Mengenal Diet Keto Lebih Dekat Sebagai Program Diet Penghancur Lemak Tubuh

Mengenal Diet Keto Lebih Dekat Sebagai Program Diet Penghancur Lemak Tubuh

Jarang sekali seseorang hanya mencoba satu program diet dan tetap konsisten dengan program diet tersebut.  Sangat Jarang terjadi...Banyak kasus diet yang sering kita dengar dimana pelaku diet mendapatkan hasil yang luar biasa dari program dietnya alias sukses besar..Hal itu bisa saja terjadi. Namun begitu mereka kembali ke perilaku makan “normal” mereka..maka rusaklah program dietnya dan yang parahnya, berat badannya bertambah lagi dengan suksesnya.

Dalam prosesnya, program diet menjadi salah satu usaha untuk menjadikan tubuh lebih proporsional dan terlihat lebih langsing. Sudah sangat pasti, individu yang memiliki masalah dengan berat badannya alias terdeteksi mengalami obesitas,  akan melakukan banyak cara untuk menurunkan berat badannya

Satu hal yang perlu diingat, kunci ketika Anda ingin menurunkan berat badan adalah memastikan bahwa diet itu

-  bekerja untuk Anda

- berkelanjutan prosesnya, dengan demikian, menjadi gaya hidup dan bukan sesuatu yang bersifat  sementara

- merupakan sesuatu yang bersifat alami.

Salah satu diet yang dapat mengakomodir point-point tersebut diatas adalah diet keto.

Apa itu Diet Keto?

Program diet keto adalah salah satu metode diet yang prosesnya dengan cara tidak mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat dan gula secara berlebihan dan menggantinya dengan makan-makanan yang mengandung lemak sehat, protein dan makanan bernutrisi lainnya. Program diet keto ini menjadi terkenal di kalangan kawula muda mengingat metodenya sendiri cukup ampuh untuk memangkas berat badan berlebih. Diet ini juga mendapatkan popularitas tinggi berdasarkan hasil pencarian di Google dengan tingkat pencarian yang tinggi.

Meskipun popular,  banyak orang mungkin berpikir bahwasanya diet keto ini adalah program diet yang relatif baru, dimana sebenarnya diet keto ini telah dikembangkan sejak 1920-an sebagai terapi untuk penyakit epilepsi dan penyakit metabolisme. 

Jadi, mengapa sekarang banyak yang berminat pada diet keto ini? Nah, hal yang sudah pasti adalah diet ini sangat membantu Anda membakar lebih banyak lemak, lebih efektif, dan memiliki banyak manfaat kesehatan, selain itu dan sudah sangat pasti...tujuan utama orang beralih ke diet ini adalah untuk  menurunkan berat badan.

Beberapa istilah penting dalam Diet Keto

Ada beberapa istilah yang perlu Anda ketahui dalam perjuangan Anda melaksanakan program diet keto, dan kesuksesan Anda dalam menjalankan program diet bergantung pada pemahaman Anda tentang istilah-istilah ini serta perubahan yang akan dialami oleh tubuh Anda.

Ada 6 istilah penting dalam program diet keto yang perlu Anda ketahui sebagai berikut:

1. Keton

Keton merupakan asam yang dihasilkan oleh tubuh ketika tubuh Anda mulai menggunakan lemak, bukan menggunakan karbohidrat, untuk menghasilkan energi bagi tubuh. Pada saat tubuh tidak lagi mempunyai insulin yang cukup untuk menyuplai gula dari darah ke dalam sel, maka tubuh akan menggunakan lemak sebagai energi.

Pada saat lemak dipecah, terbentuklah keton yang bisa menumpuk di dalam tubuh. Jika kadar keton sangat tinggi maka ini  dapat menjadi zat beracun bagi tubuh, dimana kondisi seperti ini disebut ketoasidosis. Keton ini paling sering terbentuk ketika  insulin tidak tersedia dalam jumlah yang cukup dalam tubuh.

2. Ketosis

Ketosis adalah kondisi liver memproduksi keton sebagai energi untuk seluruh tubuh. Biasanya pelaku diet keto akan mengalami ketosis ketika tidak memiliki persediaan karbohidrat yang cukup untuk dibakar. Maka sebagai gantinya tubuh akan membakar cadangan lemak.

3. Elektrolit

Ketika menjalankan diet keto, tubuh akan kekurangan elektrolit dan cairan dan juga akan terjadi peningkatan buang air kecil, yang bisa menyebabkan hilangnya elektrolit seperti natrium, magnesium dan kalium. Kondisi ini dapat menimbulkan kerusakan ginjal yang berbahaya.

Disamping itu, kekurangan elektrolit juga berdampak pada detak jantung tidak teratur dan akan meningkatkan risiko aritmia jantung.

4. Net Carbs

Perhitungan net-carb dilakukan dengan mengambil total karbohidrat yang diserap dalam makanan dan mengurangi jumlah yang tidak diserap, seperti serat dan gula alkohol.

Net carbs juga disebut sebagai karbohidrat aktif, yang digunakan untuk menunjukkan berapa banyak karbohidrat yang sebenarnya dicerna. 

Belum ada definisi resmi dari Net Carbs ini. Ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan ketika menentukan net-carbs. Yang pertama adalah bahwa tidak setiap individu memetabolisme karbohidrat dengan cara yang sama. Faktanya, penelitian menunjukkan bahwa bakteri usus Anda mungkin berperan dalam metabolisme karbohidrat. Bakteri usus seperti halnya sidik jari yang berbeda bagi setiap orang. Permasalahan lainnya adalah bahwa penghitungan net-carbs dapat menjadi lebih kompleks dengan penambahan banyak serat dan alkohol gula dalam suatu produk.

5. Keto Flu

Pada program diet keto, Keto flu merupakan sekumpulan gejala yang seringnya dialami ketika seseorang baru mulai melakukan diet keto. Hal ini terjadi karena tubuh sedang berusaha untuk beradaptasi dengan pola makan baru yang rendah asupan karbohidrat.

6. Fleksibel Metabolisme

Fleksibel metabolisme berarti lebih banyak energi, komposisi tubuh yang lebih baik, dan peningkatan kesehatan. Singkatnya, fleksibilitas metabolisme adalah kemampuan untuk beralih dari satu sumber bahan bakar ke yang berikutnya, dalam hal ini dari lemak ke karbohidrat dan sebaliknya.

Manfaat Diet Keto

Ada banyak diet yang mengklaim memiliki berbagai manfaat, baik secara umum maupun untuk masalah kesehatan tertentu. Khusus untuk diet keto, bagaimanapun juga , didukung lebih dari 500 penelitian hingga saat ini yang menunjukkan bahwasanya diet keto merupakan suatu bentuk terapi nutrisi medis. Ini berarti diet keto memiliki banyak manfaat kesehatan, dengan berbagai penelitian baru yang sedang berlangsung. Berikut beberapa manfaat dari diet keto:

1. Penurunan berat badan & perang melawan obesitas

Penggunaan dan manfaat paling umum dari diet keto adalah penurunan berat badan. Membatasi karbohidrat adalah salah satu cara paling efektif untuk mencapai penurunan berat badan karena diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak membantu Anda membuang kelebihan air. Dan menurunkan kadar insulin Anda . Hal ini menyebabkan penurunan berat badan yang cepat dalam beberapa minggu pertama ketika Anda memulai diet keto.

Selain itu, setelah tubuh Anda mencapai kondisi ketosis, keton akan membakar glukosa untuk energi. Tubuh Anda pada dasarnya akan beralih fungsi menjadi mesin pembakar lemak. Metabolisme tubuh Anda akan membakar lemak tubuh dengan cepat untuk digunakan sebagai bahan bakar.

2. Nafsu makan berkurang

Salah satu efek samping terburuk dari banyak program diet adalah kelaparan yang sangat menyiksa..hal  ini juga menjadi salah satu alasan utama program diet tersebut tidak berkelanjutan. Di sisi positifnya dengan program diet keto, Anda akan mendapat manfaat dari nafsu makan yang berkurang karena protein dan lemak membuat Anda merasakan kepuasan yang lebih lama. 

Selain itu, ketika Anda mengurangi konsumsi karbohidrat dan makan lebih banyak lemak dan protein, maka besar kemungkinan Anda akan mengonsumsi lebih sedikit kalori daripada orang yang mengikuti diet tinggi karbohidrat.

