Mengenal Jenis Kanguru Pohon di Taman Nasional Lorentz, Papua, Indonesia

Mengenal Jenis Kanguru Pohon di Taman Nasional Lorentz, Papua, Indonesia

Satu-satunya Taman Nasional terbesar se-ASIA Tenggara ini menyimpan banyak hal yang belum diketahui oleh banyak orang,  bahkan wilayah yang memiliki luas sekitar 2,4 juta hektar ini belum final dalam pemetaan.

Kawasan Konservasi di bawah naungan UNESCO Asia Pasifik ini memiliki cagar alam yang sangat melimpah,  salah satunya adalah Kanguru / Kangguru (Kangaroo: Bahasa Inggris).

Kanguru yang paling terkenal saat ini adalah Jenis Kanguru Wallaby yang banyak ditemukan di wilayah Australia dan New Guinea dan mulai ada juga di daerah New Zealand, Inggris dan beberapa Negara Lainnya.

Jenis spesifik yang ada Taman Nasional Lorentz, Papua, Indonesia ini yaitu Kanguru Pohon Kelabu. Apa saja yang menjadi keunikan Kanguru jenis ini? Yuk, mari disimak.

Spesies Asli Papua

Kanguru Pohon Kelabu merupakan spesies asli Taman Nasional Lorentz di Papua, Indonesia. Jadi bukan sengaja diimpor dari negara lain atau wilayah lain yang dikembang-biakkan di Papua. Orang sana pun sudah terbiasa melihat spesies ini berkeliaran di hutan-hutan Papua.

Saat ini belum ditemukan diwilayah negara lain selain Papua Lho, bahkan di situs IUCN hanya menyebutkan secara umum saja lingkungan tempat tinggalnya, jadi ini murni dan aseli dari Hutan Tropis Indonesia.

Jarang Turun ke Tanah

Kanguru Pohon Kelabu hanya sesekali saja turun ke tanah,  karena hidupnya memang lebih banyak di atas Pohon,  baik untuk mencari makanan, tidur, berkembang biak dan aktivitas lainnya. Namanya juga Kanguru Pohon, betul? Hehe

Jenis Makanan

Karena mereka lebih banyak waktu di atas pohon maka,  makanannya pun bervariasi antara daun, buah dan bahkan mereka memakan kulit kayu serta termasuk juga daun dan buah kayu ara. 

Hampir (Mendekati) Punah :(

Penulis sengaja menambahkan kata "Mendekati" karena memang benar-benar sudah tinggal sedikit sekali populasinya. Menurut IUCN yang merupakan Organisasi Konservasi Alam Dunia ini menyatakan bahwa Kanguru Pohon Kelabu dalam status "RENTAN" yang artinya jika diibaratkan jumlah persentase koloninya sangat jauh dibanding dengan luas wilayah yang seharusnya dihuni oleh mereka.

Bisa untuk Dimakan

Kanguru Pohon Kelabu ini bagi sebagian masyarakat di Papua, Indonesia terutama di bagian Barat Papua yang dekat dengan habitat hewan ini dapat digunakan sebagai bahan makanan. Mereka mendapatkannya dengan cara berburu.

Mungkin ada juga sebagian masyarakat yang tidak suka memakan Kanguru Pohon Kelabu, ya itu sah-sah saja,  karena ya terserah merekalah mau makan apa hehe.

Pastinya Hewan ini menurut laporan IUCN hanya dimakan oleh penduduk setempat, atau masyarakat lokal saja,  untuk secara nasional bahkan Internasional belum mengenal hewan ini terlebih lagi untuk dimakan.

Penduduk setempat juga menurut IUCN ada yang memperdagangkan, hanya saja belum jelas, apakah dengan sistem jual beli atau barter. Namun demikian mereka hanya melakukannya secara lokal saja dan memang bertujuan untuk kebutuhan makanan. 

Hewan yang Tidak Suka Dibohongi

Sama seperti aku, hewan ini Tidak suka dibohongi, coba aja kamu ngomong sama dia kalau gak percaya haha.. 

Oke Gaes, itu aja informasi yang bisa kami suguhkan pagi ini,  semoga memberikan ketenangan pikiran, kejernihan otak dan selalu mendapatkan ide segar untuk meningkatkan kreativitas dalam menulis.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author

The Administrator!

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Feb 7, 2020, 12:42 AM - Dzabillah Widza Rahmania
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 24, 2020, 3:20 PM - Akhmad Fauzi
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma