Kajian Singkat Virus Corona dari Sekolah Thabib Profesional

Kajian Singkat Virus Corona dari Sekolah Thabib Profesional

Rahayu,,,,,,,,,

Masih terkait Corona / COVID-19. Hari ini saya mau membahas terkait virus tersebut namun dari sudut pandang Sekolah Thabib Profesional yang dikelola oleh dr. Jim. Sebelum kita lanjut, saya juga sebelumnya pernah menuliskan artikel terkait Virus Corona dan Kajian Spiritual, Hakikat, dan Keilmuan Thabib. Bisa dilihat.

Nah kali ini saya menuliskan khusus dari Sekolah Thabib Profesional, beberapa hal tentang Covid – 19 ini.

Langsung ke intinya saja!

A.    Penularan

Penularan terjadi melalui 4 hal ini. Yaitu :

-         Udara

Penularan melalui udara sudah jelas. Virus akan “terbang” dan “hinggap” di tempat tertentu, termasuk manusia. Apalagi, bisa sampai terhirup manusia. Misalkan, seseorang bersin, dan…. Kita sudah memang berada disekitarnya, walaupun tidak berhadapan, tapi bisa saja virus itu terbawa udara dan kita menghirupnya. Kita tidak bisa melihatnya dengan mata telanjang kan……….

-         Barang yang terpapar

Sama seperti di atas. Barang bisa terpapar. Rentang waktu bermacam macam, ada yang hanya 2 sampai 4 jam, atau hingga beberapa jam. Sampai beberapa hari. Jadi, sebisa mungkin kita tidak banyak memegang benda yang berada di tempat umum. Apabila memang seharusnya dipegang, maka siapkanlah antiseptic.

-          Kontak dengan hewan

Artikel saya sebelumnya juga membahas tentang hewan, sehingga memang seharusnya kontak dengan hewak kita kurangi. Apalagi kalau kita ngga tau hewan ini apakah memang sudah terjangkit virus corona atau belum.

-          Kontak dengan penderita

Nah kalau ini sudah pasti. Sampai pemerintah melakukan lockdown terhadap daerah yang tingkat penyebaran corona nya sangat parah.

Berdasarkan salah satu penelitian dari Jerman, virus corona ini bisa bertahan dari 2 jam hingga 9 hari di benda benda tertentu seperti plastic, logam, kaca, dan termasuk salah satunya adalah handphone. Jadi, rajin rajinlah kita membersihkan diri.

B.      Gejala

Menurut Sekolah Thabib Profesional, gejala apabila terkena virus corona adalah

-          Demam tinggi

Mengapa demam? Tubuh kita ini hebat, apabila ada “benda asing” masuk ke tubuh kita, maka tubuh kita akan “memanaskan diri” supaya benda asing tersebut hancur di dalam tubuh kita. Kadang salahnya adalah, kalau panas tapi tidak disertai pemeriksaan apakah karena bakteri atau bukan, tiba tiba langsung diberi obat penurun panas. Padahal, panas tubuh itu biasa, karena memang mekanisme tubuh harus begitu ketika ada benda asing masuk ke tubuh.

-          Batuk

Batuk, sudah pasti organ yang diserang adalah paru paru. Kalau ada batuk, dan panas tubuh, segeralah periksakan sebelum terlambat.

-          Muntah

Muntah terjadi karena perut merasa tidak nyaman. Jika ini juga terjadi, sebelum corona lebih parah, cobalah periksakan dulu. Tapi jangan salah sangka dulu ya, bisa saja muntah terjadi karena kekenyangan.

-          Diare

Diare adalah sering buang air besar. Frekuensinya lebih banyak dibandingkan biasanya. Selagi itu juga, biasanya agak encer. Tapi, jika semua gejala ini ada, lebih baik segera konsultasikan ke dokter.

C.      Pencegahan

Nah menurut dr. Jim dari Sekolah Thabib Profesional, ada 12 tips yang bisa dilakukan untuk pencegahan virus corona / covid-19. Berikut ini adalah 12 tips yang bisa anda lakukan sebaik-baiknya.

1.       Konsumsi susu kambing.

Kenapa kita harus mengkonsumsi susu kambing? Sebelum menjawab pertanyaan ini, alangkah baiknya kita mengetahui dulu, organ apa sih yang diserang oleh virus corona ini? Yaps, diatas sudah ada jawabannya. Virus corona menyerang organ paru-paru. Sehingga apabila paru-paru kita lemah, maka itu akan memudahkan virus corona masuk ke tubuh kita. Dengan kata lain, kita harus memperkuat paru-paru kita. Caranya? Ya kita bisa konsumsi susu kambing. Karena susu kambing bisa memperkuat sistem pernafasan kita. Dan paru-paru adalah merupakan sistem pernafasan manusia.

2.       Konsumsi daging

Menurut dr Jim, konsumsi daging yang dianjurkan adalah 100 gram per hari. Nah, di artikel saya sebelumnya juga ada membahas sedikit tentang bagaimana pencegahan virus corona ini.

3.       Stop Makan

Nah untuk kali ini, bukan puasa dulu ya….. Tapi yang dimaksud stop makan adalah, makanan yang terbuat dari tepung dan glutein. Kenapa demikian? Sifat tepung adalah kering dan menyerap air. Sehingga kalau kita makan turunan tepung, maka tubuh kita bisa kekurangan air. Dan menyebabkan tubuh kita mejadi dehidrasi.

4.       Konsumsi Air

Setiap hari kita pasti konsumsi air, tapi….. pasti ngga menghitung kan berapa jumlahnya? Yaps, menurut dokter ini adalah 3 liter setiap hari. Tujuannya adalah supaya tubuh kita tidak kekurangan air . Karena disaat hadirnya virus ini, cuaca adalah basah dan dingin, pas dengan datangnya virus corona. Maksudnya tempat hinggapnya. Dia menyukai yang dingin. Dan untuk itu perlu memanaskan tubuh, dan pastinya banyak air (keringat) yang keluar.

5.       Perhatikan suhu tubuh

Nah, seperti yang saya tulis diatas, virus corona ini hadir ke tubuh mereka yang dingin. Jadi, bersyukurlah kita yang tinggal di Indonesia yang suhunya cukup panas. Tapi, belakangan suhu udara juga menjadi dingin. Sehingga tetap kita harus berhati hati. Nah, kita bisa membuat tubuh kita menjadi panas, misal dengan sauna, ataupun berolahraga yang cukup dan mengeluarkan keringat.

6.       Air hangat.

Nah paling tidak, diantara 3 liter air tadi, seperti point nomor 4, itu setidaknya perbanyak air hangat. Tujuannya adalah untuk mencegah PPL. Apa sih PPL? PPL adalah Penyebab Penyakit Luar.

7.       Relaksasi

Jangan lupa relaksasi. Relaksasikan diri dalam berpikir, karena berpikir lebih keras bisa membuat darah terkonsentrasi ke otak, dan darah ke saluran nafas atau saluran pencernaan dan organ dalam lainnya akan berkurang. Sehingga, relaksasikan sejenak.

8.       Mandi

Nah setiap dari kita pasti mandi kan setiap hari. Tapi disini yang disarankan adalah mandi dengan menggunakan garam laut. Air dicampur dengan garam lalu dilarutkan ke dalamnya. Dan dipakai untuk mandi. Menurut dr Jim, air garam laut ini bisa mencegah PPL atau Penyebab Penyakit Luar. Dan menurut saya sediri, garam ini baik untuk membersikan energi negative dalam tubuh.

9.       Gunakan sabun antiseptic

Nah mandi yang disarankan adalah selain menggunakan garam laut, juga menggunakan sabun antiseptic. Supaya apa? Supaya bakteri atau sejenisnya bisa hilang terkena antiseptic.

10.   Siapkan alcohol semprot

Menurut dr Jim, siapkan alcohol semprot  di depan rumah yang kadarnya 70%, karena virus corona ini akan mati pada kadar alcohol yang 60%.

11.   Suhu ruangan

Nah seperti yang saya tulis pada poin poin sebelumya. Jangan sampau tubuh dingin. Dan suhu ruangan kalau bisa standar aja. Tidak perlu pakai AC hingga terlalu dingin, dan kalau bisa AC pun untuk sementara dimatikan dulu. Karena apa? Virus ini menyukai kondisi lingkungan yang dingin.

12.   Stop Diet

Stop dulu diet karbohidrat. Misal nasi, pada saat ini. Karena lawan dari high protein yang diakibatkan kenaikan enzim protease dan enzim papaya yaitu karbohidrat atau nasi.

13.   Terakhir

Kadar lemak yang rendah akan memudahkan virus ini masuk ke dalam tubuh, karena kadar lemak tinggi akan menyebabkan suhu tubuh tinggi. Sehingga kita memang perlu meningkatkan kadar lemak kita untuk meningkatkan suhu tubuh kita.

Nah ini dia sekilas tentang virus corona yang saya tuliskan berdasarkan poster singkat dari dr Jim dari Sekolah Thabib Profesional. Jika bermanfaat, silahkan share tulisan saya ini kepada teman teman yang membutuhkan.

Salam Oneness,

VionelixInderferium Liviergoz Derisyacto Lasvaha



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Konsultan Penyembuhan Ajaib

Recent Articles
Apr 6, 2020, 1:37 AM - Deni Riyandi
Apr 5, 2020, 1:02 PM - Andria Ranti
Apr 5, 2020, 10:15 AM - Singgih Tri Widodo
Mar 30, 2020, 2:11 PM - Shinta Kusuma
Mar 30, 2020, 2:01 PM - Indraz