3. Trigliserida menurun

Trigliserida adalah jenis lemak yang ditemukan dalam aliran darah Anda. Kadar trigliserida yang tinggi setelah puasa semalaman adalah risiko tinggi penyakit jantung.  Pendorong utama peningkatan trigliserida pada orang yang tidak bergerak adalah konsumsi karbohidratnya, terutama gula sederhana seperti fruktosa. Namun, ketika Anda mengikuti diet rendah karbohidrat, seperti keto, Anda akan mengalami penurunan tajam dalam trigliserida.

4. Lebih banyak kolesterol baik & berkurangnya kolesterol jahat

Diet rendah karbohidrat yang dibarengi tinggi lemak sehat, sangat membantu membantu meningkatkan kadar kolesterol baik, atau lipoprotein densitas tinggi (HDL). Sedangkan Kolesterol jahat, atau low-density lipoprotein (LDL), dapat meningkatkan risiko penyakit jantung. 

Namun, seperti halnya keto yang dapat meningkatkan HDL, maka keto juga meningkatkan ukuran partikel LDL dalam darah Anda, sehingga mengurangi efek berbahaya mereka. Jadi, Keto dapat meningkatkan kesehatan jantung!

5. Menurunkan kadar insulin & gula darah

Membatasi karbohidrat dalam diet ketogenik membantu menurunkan kadar gula darah dan insulin Anda. Ini adalah kunci bagi orang yang menderita insulin resistensi dan diabetes. Penelitian telah menunjukkan bahwa penderita diabetes yang memulai diet rendah karbohidrat mungkin perlu mengurangi dosis insulin hingga setengahnya.

Langkah terbaik sebelum memulai diet keto ini adalah lakukan pemeriksaan dengan dokter Anda terlebih dahulu jika Anda memang berencana untuk melakukan perubahan pada asupan karbohidrat saat mengambil obat gula darah. Dosis Anda mungkin perlu disesuaikan untuk mencegah gula darah rendah (hipoglikemia).

6. Menurunkan tekanan darah

Hipertensi atau tekanan darah tinggi adalah faktor risiko serius untuk berbagai penyakit, dari gagal ginjal dan penyakit jantung hingga stroke. Untuk membantu memerangi hipertensi, ikuti diet rendah karbohidrat.

7. Pembalikan sindrom metabolik

Sindrom metabolik meningkatkan risiko diabetes tipe 2, stroke, dan penyakit jantung. Mengikuti diet keto dapat secara efektif membalikkan sindrom metabolik, yang mencakup 5 faktor risiko (dimana semua faktor resiko ini dinormalkan oleh diet keto):

1. tekanan darah tinggi

2. kadar gula darah yang tinggi

3. obesitas perut

4. kadar trigliserida yang tinggi

5. kadar HDL (kolesterol baik) rendah

Kemungkinan efek samping dari Diet Keto

Program diet keto menjadi popular karena efektifitasnya dalam menghancurkan lemak berlebih dalam tubuh dan berbagai manfaat kesehatan lainnya, namun ada hal yang perlu diingat selalu, seperti layaknya suatu program diet, maka pada diet keto, juga ada beberapa efek samping yang mungkin terjadi. 

Namun, meskipun diet keto ada efek sampingnya, manfaatnya jauh lebih besar daripada risikonya, tentu saja dengan syarat diet keto ini sudah dilaksanakan  dengan pengetahuan dan persiapan yang tepat.

Berikut beberapa efek samping dari diet keto yang mungkin terjadi:

1. Flu keto

Flu keto adalah efek samping umum dari diet keto, yang biasanya terjadi pada  sebagian besar mereka yang memulai diet pada tahap awal. Gejalanya seperti flu dan hal ini terjadi karena tubuh Anda terbiasa dengan keton yang terbakar dan juga masalah dengan ketidakseimbangan elektrolit.

Gejala-gejala flu keto meliputi:

• Sembelit atau diare

• Insomnia dan merasa lelah

• Mual dan / atau muntah

• Mengidam karbohidrat

• Sakit kepala dan kabut otak

• Nyeri otot

Berita baiknya adalah bahwa keto flu bersifat sementara, berlangsung sekitar 1 hingga 2 minggu. 

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalisir efek samping diet keto:

• Minumlah air untuk membantu mengurangi perasaan lemah dan kram otot.

• Tetap tenang tapi usahakan tetap terus bergerak. Jika Anda tidak mampu untuk latihan intensitas tinggi, cukup dengan berjalan atau melakukan yoga sebagai alternatif yang baik.

• Isi kembali kehilangan elektrolit tubuh Anda dengan meminum cairan elektrolit.

• Beristirahatlah saat Anda bisa, buat rutinitas malam hari yang menenangkan dan biasakanlah bangun setiap pagi.

2. Masalah pencernaan

Memulai diet keto berarti besar kemungkinan akan mengalami perubahan dalam masalah buang air besar, kram perut, sembelit, diare, dan kembung, yang merupakan efek samping umum karena pola makan lebih rendah serat .

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu mengatasi efek samping pencernaan:

• Gunakan  minyak kelapa secara bertahap untuk menjadikan tubuh Anda terbiasa dengannya.

• Tingkatkan asupan serat Anda dengan makanan keto friendly, seperti bayam dan brokoli. Anda juga dapat mengambil sekam psyllium.

• Minum probiotik untuk membantu melawan perubahan negatif pada usus bakteri Anda.

3. Tingkat kolesterol

Asupan lemak jenuh yang lebih tinggi dapat menyebabkan peningkatan ukuran partikel kolesterol pada beberapa orang, terutama mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung. Genetika dapat memainkan peran penting dalam penyakit jantung dan kadar kolesterol tinggi.

Bicaralah dengan dokter Anda dan lakukan pemeriksaan kadar kolesterol secara teratur jika Anda akan memulai diet keto dan merasa khawatir tentang kadar kolesterol Anda.

Kapan Harus Menghindari Diet Keto

Beberapa orang memiliki risiko kematian yang lebih tinggi ketika mengikuti diet keto dalam jangka panjang karena beberapa faktor, seperti perubahan bakteri usus, metabolisme nutrisi yang dipengaruhi oleh genetika, asupan protein hewani yang lebih tinggi, dan berkurangnya asupan nutrisi dan serat.

Diet keto juga harus terlarang jika Anda:

• Sedang hamil

• Memiliki penyakit hati atau ginjal

• Mengidap diabetes tipe 1

• Memiliki penyakit metabolisme genetik

Dalam kasus ini, yang terbaik adalah mendapatkan izin dari dokter Anda dan mendiskusikan faktor-faktor risikonya.

Apa yang harus dimakan & dihindari pada diet Keto

Ada berbagai macam makanan yang ramah keto, dan juga ada yang tidak ramah keto. Semakin banyak variasi makanan ramah keto yang Anda konsumsi, semakin besar asupan nutrisi Anda - ini sangat ideal untuk mencegah defisiensi nutrisi apa pun. 

Makanan ramah Keto

Berikut adalah daftar dari makanan ramah keto yang dapat Anda konsumsi saat mengikuti diet ini:

• Lemak - alpukat, mentega, ghee, produk kelapa, minyak, biji-bijian, dan kacang-kacangan

• Buah-buahan - beri, lemon, jeruk nipis, dan kelapa

• Sayuran - sayuran silangan (kembang kol, brokoli, kangkung), berdaun

sayuran hijau (selada, bayam), paprika, kecambah, asparagus, kacang hijau, mentimun dan tomat

• Protein - daging sapi, ayam, telur, ikan, kalkun, makanan laut, tahu, dan bubuk protein (jangan lupa periksa labelnya untuk konten karbohidrat)

• Minuman - air, teh dan kopi tanpa pemanis

Makanan yang Harus Dihindari

Secara umum, Anda ingin menghindari makanan yang kaya karbohidrat karena ini membahayakan kemampuan Anda untuk tetap dalam ketosis dan dapat membatasi penurunan berat badan. Berikut adalah daftar makanan yang harus dihindari:

• Biji-bijian - gandum, gandum, beras, quinoa, dan jagung

• Kacang dan kacang polong - kacang hitam, kacang merah, dan lentil

• Susu rendah lemak, krim kocok, krim keju, keju parut, dan es krim

• Buah-buahan - apel, pisang, anggur, jeruk, buah kering, dan jus buah

• Sayuran mengandung tepung - kentang dan kentang manis

• Gula - gula tebu, madu, sirup jagung fruktosa tinggi, sirup maple, dan sucralose 

• Daging olahan - hot dog, daging kalengan, dan dendeng

• Minuman - bir, koktail, anggur manis, soda, dan minuman manis lainnya. 



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Berbagi artikel kepada orang lain, itu menyenangkan...jika artikel itu dibaca orang lain, itu membahagiakan....

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 1, 2020, 10:51 PM - Darmoko Yuti Witanto
Jan 26, 2020, 3:11 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin