Melirik Nilai Manfaat dan Mudharat, Wilayah Free Jaringan Internet

Melirik Nilai Manfaat dan Mudharat, Wilayah Free Jaringan Internet

Jaringan internet memang sangat membantu dalam kehidupan kita sehari-hari. Betapa tidak, dengan adanya jaringan internet setiap orang bisa mengetahui berbagai informasi baik dari dalam maupun luar negeri. Selain itu, informasi dari berbagai sektor baik pendidikan, ekonomi, sosial, politik, budaya maupun dunia usaha dan lain-lain juga merasa terbantu dengan adanya internet ini.

Jika kita melihat perkembangan penggunaan internet, penulis mengamati awalnya, khususnya di pinggiran kota, atau di kecamatan dalam ibukota kabupaten, biasanya setiap orang yang akan menggunakan internet, mereka akan pergi ke warung internet (warnet). Atau dengan cara, mereka memasang jaringan khusus dan berlangganan setiap bulan berdasarkan jumlah kuota yang akan dibayar. Kemudian, bergeser ke depan lebih baik lagi, dimana setiap orang dengan mudah dapat berjelajah di dunia maya melalui modem yaitu sebuah perangkat untuk mendapatkan jaringan internet. Dan kini, orang lebih mudah lagi dalam mengakses internet, hanya dengan menggunakan handphone android, yang sudah dilengkapi dengan aplikasi jaringan internet, sehingga mereka yang menggunakan dapat bertambah simple dalam mengakses internet.

Jika sebelumnya, Handphone android, hanya bisa dinikmati beberapa pengusaha, pekerja kantoran, dan orang yang berduit saja, lantaran harganya cukup mahal. Kini, seiring perkembangan zaman, harga android tersebut, kian murah murah tergantung merek dan tipe, ditambah lagi, adanya perusahaan finance yang dapat memberikan promo dan dibayar secara angsuran alias kredit. Sehingga tak heran pula melalui internet ini, orang bisa berselancar setiap hari di dunia maya. Tak hanya anak-anak, kini bisa kita amati mereka yang menggunakan handphone seluler berjaringan internet, orang dewasa bahkan Ibu-ibu yang disebut Ibu-ibu sosialita. Melihat kondisi ini, bisnis pulsa kuota internet pun kian menjamur, lantaran banyak yang membutuhkan. Tak heran jika, kios-kios penjual kuota internet bertaburan disetiap sudut desa dan kota. Bahkan diibaratkan, kuota internet tak lagi sebagai kebutuhan sekunder melainkan sudah menjadi kebutuhan primer, sebab setiap bulan pengguna internet selalu melakukan isi ulang kuota internet. Hal ini dinilai wajar saja, sebab jaringan internet benar-benar sudah dapat dirasakan manfaatnya bagi orang banyak. Hal ini dapat kita lihat, melalui pengaruh jaringan internet tidak sedikit yang tadinya jomblo kemudian mendapatkan pasangan melalui berbagai aplikasi yang tersedia di internet. Begitu pun, usaha bisnis kini pun tak hanya dilakukan secara konvensional saja, namun juga telah dapat dilakukan melalui online.

Melalui media sosial apa pun itu namanya, setiap informasi dapat diserap dengan cepat dan mudah viral. Ini juga karena adanya internet. Dari hal tersebut, dapat kita tarik kesimpulan, jika internet memiliki pengaruh dalam kehidupan sehari-hari. Dan membentuk karakter seseorang. Jika selama ini, tontonan televisi sering ditiru oleh anak-anak kita. Kini, budaya atau apa saja yang dilihat di internet mengubah prilaku anak-anak kita tanpa disadari. Hal ini dapat dilihat, dari film anak-anak yang ada di televisi kurang begitu diminati. Mereka lebih tertarik dengan bermain game di handphone. Atau bermain aplikasi lain. Oleh sebab itu, wajar jika hampir di setiap tempat ditemukan jika banyak yang bermain handphone, baik anak-anak, orang dewasa hingga Ibu-ibu. Pengaruh ini ternyata tanpa disadari juga masuk di lingkungan rumah dan pergaulan di sekitar kita.

Dapat kita perhatikan, di rumah kita ada atau tidak ada tamu atau anggota keluarga semuanya asyik bermain hp sendiri-sendiri. Suasana tampak begitu sepi. Bahkan berdekatan namun irit bicara, lantaran mereka lebih asyik bermain internet di handphone. Begitupun di sekeling kita dapat kita saksikan bersama tak hanya orang yang bersantai, mereka yang sambil berjalan juga sibuk bermain handphone. Begitu dahsyatnya, internet mempengarui kehidupan kita. Hingga semuanya diam membisu, karena sibuknya setiap orang bermain internet. Ya, dari pagi sudah membuka hp, mau tidur membuka intenet di HP, dengan membaca atau membuat status terbaru di medsos. Begitu pada malam hari sibuk vidoe call, dan ngobrol hanya melalui internet saja. Seolah bertatap muka secara langsung dengan tujuan menjalin silaturahmi cukup dengan video call saja. Lagi-lagi semuanya begitu berubah, wajar bila zaman sekarang hidup di zaman generasi internet. Semuanya serba canggih, dan dianggap dunia dalam genggaman namun suasananya terasa sunyi.

Manfaat internet kian terasa, ketika transportasi, pemesanan makanan, fashion, dan kebutuhan lainnya, dapat dipesan melalui online, tanpa orang perlu harus repot-repot ke luar, berjalan-jalan. Masyarakat dapat memilih berbagai trend berbelanja di online shop dengan berbagai star up. Ya, sebab selain harga yang terjangkau, juga kualitas barang yang dipesan pun sangat bagus. Artinya, kepercayaaan masyarakat akan barang online semakin tinggi. Dalam dunia pendidikan, manfaat internet dapat dirasakan untuk membuat kurikulum secara online, atau membuat laporan hasil study mahasiswa di universitas melalui aplikasi yang di buat di universitas tersebut. Kemudian juga sarana promosi bagi dunia usaha dan lainnya. Namun, dari sisi negatifnya juga ada. Dimana kasus kriminal perkosaan lantaran kenalan beberapa di media sosial terjadi. Begitupun dengan kasus penipuan, karena berbelanja di salah satu online shop juga tak dapat terhindarkan. Dan berbagai kasus kriminal lainnya.

Oleh sebab itu, ada plus dan minusnya adanya internet ini. Lalu, bagaimana jika suatu wilayah atau daerah di sebuah kabupaten memberikan fasilitas bagi masyarakatnya untuk mengakses internet melalui program jaringan wifi gratis atau free internet di beberapa titik di ibukota kabupaten. Seperti di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), yang kini memiliki program dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) OKI, melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten OKI, untuk menggratiskan masyarakat internet di beberapa titik di Kota Kayuagung. Yakni, Taman Segitiga Emas, Terminal Kota Kayuagung, Shopping Centre Kayuagung, Masjid Agung Sholihin, dan Gedung Kesenian Kayuagung. Bahkan nantinya, akan menyusul lokasi-lokasi lainnya se- Kabupaten OKI, secara bertahap. Penulis berpendat hal itu sah-sah saja. Namun, kita sebagai orang tua harus benar-benar memberikan pemahaman yang benar kepada anak-anak kita, atau keluarga kita lainnya untuk dapat menggunakan internet secara bijak. Artinya, dapat mengambil manfaat dengan benar. Bukan sebaliknya, menggunakan intenet untuk hal yang tidak baik.

Pendidikan keluarga sangat penting sebab memberikan pengaruh bagi anak-anak. Begitupun di setiap jenjang pendidikan, agar tenaga pengajar atau guru selaku pendidik, juga memberikan pemahaman untuk menggunakan internet dengan baik. Setiap orang selalu mengingatkan agar wilayah free internet baik, namun bukan untuk digunakan kejahatan. Kemudian, kita berharap pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menghilangkan situs-situs yang kurang baik khususnya bagi remaja yang usianya sedang berkembang. Dan kembali ke orang tua, agar juga kita selalu menanamkan nilai-nilai agama kepada anak-anak sehingga benar-benar dapat menyaring atau membedakan manfaat dan mudharat dari wilayah free jaringan internet.

Jangan sampai niat pemerintah untuk mencerdasakan masyarakat melalui akses internet yang mudah tanpa berbayar menjadi disalahkan nantinya. Semoga kita semua dapat menjadi motivator bagi keluarga, sahabat dalam mencermati pengunaan internet. Sehingga rasa manfaat lebih besar didapatkan daripada mudharatnya.

Amiin.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
Feb 13, 2020, 12:36 PM - Runengsih
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma