Nasib Tenaga Honorer di Ujung Tanduk?

Nasib Tenaga Honorer di Ujung Tanduk?

Nasib Tenaga honorer di ujung tanduk? Begitu mungkin ungkapan bagi para tenaga honorer, pegawai tetap dan pagawai tidak tetap saat pertama kali mendengar hasil dari rapat kerja komisi II DPR RI  bersama Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) pada Senin 20 Januari kemarin. Yang salah satu hasilnya, dalam rapat tersebut menetapkan bahwa pemerintah akan menghapus tenaga honorer, pegawai tetap dan pegawai tidak tetap di seluruh instansi pemerintah.

Dalam hal ini pemerintah bersama komisi II DPR RI mencoba mencoba memberikan solusi pada para honorer K2 yang bekerja di berbagai instansi pemerintah mengikuti seleksi Pegawai Pemerintah dan Perjanjian Kerja (PPPK),  dengan pertimbangan bahwa tenaga honorer tentu tidak dapat dipandang sebelah mata, merek telah mengabdi dengan waktu yang tidak singkat.

Wakil komisi II DPR RI Saan Mustofa mengatakan, tenaga honorer akan ditransisi secara bertahap menjadi PPPK. 

Dari keputusan tersebut menjadikan hanya ada 2 pegawai di instansi pemerintah yaitu ASN dan PPPK, seperti yang  tertuang dalam pasal 6 UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, lantas bagaimana nasib para honorer, pegawai tetap dan pegawai tidak tetap? Meskipun dipersilahkan untuk mengikuti seleksi PPPK namun peluangnya masih terlalu kecil untuk dapat menduduki posisi tersebut.

Menurut informasi, formasi CPNS 2019 yang dibuka pada 11 November 2019 yang lalu, formasi kali ini melingkup 64 kementrian dan 11 lembaga terdapat sekitar 100 ribu formasi sedangkan untuk PPPK 2019 terdapat 75 ribu formasi, sedangkan jumlah pelamar yang sudah masuk berjumlah 5,05 juta pelamar. Bisa kita bayangkan jika tenaga honorer, pegawai tetap dan pegawai tidak tetap di instansi pemerintah tergantikan dengan para ASN dan PPPK saja, akan ke mana mereka kembali melanjutkan pengabdian dan mendapatkan setidaknya penghargaan dan kehidupan yang tercukupi.

Meskipun dalam CPNS 2019 ini pemerintah menurunkan passing grade dalam ujian CPNS, namun mengingat peluang yang ada masih terbilang kecil, menjadikan tes ini masih terasa berat, dan semoga tetap terpilih para ASN dan PPPK yang berkualitas, berjiwa nasionalisme, memiliki wawasan kebangsaan yang luas, berdedikasi tinggi dan memliki integritas yang baik bagi kemajuan bangsa.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Feb 26, 2020, 9:13 PM - Maman suherman
Feb 23, 2020, 7:27 PM - Maman suherman
Feb 21, 2020, 11:54 PM - RackTicle Manager
Jan 7, 2020, 2:10 PM - Bayu Rinaldhi
Dec 3, 2019, 4:24 PM - Agus Kurniawan
Recent Articles