Musim Hujan, Bencana Atau Berkah?

Musim Hujan, Bencana Atau Berkah?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kota Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), merilis bahwa Desember 2019 memasuki musim hujan, dan puncaknya terjadi pada Februari dan Maret 2020.

Seperti biasa turunnya hujan memang sangat dinantikan seluruh mahluk hidup yang ada di muka bumi ini. Semuanya senang dengan hujan, sebab dapat menyuburkan tanaman dan menghilangkan debu. Apalagi tibanya musim hujan disambut baik di daerah-daerah yang banyak titik api (hot spot) yang ada di Sumsel, tak terkecuali di Kabupaten Oga Komering Ilir (OKI).

Namun, banjir juga terkadang dianggap menakutkan bagi dataran rendah khususnya penduduk yang bermukim di tempat tersebut. Lantaran, jika intentasnya tinggi maka akan menyebabkan menjadi banjir. Hal ini sebagaimana kita lihat di daerah kota besa, Jakarta. Dimana beberapa minggu terakhir ramai pemberitaan soal banjir. Banjir juga kerap melanda di jalan-jalan ibukota provinsi. Yakni, jika curah hujannya tinggi maka jalan raya banyak yang terendam banjir, karena tidak adanya saluran atau salurannya ada, tapi tersumbat karena sampah. Dari sini, dapat kita lihat bagaimana sikap jika hujan turun.

Bagi yang selama ini banyak asap, sangat bersyukur sebab lahan gambut yang mudah terbakar kini dapat dipadamkan karena curah hujan yang tinggi. Sikap ini tentu berbanding terbalik dengan mereka yang tinggi dipemukiman dataran rendah dan daerah rawan longsor. Sebagaimana kini, banjir melanda di Kabupaten Lahat dan Kota Pagaralam. Akibat hujan deras di daerah ini, juga memicu tanah longsor sehingga mengakibatkan akses jalan di dua daerah tersebut menjadi terputus. Bahkan juga dikabarkan empat desa di Kabupaten Lahat juga terendam air yang mencapai ketinggian satu meter.

Terlepas dari peristiwan alam tersebut, timbul satu pertanyaan dibenak kita. Apakah curah hujan yang terjadi ini merupakan suatu keberkahaan atau sebaliknya bak musibah yang melanda daerah tersebut. Penulis berpendapat, tentu yang namanya hujan turun adalah sebuah anugerah yang patut di syukuri. Sebab tanpa adanya hujan maka apa jadinya alam ini. Tanah akan tandus, tanaman akan mati dan sumur menjadi kering. Oleh sebab itu, adanya hujan merupakan hadiah dari pencipta langit dan bumi yang teramat banyak manfaatnya.

Lalu, bagaimana dengan daerah yang dinilai kurang beruntung jika curah hujan tinggi. Sebenarnya, setiap daerah dalam melaksanakan pembangunan telah memiliki sebuah sistem perencanaan yang baik. Para tim perancang bangunan tersebut, tentu sudah mengetahui secara pasti kondisi tanah, apakah rawa, rendah maupun tinggi.

Nah, jika memang rendah seharusnya jika akan dibangun perumahan setidaknya dilakukan penimbunan yang standar sebelum dilakukan pembangunan. Atau juga dilakukan normalisasi sungai dari pemerintah setempat, sebelum banjir terjadi. Namun, terkadang kita “latah” membangun terlebih dahulu, baru berpikir kemudian. Padahal kita semua sadar dengan kondisi yang bakal terjadi nantinya. Oleh sebab itu, mari kita renungkan bersama dan mencari solusi bersama. Sehingga curah hujan yang deras bukan dianggap sebuah ancaman.

Kita patut memberikan apresiasi memang kepada pemerintah baik di daerah maupun pusat yang dengan sigap dan tanggap membantu masyarakat terkena dampak banjir ini. Namun, lagi-lagi kita berharap bahwa apa yang terjadi bukan salah alam. Tapi kita memang harus lebih bijak dalam bertindak sebelum terjadi, sebagaimana membangun sebuah pemukiman tadi.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma