Kutukan Tahun Kedua Ancelotti Masih Berlanjut

Kutukan Tahun Kedua Ancelotti Masih Berlanjut

Kemenangan 4-0 Napoli atas tamunya Genk, pada hari selasa kemarin menjadi pertandingan terakhir Anceloti bersama Napoli. Meski Ancelotti berhasil mengantarkan Napoli melaju ke babak sistim gugur liga Champions, tidak mengubah keputusan Napoli untuk memecatnya.

“Napoli telah memutuskan mencabut posisi pelatih tim utama dari Carlo Ancelotti” kata pihak klub seperti dilansir dari ESPN.

"Namun hubungan antara Carlo Ancelotti dan presiden klub Napoli Aurelio De Laurentinus tetap terjaga” imbuhnya

Isu pemecatan ancelotti sudah ‘berhembus’ sejak beberapa minggu kemarin, bahkan media-media Italia mengatakan bahwa Napoli telah menunjuk Gennaro gattuso, yang telah dipecat Ac Milan akhir musim kemarin untuk menggantikan peran Carlo Ancelotti.

Penampilan gemilang Napoli di Liga Champions musim ini berbanding terbalik dengan penampilan mereka di Liga Domestik. Napoli mengawali musim ini dengan kemenangan tipis 4-3 melawan Fiorentina, di pertandinggan kedua, mereka harus menerima kekalahan dari Juventus setelah Kalidou Koulibaly mencetak gol bunuh diri pada masa perpanjangan waktu.

Sempat memenagkan tiga pertandingan berikutnya, termasuk kemenangan atas Liverpool di Liga Champions, namun mereka kembali mengalami kekalahan 0-1 saat menghadapi Cagliari di Liga Domesik.

Performa Napoli yang tidak konsisten ini membuat mereka semakin sulit untuk memperebutkan posisi empat besar di Liga Italia musim ini.

Carlo Anceloti memulai karir kepelatihanya di Reggina pada tahun 1995, setahun kemudian dia pindah ke Parma, di Parma Ancelotti berhasil mengantarkan anak asuhanya finis di urutan kedua, serta lolos kualifikasi Liga Champions.

Pada tahun 1999, ia pindah ke Juventus tetapi dipecat pada tahun 2001 setelah mengantarkan Bianconeri berada di urutan kedua setelah Roma. Setelah dipecat Juventus, Carlo Ancelotti di angkat menjadi manager Ac Milan, bersama Milan Ancelotti berhasil mempersembahkan dua gelar Liga Champions, satu gelar Serie A dan satu gelar Coppa Italia dalam delapan tahun masa baktinya.

Pada tahun 2009 Ancelotti meningalkan Milan untuk menjadi manager Chelsea, di musim pertamanya bersama klub asal London itu, Ancelotti berhasil mempersembahkan gelar Liga Premier dan Piala FA.

Sebelum menjadi Manager Madrid pada tahun 2013 Ancelotti juga pernah menjabat sebagai manager PSG, dia berhasil mempersembahkan satu gelar Ligue 1 pada musim 2012-2013 selama dua musim masa kepelatihanya.

Di Bernabeu, pria 60 tahun ini berhasil mempersembahkan satu trofi Liga Champions dan satu Copa del Rey di tahun pertama kepemimpinnanya, meskipun dia di pecat setahun kemudian.

Pada tahun 2016 dia ditunjuk menjadi manager Bayer Munich dan memenangkan satu gelar Bundesliga sebelum dipecat di pertengahan musim kedua kepelatihanya.

Di musim panas 2018 kemarin Carlo Ancelotti resmi menjadi manager Napoli, dimusim debutnya sebagai manager Napoli Carlo Ancelotti berhasil mengantarkan Napoli finis di urutan kedua setelah Juventus, rupanya kutukan tahun kedua kepelatihan Ancelotti masih berlanjut, karna pada selasa kemarin pihak Napoli resmi memecat pria 60 tahun ini.

Baru sehari diberhentikan Napoli, Ancelotti sudah dirumorkan sebagai salah satu kandidat calon manager Arsenal. Bila resmi menjadi pelatih Arsenal mampukah Ancelotti menghapus kutukan di Tahun kedua kepelatihanya? Bagaimana pendapat anda?



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author
Popular This Week
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin