mengimpor, memanggang, dan mengemas biji kopi sendiri yang kemudian dijual atau disajikan kepada pelanggan di kedai kopi. Daripada mencari kontribusi besar dari investor untuk membeli semua peralatan ini, lebih baik Anda memulai dengan warung kopi kecil terlebih dahulu, kemudian baru mencoba mencari dan mengimpor kacang, dan selanjutnya mulai bekerja dari sana untuk membangun merek.

1.5 Buatlah jaringan pendukung. 

Salah satu bagian terpenting dari kepemilikan bisnis yang sukses adalah mengatasi ego Anda sendiri dan mencari dukungan bantuan. Sumber bantuan terbesar bagi Anda adalah kelompok rekan bisnis Anda dan profesional lain yang memiliki tujuan yang sama dengan Anda. Kelilingi diri Anda dengan orang-orang yang berpengetahuan dan sukses, serta selami ide dan antusiasme mereka.

Juga carilah berbagai kiat bisnis kecil secara umum via online, ingat! web adalah tambang emas informasi. Pastikan informasi Anda dari sumber yang dapat dipercaya.

1.6 Carilah Seorang Mentor. 

Mentor yang baik dalam hal ini adalah seseorang yang telah menjalankan atau menjalankan bisnis mereka sendiri. Contoh yang baik adalah anggota keluarga atau teman keluarga yang telah sukses dalam bisnis. 

Mentor ini dapat membantu Anda dalam permasalahan apa pun mulai dari mengetahui cara mengelola karyawan hingga mengajukan pajak dengan benar. Karena pengetahuan mereka berasal dari pengalaman langsung, mereka dapat membantu Anda secara lebih pribadi daripada sumber lain. 

Meskipun mentor Anda tidak harus mendirikan jenis bisnis yang sama dengan bisnis Anda, hal itu tetap akan membantu. Misalnya, pendiri kedai kopi lain akan menjadi sumber informasi terbaik dalam memberikan contoh kepada kedai kopi Anda, tetapi pemilik restoran juga dapat sangat membantu.

2. Menjalankan Bisnis Anda Secara Efisien

2.1 Fokus pada target awal  

Artinya, hindari terjebak dalam setiap peluang bisnis yang menghadang Anda. Lebih baik sempurna di satu bidang daripada biasa-biasa saja di lima bidang. Ini berlaku dalam hal membuat keputusan untuk mendiversifikasi bisnis Anda seperti halnya memutuskan untuk mengambil proyek tambahan untuk diri sendiri di luar bisnis utama Anda. 

Berfokus pada satu hal akan memungkinkan Anda untuk mengerahkan semua sumber daya Anda di sana dan menjadi lebih produktif dalam upaya itu. 

Sebagai contoh, bayangkan ketika Anda melihat warung kopi lain yang menghasilkan uang dengan menjual barang dagangan yang berkaitan dengan kopi juga. Ini mungkin membuat Anda tergoda ingin terjun ke pasar ini juga. 

Namun, melakukannya sebelum menyelesaikan tujuan utama Anda, membuat kopi, akan menimbulkan risiko yang signifikan, dan dapat mengurangi kemampuan Anda untuk fokus pada kualitas kopi.

2.2 Fokus pada arus kas, bukan laba. 

Walaupun menghasilkan keuntungan menjadi salah satu tujuan Anda, itu tidak harus menjadi fokus utama ketika memulai bisnis. Arus kas jauh lebih penting - banyak usaha kecil kehabisan uang bahkan sebelum mereka cukup untuk menghasilkan keuntungan, dan harus menutup pintu toko mereka. 

Perhatikan baik-baik biaya overhead dan penjualan selama tahun-tahun pertama, dan biarkan keuntungan mengambil tempat yang ke dua dalam artian jangan fokus utamanya ke laba melulu.

2.3 Simpan Catatan Terperinci. 

Agar berhasil, Anda harus membiasakan mencatat setiap pengeluaran dan pendapatan yang dimiliki bisnis Anda, serta setiap rupiah yang mengalir melaluinya. Dengan mengetahui di mana tepatnya uang masuk dan ke mana uang itu pergi, Anda akan lebih mampu mengenali kesulitan keuangan sebelum kesulitan itu muncul. 

Selain itu, melakukan hal ini akan memberi gagasan yang lebih baik tentang di mana tepatnya Anda dapat memotong pengeluaran atau meningkatkan pendapatan. 

Misalnya, Anda akan menyimpan catatan terperinci tentang berapa banyak kopi yang Anda beli dan jual pada bulan tertentu dan berapa yang Anda bayar untuk itu. Ini dapat membantu Anda mengidentifikasi jika, misalnya, harga biji kopi terus meningkat dan membantu Anda merencanakan apakah akan menaikkan harga Anda sendiri atau mempertimbangkan beralih kepada pemasok.

2.4 Batasi pengeluaran sebanyak mungkin. 

Coba pikirkan pos pengeluaran di mana Anda dapat menghasilkan efek yang sama dengan menghabiskan lebih sedikit uang. Pertimbangkan untuk menggunakan peralatan yang dimiliki sebelumnya, menggunakan bentuk iklan yang lebih murah (misalnya, selebaran daripada iklan surat kabar), atau menegosiasikan ketentuan pembayaran yang lebih baik dengan pemasok atau pelanggan untuk menghemat beberapa rupiah di sana-sini. 

Cobalah untuk mempertahankan kebiasaan belanja dengan pengeluaran yang sangat rendah dan hanya menghabiskan uang kapan dan di mana Anda benar-benar butuh.

Sebagai contoh, ini bisa berarti memulai dengan penggiling kopi bekas (selama masih berfungsi dengan baik) dan mencoba untuk mendapatkan sebanyak mungkin persediaan dari pemasok yang sama (gelas, tutup, sedotan, dll.).

2.5 Pertimbangkan efisiensi rantai pasokan. 

Biaya Anda, dan karenanya juga laba Anda, bergantung pada manajemen rantai pasokan yang sukses. Dengan membina hubungan baik dengan pemasok Anda, mengatur pengiriman, dan secara konsisten menyediakan layanan tepat waktu kepada pelanggan, Anda dapat meningkatkan profitabilitas dan reputasi Anda. Manajemen rantai pasokan yang sukses juga dapat membantu Anda menghilangkan bagian dari bisnis Anda dengan sumber daya yang terbuang, seperti bahan baku atau tenaga kerja.

Misalnya, kedai kopi ingin memiliki hubungan baik dengan pemasok biji kopinya dan memiliki struktur rantai pasokan yang terorganisir karena sejumlah alasan. Ini sangat penting untuk memastikan bahwa Anda tidak pernah kehabisan kopi, tetapi bisa juga berarti bahwa bisa mendapatkan pengiriman yang lebih konsisten, mencoba jenis biji kopi baru ketika tersedia, atau menegosiasikan harga yang lebih rendah.

2.6 Pertimbangkan mencari mitra strategis. 

Sama seperti seorang mentor yang baik, mitra strategis dapat memberikan dorongan yang dibutuhkan untuk mengembangkan bisnis. Menumbuhkan kemitraan strategis dengan menjangkau bisnis yang dapat menguntungkan Anda, baik itu pemasok, penyedia teknologi, atau bisnis pelengkap. 

Hubungan yang baik dengan perusahaan lain dapat memberikan promosi gratis, menurunkan biaya bisnis, atau memungkinkan untuk memperluas market baru, tergantung pada mitra yang dipilih. 

Misalnya, kedai kopi dapat memanfaatkan hubungan strategis dengan pemasok yang memberikan akses ke diskon atau produk baru. Sebagai alternatif, mitra strategis dalam bisnis pelengkap, seperti toko kue, dapat membantu menjangkau pelanggan baru dan meningkatkan penghasilan. 

Ini bisa dilakukan baik dengan merekomendasikan satu sama lain atau dengan menawarkan produk dari bisnis mitra dan sebaliknya.

2.7 Bertanggung jawablah ketika berhutang. 

Sangat penting untuk menilai secara realistis kemampuan dalam membayar kembali hutang yang diambil. Seperti diketahui, memulai dan menjalankan bisnis selalu berisiko, cobalah untuk meminimalkan kewajiban dengan hanya mengambil sebanyak yang benar-benar dibutuhkan saja. 

Dan ketika mengambil utang, pastikan untuk menyusun arus kas sedemikian rupa sehingga ketika melunasinya dapat dilakukan secepat mungkin. Prioritaskan pembayaran hutang sebelum melakukan hal lain. 

Misalnya, jika mengeluarkan Rp 250juta untuk memulai warung kopi, jangan pernah berpikir untuk memperluas penawaran produk atau meningkatkan mutu gilingan kopi sampai benar-benar membayar kembali pinjaman itu.

3. Kembangkan Bisnis Anda

3.1 Sempurnakan irama bisnis Anda. 

Siapkan pidato 30 detik yang menjelaskan bisnis Anda sesingkat dan seefisien mungkin, termasuk informasi tentang tujuan, layanan atau produk bisnis Anda.

Persiapkan latihan pidatonya sebaik mungkin sehingga dapat bermanfaat ketika mencoba melakukan penjualan kepada pelanggan dan juga ketika mencoba mendapatkan investor.

Jika tidak dapat menjelaskan bisnis Anda dalam waktu singkat ini, maka rencana bisnis Anda perlu disempurnakan.

Misalnya untuk kedai kopi, Anda perlu menjelaskan apa yang dilakukan (menjual kopi), layanan Anda (minuman yang ditawarkan), apa yang membuat Anda istimewa (mungkin kopi yang disajikan jarang atau dipanggang secara lokal), dan apa yang direncanakan untuk dilakukan selanjutnya (perluas ke lokasi lain, produk baru, dll.).

3.2 Dapatkan reputasi untuk layanan yang baik. 

Mendapatkan reputasi positif dari pelanggan itu ibaratnya seperti iklan gratis, pelanggan akan menyebarkan kualitas bisnis Anda ke teman-teman dan mereka akan sering kembali lagi. Perlakukan setiap penjualan seperti keberhasilan atau kegagalan dimana bisnis Anda  tergantung padanya. Ini juga berarti harus konsisten dengan setiap tindakan yang dilakukan bisnis Anda dan setiap interaksi dengan pelanggan. 

Untuk warung kopi Anda, ini mungkin berarti membuang kopi yang sudah hangus sehingga pelanggan Anda selalu disajikan produk terbaik yang dapat Anda tawarkan.

3.3 Awasi persaingan dengan cermat.

Anda harus selalu mencari ide dari pesaing Anda, terutama ketika akan memulai bisnis. Kemungkinan terbaiknya, mereka melakukan sesuatu dengan benar. Jika Anda bisa mengetahui apa itu, Anda bisa menerapkannya di bisnis Anda sendiri dan menghindari trial dan error yang mungkin mereka alami untuk sampai ke sana. 

Salah satu cara terbaik untuk melakukan ini ketika Anda memulai bisnis adalah dengan memeriksa strategi penetapan harga pesaing Anda. Dalam contoh warung kopi, akan jauh lebih mudah untuk memberi harga kopi yang sama dengan pesaing daripada bereksperimen dengan harga yang berbeda sesuai selera sendiri.

3.4 Selalu mencari peluang pertumbuhan.

Setelah Anda menjadi mapan, Anda harus selalu mencari tempat yang dapat dikembangkan. Apakah itu berarti pindah ke etalase yang lebih besar, menambah ruang produksi, atau membuka lokasi baru dimana akan tergantung pada bisnis dan tujuan Anda. Pemilik bisnis yang sukses menyadari bahwa salah satu kendala utama untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang adalah kondisi yang stagnan. Hal ini berarti berani mengambil risiko melakukan ekspansi daripada bergantung pada satu lokasi saja.

Sebagai contoh warung kopi, mungkin ada area terdekat yang Anda temukan tidak ada kedai kopinya. Setelah lokasi utama Anda berjalan dengan lancar, Anda harus merencanakan pembukaan toko baru di area itu. Ini juga bisa berarti pindah dari warung kecil ke kedai kopi lengkap, tergantung pada kondisi Anda.

3.5 Diversifikasikan aliran pendapatan Anda. 

Cara lain untuk meningkatkan nilai bisnis Anda adalah dengan mencari area lain di mana Anda dapat menghasilkan uang. Dengan asumsi Anda telah mendirikan bisnis utama Anda, lihatlah sekeliling dan lihat di mana Anda dapat menawarkan layanan atau produk yang berbeda. 

Mungkin pelanggan Anda sering mengunjungi toko Anda untuk satu item dan kemudian segera pergi ke toko lain untuk item yang berbeda. Cari tahu barang apa itu dan tawarkan. 

Beberapa opsi diversifikasi mudah untuk kedai kopi adalah menawarkan kue, sandwich, atau buku untuk dibeli.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Berbagi artikel kepada orang lain, itu menyenangkan...jika artikel itu dibaca orang lain, itu membahagiakan....

Popular This Week
Feb 23, 2020, 7:27 PM - Maman suherman
Feb 17, 2020, 9:08 PM - Bram Asta
Feb 21, 2020, 11:54 PM - RackTicle Manager
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 7, 2020, 2:10 PM - Bayu Rinaldhi
Feb 17, 2020, 12:19 AM - Nabila Afira quraina