Melihat Plus dan Minus, Pengiriman Press Realase dari Humas Pemda ke Wartawan

Melihat Plus dan Minus, Pengiriman Press Realase dari Humas Pemda ke Wartawan

Salah satu tugas yang dilakukan bagian Hubungan Masyarakat (Humas) yang ada di setiap pemerintah daerah baik tingkat kabupaten maupun provinsi, selalu membuat press realase suatu kegiatan yang berkaitan dengan ruang lingkungan Pemda setempat.

Baik itu acara seremonial, atau pun kegiatan secara tiba-tiba yang ada di lingkungan Pemda tersebut. Nah, tentunya mereka yang ada di bagian Humas Pemda ini bukanlah orang yang tidak memiliki atau menguasai dalam pembuatan press realase. Pastinya, mereka adalah memiliki kompetensi di bidangnya.

Harapannya adalah melalui karya press realase yang dituangkan dan disebarkan melalui wartawan dan diterbitkan di media masing-masing, memberikan dampak positif atau terbangunnya citra positif Pemerintah Daerah. Sehingga melalui press realase yang dibuat, tak heran Pemerintah Daerah mendapatkan pujian dari berbagai pihak baik dari kalangan DPRD setempat, Pemerintah Daerah tingkat provinsi maupun pusat.

Press Realase kian berarti ketika diketahui masyarakat banyak. Dimana masyarakat banyak mengetahui program kerja pemerintah baik daerah, provinsi maupun pusat. Dari sisi ini bahwa pembuatan Press Realase ini memang sangat berguna bagi pemerintah daerah. Ini merupakan nilai Plus dibuatnya press realase tersebut.

Namun, penulis mengamati di suatu daerah terkadang, Press Realase yang dikirim Humas Pemda ke wartawan baik online maupun cetak, media tersebut tidak memiliki kreatifitas dari mengangkat angle berita. Sehingga yang terjadi adalah keseragaman berita. Baik isinya, maupun judulnya. Hanya saja yang berbeda medianya saja.

Memang kalau dalam teori komunikasi peranan humas PEMDA dalam membangun citra positif ke masyarakat maupun stakeholder telah tersampaikan dengan baik dan sesuai harapan. Namun, paling tidak kita tentu ingin melihat kreatifitas berita yang dihasilkan dari wartawan dan medianya, tanpa mengurangi subtansi nilai berita itu sendiri.

Jangan terkesan “plagiat” lantaran judul sama, isi berita sama namun medianya saja yang berbeda. Oleh sebab itu, penulis pernah berbincang dengan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten OKI, Alexander Bustomi, agar pengiriman press realase ini dibuat untuk hal tertentu saja.

Seperti ketika isu yang memang menjadi pokok persoalan yang meresahkan masyarakat, maka disitulah press realase dibuat dengan seragamnya berita. Namun, jika ada momentum atau kegiatan seremonial Pemda, saya menyarankan agar wartawan dikirimkan saja pointer-pointernya saja. Atau data lain seperti kata sambutan Bupati atau Wakil Bupati sehingga wartawan akan memiliki kreasi dalam mengemas berita.

Kemudian, sisi baiknya kita semua akan mengetahui apa saja yang akan diangkat oleh wartawan setelah sebelumnya diberikan pointer atau data dari suatu peristiwa tersebut. Penulis menilai ini sangat baik, apalagi saat ini wartawan telah banyak yang mengikuti kegiatan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dari berbagai tingkatkan. Dari sinilah kompetensi seorang wartawan akan diuji. Sebab dari tulisan yang hasilkan, kita dapat menilai kemampuan yang dimiliki wartawan tersebut.

Kesimpulannya, kita memberikan apresiasi kepada humas Pemda dalam pembuatan press realase. Tapi, kita juga menyarankan agar itu tidak dilakukan secara terus menerus, kecuali memang ada isu yang memang harus diangkat. Sebaiknya, ada selingan dari humas Pemda, dan selalu aktif dalam memberikan data kegiatan atau pointer suatu acara untuk dikemas menjadi sebuah berita. Sehingga nantinya, akan begitu banyak ragam dan rasa berita yang dihasilkan wartawan dari satu data yang diberikan.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Feb 23, 2020, 7:27 PM - Maman suherman
Feb 17, 2020, 9:08 PM - Bram Asta
Feb 21, 2020, 11:54 PM - RackTicle Manager
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 7, 2020, 2:10 PM - Bayu Rinaldhi
Feb 17, 2020, 12:19 AM - Nabila Afira quraina