Menunggu Drama Sandiwara Publik Antara Putra Mahkota Dengan Jeff Bezos

Menunggu Drama Sandiwara Publik Antara Putra Mahkota Dengan Jeff Bezos

Bagaimana seorang Jeff bezos bisa di-hack oleh pangeran Arab Saudi. Padahal Bezoss sendiri seorang ahli komputer yang sangat mumpuni, ternyata bisa terkena hack juga ya. 

Putra mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman disebut terlibat dalam kasus peretasan CEO Amazon. 

CEO Jeff bezos menunjuk tim Cybercrime dan menurut tim cyber security mengatakan laporan tersebut menawarkan penjelasan tentang bagaimana pesan pesan teks Whatsapp bisa didapat dan dipublikasikan oleh public National enquirer pesan ini mengungkap hubungan perselingkuhan Jeff bezos dengan Lauren Sanchez menurut laporan tersebut aksi peretasan ini menggunakan WhatsApp ponsel smartphone, Bezoss menerima file video dari akun Whatsapp Muhammad bin Salman pernyataan tersebut mengandung Malware yang mencuri data percakapan Jeff bezos Jeff bezos bertukar nomor pada jamuan makan malam yang diadakan di Los Angeles laporan tersebut mengatakan para peneliti memiliki tingkat kepercayaan sedang hingga tinggi Seperti Yang dilaporkan oleh financial times dilansir dari cnbc internasional. 

setelah pesan itu terkuak Bezos dan istrinya Mac Kenzie yang mengumumkan perceraiannya.

Mengapa hubungan Bezos dengan raja Arab ini memburuk ? Ternyata setelah di ketahui bahwa  Jeff bezos adalah pemilik dari Washington post yang menerbitkan kolom Jamal khashoggi yang sering mengkritik Muhammad bin Salman. Seperti kita tahu Jamal khashoggi yang terbunuh di konsulat Arab di Turki pada November 2018. Dan kematianya masih menjadi misteri, baik pelaku maupun tubuh jasadnya yang tidak di ketahui.

Publik sudah menduga bahwa adanya keterlibatan dengan pelaku eksekusi itu yang dikaitkan dengan Putra Raja Salman. dalam pembunuhan Jamal khashoggi. 

Tetapi menurut kedutaan Arab Saudi di Amerika Serikat melalui akun Twitter Mereka membatah laporan tersebut, dengan menyebutnya sebagai tidak masuk akal dan meminta penyelidikan atas klaim tersebut.

Bagaimana Cara Pangeran Arab meretas?

Menurut penyelidikan handphone milik Bezos telah di retas dengan menggunakan Spyware.  Apa itu Spyware? Spyware adalah mata-mata; yang di Dalam cara kerjanya dengan Pengiriman data bisa berupa video atau file. Itu dilakukan beberapa jam. Setelah video itu dikirim ke korban.  seperti yang diberitakan oleh CNN "Spyware adalah kode jahat yang digunakan untuk memata-matai korban menurut penyidik forensik digital PBB menyebut penyusupan ini memakai Spyware yang kerap dipakai Saudi  untuk memata-matai pihak lawan". Dan uniknya Pengiriman data tersebut, tidak terdeteksi selama beberapa bulan dan diperkirakan data dengan besar lebih dari 6 Gigabyte telah dicuri. Lebih lanjut Menurut laporan ahli PBB  David Kaye.

Menurut Perusahaan Cybersecurity FTI Consulting, yang dijalankan oleh mantan pejabat cybersecurity di Dewan Keamanan Nasional AS, Anthony Ferrante, menyatakan bahwa " memang ada bukti ponsel Jeff Bezos terinfeksi oleh spyware pada Mei 2018 melalui pesan WhatsApp". Pesan itu datang dari dari akun Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman. Pesan itu termasuk file video, yang kata FTI Consulting kemungkinan mengandung malware.

Dalan penyidik kasus pembunuh Jamal khassogi  mengutip the Guardian,  Bezos mulai curiga data ponselnya di curi, setelah  kasus perselingkuhan nya terungkap di publik. Kemudian Bezos menyewa penyidik pribadi untuk masalah ini.

penyekidikan  bermula  pada ponsel  Bezos berita pada Januari tahun lalu sementara itu bezos menolak berkomentar terkait kasus dan Facebook menjadi induk WhatsApp tidak mau merespon permintaan konfirmasi menurut perkiraan penetasan di terjadi karena Bezos sendiri merupakan salah satu pemilik Washington post. Yang menaungi surat kabar Jamal Kasogi, wartawan incaran kerajaan Saudi Arabia itu yang berkewarganegaraan Amerika Serikat.

Dalam salah satu tulisan online  mengatakan bahwa Washington post menulis kalau bezos menjadi salah satu target dan musuh Arab akibat dari peliputan Washington post tersebut hal ini diungkap oleh penyidik PBB tersebut.

Dengan demikian ketika  Arab Saudi sedang menyelidiki kasus terbunuhnya Khassogi. dan sedang mencari Siapa yang bertanggung jawab,  tetapi Pihak Arab makah ikut menyerang Bos Amazon secara online dan masif yang ditargetkan karena menjadi pemilik Washington post Tulis laporan PBB dan tim ahlinya.

Beberapa sumber berita mengatakan, Pakar Hak Asasi Manusia dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) "Menuntut penyelidikan secara tuntas dan  segera atas tuduhan yang disematkan kepada putra mahkota Arab Saudi tersebut". Dan terkait kasus peretasan telepon bos Amazon, Jeff Bezos.

Melansir BBC, mereka juga mengatakan Mohammed bin Salman juga harus diselidiki karena "upaya terus menerus, langsung dan pribadi untuk menargetkan pihak yang dianggapnya lawan." 

Sebuah pesan dari nomor telepon yang digunakan oleh pangeran telah terlibat dalam pelanggaran data Bezos.

Tetapi pihak Kedutaan besar Arab Saudi di AS membantahnya dan mengatakan itu adalah kisah yang "absurd". Seperti dongeng.

apa yang dikatakan para ahli menurut ahli dari PBB, informasi yang kami terima menunjukkan kemungkinan adanya keterlibatan putra mahkota dalam upaya memata-matai Bezos dalam upaya untuk mempengaruhi atau membungkam laporan dari Washington post, tentang Arab Saudi.

Lebih lanjut dikatakan foto 2 itu untuk memperkuat laporan lain yang menunjukkan pada pola pengawasan intern terhadap lawan yang dipersepsikan dan mereka memiliki kepentingan strategis untuk kepentingan Arab Saudi. 

Dalam hal mana? para ahli mengatakan kasus ini dengan pembunuhan khashoggi yang mengatakan telepon wartawan tersebut telah diretas bersamaan dengan telepon dari bezos. 

Mereka mengatakan telah terjadi kampanye besar-besaran secara online melawan bezos dan Amazon yang tampaknya target utamanya adalah bezos sebagai pemilik Washington Post pernyataan itu menyerukan kontrol ketat terhadap pemasaran penjualan penggunaan Spyware yang saat ini tidak dibatasi lalu. 

Bagaimana Cara Putra Raja Salman itu di duga melakukan peretasan ?

Para pakar yang di PBB itu mengatakan sebuah analisa forensik pada tahun 2019 tentang iPhone x milik Bezos,  dengan keamanan tingkat tinggi bisa di retas dengan mudah.

Pada tanggal 1 Mei 2018 melalui file video MP4 yang dikirim dari akun Whatsapp yang biasa digunakan secara pribadi oleh pangeran Arab tersebut dan menurut laporan mereka telah bertukar nomor sebulan sebelumnya. Dan dalam beberapa jam Setelah pengirimab file MP4 itu terjadi penarikan data besar-besaran dan belum pernah terjadi sebelumnya dari telepon bezos.

Menurut analisa yang dikutip oleh para ahli mengatakan putra mahkota kemudian mengirim pesan Whatsapp ke Bezos di mana ia menduga mengungkap Informasi pribadi dan rahasia tentang kehidupan pribadi bezos. kemudian Informasi pribadi tersebut bocor ke tabloid Amerika itu bernama Nasional Enquired pada bulan Februari 2019 dan Jeff bezos menuduh tabloid tersebut melakukan pemerasan dan surat kaleng telah menerbitkan pesan teks antara dia dan pacarnya mantan presenter televisi Fox Lauren Sanchez.

Sebelumnya bezos dan istrinya yang sudah mendampingi selama 25 tahun telah mengumkan bahwa mereka berencana bercerai setelah pisah rumah yang lama.

Dan selanjutnya dari kedutaan besar kerajaan Amerika kerajaan membantah terhadap tuduhan keterlibatan putra mahkota tersebut kami menyerukan penyelidikan atas klaim-klaim ini. Sehingga kami bisa mengeluarkan Semua fakta tuduhan tersebut.

Bagaimana selanjutnya kita lihat saja beritanya? Apakah Ini Cuman intrik atau sekedar berita sensasi belaka, sudah menjadi rahasia umum, kalau kasus kejahatan yang di lskukan keterkaitan dengan para Tokoh, atau Petinggi tertentu. Sangat sulit di ekspose. Pasti ada kepentingan lain yang akan melindunginya.

Drama sandiwara Publik.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
Feb 13, 2020, 12:36 PM - Runengsih
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma