Hidup Dengan Hemat

Hidup Dengan Hemat

Hallo, namaku dina aku tinggal di Ibukota Jakarta, Jakartanya sih tepatnya di Jakarta selatan. Aku anak yang lahir di tanggal 12 Januari 2006, sekarang aku duduk di SMP kelas 8. Aku anak tunggal dari ibu dan ayahku. Walaupun aku anak tunggal tapi aku tidak pernah dimanja dengan kedua orangtuaku. 

Senin Pagi, aku sudah siap untuk berangkat ke sekolahku. Aku sarapan bersama kedua orangtuaku, ibu telah menyiapkan sarapan yang sangat lezat, selain menyiapkan sarapan dia juga tidak lupa menyiapkan bekal untuk aku dan ayah. Keluargaku memang suka hemat dan ,tidak lupa juga menabung untuk keperluan yang akan datang. Setelah selesai sarapan Aku dan Ayah langsung bergegas untuk berangkat, tapi aku juga tidak lupa berjabat tangan dengan ibu tersayangku, setelah itu aku langsung menuju motor merah milik ayah, ayah selalu mengantarkan aku ke sekolah. 

Tepat pukul 06.30 aku sudah sampai di sekolah, sekolahku memang tidak terfavorit yang kalian bayangkan, sekolahku hanya sekolah biasa, tapi bagiku itu sudah cukup untukku menimba ilmu. Jam sudah menunjukkan pukul 07.00 waktunya belum sekolah berbunyi itu tandanya semua siswa harus masuk kelas dan mengikuti pelajaran sesuai jam yang diberikan, oh iya di situ aku sebangku dengan teman baikku yang bernama laras, walaupun dia suka mengangguku tetapi aku bersyukur bisa berteman dengan dia.

Beberapa jam kemudian, jam pelajaran telah usai dan waktunya bel istirahat berbunyi "Teng Teng Teng" Kadang suara bel itu membuat satu kelas kaget, karena suaranya yang keras. Laras mengajakku ke kantin sekolah untuk membeli beberapa makanan dan minum, setelah sampai di kantin sekolah laras sudah mengambil banyak sekali makanan dan tidak lupa juga dengan satu botol minuman, aku terkejut melihat tingkah laras yang sangat rakus, dia rakus karena lapar sampai sampai aku bisa tertawa terbahak-bahak "hahahahah". Dan aku pun juga mengambil beberapa makanan yang aku sukai saja tapi aku mengambil tidak lebih dari lima paling hanya dua, atau tiga saja karena aku sudah membawa bekal dari rumah. Di kantin aku tidak pernah beli minuman botol atau minuman jenis lainnya karena aku merasa cukup dengan sebotol air putih yang ku bawa. Kalian jangan ngomong kalau aku tidak bisa beli, tapi aku sudah diajarkan oleh ibu untuk hemat, menurut kalian apakah hemat ku berlebihan hehehe. Selesai membayar makanan Aku dan Laras langsung menuju ke kelas untuk memakan makanan kami berdua, di kelas tidak hanya makan tapi juga cerita cerita hal hal yang lucu. 

Jam cepat berlalu Pukul 14.00 aku harus berpisah dengan Laras, karena bel pulang sekolah sudah berbunyi. Aku menunggu Ayah di depan gerbang setelah beberapa menit motor ayah sudah terlihat, sampailah ayah di sekolahku dan aku langsung mendatangi ayah dan membonceng di motor tersebut, ayah pun langsung tancap gas untuk menuju pulang ke rumah. 

Sesampainya di rumah aku langsung mengetuk pintu dan mengucap "Assalamu'alaikum", ibuku pun menjawab dan membukakan puntu "Waalaikumsalam". Aku langsung bersalaman dengan ibu, ibu pun menyuruh aku untuk ganti baju. Aku pun langsung menuju ke kamar, setelah selesai aku langsung membantu ibu di dapur kalau tidak biasanya aku menyapu halaman dan menyirami tanaman milik ibu. Aku merasa tidak pernah mengeluh untuk membantu ibu karena aku tahu perjuangan ibu membesarkanku seperti apa dan tidak lupa juga perjuangan ayahku untuk menafkahi keluarga. Sungguh bersyukur aku telah diberikan orangtua yang sangat menyayangiku dengan tulus, walupun aku tidak bisa membalas semua jasa jasanya, Selesai aku membantu ibu aku langsung bersih bersih.

Pukul 17.00 keluarga selalu berkumpul di teras untuk berbincang-bincang dan saling berbagi cerita, aku selalu bercerita bagaimana aku di sekolah, kalau ayah hanya bercerita tentang pekerjaannya, tidak lupa ibu juga cerita bagaimana ibu ibu di komplekku bila berbelanja di tukang sayur, cerita ibu agak bikin ketawa "hehehe". Selama berbincang-bincang ibu tidak lupa membuat aku dan ayah secangkir teh dan tidak lupa juga dengan camilan, seperti itulah kehidupanku dan keluargaku yang cukup membuatku bahagia.

"SELESAI"

 

 NASEHAT: 

  • Jadilah orang yang hemat dan suka menabung, jangan lupa selalu sisihkan uang sakumu untuk ditabung.
  • Selalu jadi orang yang banyak banyak bersyukur kepada Tuhan dan tidak lupa membantu orangtua, kamu hanya bisa membalas jasa jasanya dengan membantunya.


It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin