Ini Alasannya Temperatur dan Cahaya Mempengaruhi Kualitas Tidur Anda

Ini Alasannya Temperatur dan Cahaya Mempengaruhi Kualitas Tidur Anda

Setiap orang  mempunyai alasan masing- masing untuk tetap terjaga di malam hari, dari pikiran yang bikin pusing tujuh keliling karena masalah pekerjaan atau masalah keluarga,  hingga mungkin terlalu banyak minum kopi tanpa ingat batas aman bagi peminum kopi. 

Dan satu hal yang mungkin menjadi faktor utama sulit tidur bagi sebagian besar orang adalah kamar tidur yang tidak memiliki suhu terbaik dan faktor cahaya dimana sangat mempengaruhi untuk bisa tidur nyenyak. Tidak ada yang suka suhu ruangan yang panas, berkeringat seantero badan dan ngenesnya lagi, pakaian bisa basah kuyup seperti selesai olahraga. Berusaha untuk tidur merupakan perjuangan yang berat jika dalam kondisi seperti ini. 

Menemukan suhu terbaik untuk tidur bisa merupakan usaha yang sulit, terutama jika Anda tidak dapat mengontrol suhu di kamar Anda. Namun, mengontrol suhu kamar tidur merupakan hal yang penting dibandingkan jika semalaman dihabiskan dengan  melempar selimut kesana kemari. 

Dipastikan Anda tidak lelap tidur jika dalam kondisi seperti ini. Dan walhasil, dipastikan sekali lagi, Anda tidak cukup istirahat esok harinya. Badan menjadi 3L... lemas, loyo dan lunglai. Parahnya lagi jika Anda harus ke kantor atau melakukan rutinitas keseharian Anda.. pusing deh..pusing..

Dan sekarang Anda mungkin sadar bahwasanya tidur nyenyak adalah faktor penting bagi kesehatan Anda, hal itu tidak bisa ditawar lagi.. Ingat, kualitas tidur yang buruk terkait dengan berbagai penyakit kronis seperti depresi, penyakit jantung, dan diabetes tipe 2. Ini juga dapat berdampak pada fungsionalitas tubuh ketika beraktifitas  dalam melaksanakan kegiatan kita sehari-hari.

Jadi, sudah sangat jelas akan kebutuhan  tidur nyenyak setiap malamnya, dan seberapa panas atau dingin kamar tidur sangat memainkan peran penting dalam proses “tidur nyenyak” Anda. Dengan kondisi temperatur udara yang sesuai, maka dipastikan Anda akan terbang ke alam mimpi, dan tetap disana...sampai alarm pagi membangunkan Anda...kriing..kriinggg

Pengaruh temperatur terhadap kualitas tidur

Faktor stres, minum alkohol hingga urusan dengan ponsel merupakan beberapa hal yang berdampak pada kualitas tidur menjadi berkurang. Hal itu bisa disiasati  dengan mengubah suhu kamar, hal itu berdampak positif pada kualitas tidur Anda.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada Sleepsurveyed 2000 Brits, menemukan 50% responden memiliki permasalahan tidur karena temperatur ruangan kamar tidur yang terlalu panas. Jadi, ada baiknya untuk mengatur suhu udara kamar pada 16 derajat celsius.

Hal ini dikarenakan , pada malam hari, tubuh manusia akan lebih banyak mengeluarkan suhu panas, terutama dalam kondisi tidur. Sehinga  kondisi ini bisa mempengaruhi kualitas tidur hingga menyebabkan masalah kesehatan.

Ketika Anda berbaring, tubuh Anda menjadi dingin, dan ketika Anda bangun, maka tubuh Anda menjadi hangat. Konsensus  secara ilmiah adalah bahwa suhu tubuh Anda turun beberapa derajat saat Anda tidur. Penurunan suhu tubuh ini terkait dengan produksi dan pelepasan melatonin, hormon yang diproduksi di otak yang berfungsi untuk membantu tidur. 

Hal ini menjelaskan mengapa disarankan agar kamar Anda berada dalam "kondisi dingin" untuk menghasilkan kualitas tidur yang lebih baik. Jadi  kesimpulannya, menjaga ruang kamar tidur menjadi lebih dingin akan sangat membantu proses tidur Anda karena suhu inti alami tubuh Anda menurun selama tidur.

Dalam urusan tidur ini, kita bukan hanya berbicara tentang bagaimana untuk bisa tertidur tetapi juga bagaimana untuk bisa tetap tertidur. Suhu tubuh Anda biasanya menjadi kurang teratur selama tidur dalam fase REM. Rapid Eye Movement (REM) merupakan  salah satu fase dalam tidur malam yang ditandai oleh tingginya aktivitas otak dan kecenderungan bermimpi. 

Ketika Anda tidur malam, kondisi dalam fase tidur REM dipengaruhi oleh faktor umur dan berbagai faktor lainnya. Fase tidur REM dalam rentang waktu yang lebih lama bermanfaat menguatkan memori dan kemampuan mental. Pada saat bermimpi dalam fase REM terasa seperti kejadian yang benar-benar terjadi dan menjadikan sesuatu yang ingin tetap terjadi sepanjang malam. 

Fase tidur REM mungkin terjadi terjadi beberapa kali dalam semalam, artinya ada peluang suhu ruangan Anda mempengaruhi suhu tubuh Anda lebih dari biasanya. Banyak yang mengatakan, bahwasanya dalam ruangan yang hangat dapat juga tertidur nyenyak..mungkin benar ...tetapi penelitian menunjukkan bahwa suhu dingin cenderung lebih baik untuk tidur secara keseluruhan. 

Berdasarkan penelitian tahun 2017 yang diterbitkan di Science Advances,  dengan menggunakan data mengenai suhu di malam hari dari 765.000 responden survei AS dari tahun 2002 hingga 2011,  dimana fokus penelitian pada kenaikan suhu di malam hari berdampak pada kualitas tidur. Para peneliti menemukan hubungan yang menarik antara suhu malam yang tinggi dan tidur yang kurang ideal. 

Penelitian sebelumnya juga menunjukkan bahwa suhu yang lebih dingin menjadikan tidur tetap terjaga dengan nyaman, dengan kata lain meminimalisir kualitas tidur yang buruk. Dan berbanding terbalik dengan dampak yang ditimbulkan oleh suhu yang panas. namun satu hal yang harus diperhatikan bahwasanya tidur dalam kondisi dingin mengharuskan Anda untuk juga memakai pakaian tidur secukupnya dalam kondisi udara yang dingin

Suhu terbaik untuk tidur nyenyak

Nah, karena suhu berpengaruh terhadap kondisi tidur, maka berapakah temperatur kamar tidur yang ideal? Secara umum suhu 16 derajat celcius sudah dapat dikatakan menjadikan kamar tidur Anda berada dalam kondisi nyaman nan tentram untuk tetap tertidur sampai pagi. Namun tetap harus memperhitungkan berbagai aspek dalam kehidupan Anda yang biasanya berbeda antara indivudu yang satu dengan lainnya. Misalnya, jika Anda memiliki kondisi kesehatan yang membuat Anda merasa kedinginan sepanjang waktu, mungkin akan lebih baik jika Anda  tidur dalam kondisi ruangan yang sedikit lebih kering.

Kondisi lainnya mungkin termasuk hal-hal seperti memastikan kamar Anda gelap dan tenang, memiliki waktu tidur yang konsisten, dan bahkan mengubah konsumsi alkohol dan kafein Anda jika hal tersebut membuat Anda terjaga di malam hari. 

Jika Anda tidak dapat mengontrol suhu kamar Anda

Ada banyak alasan mengapa menurunkan suhu kamar Anda merupakan suatu hal yang tidak mungkin untuk dilakukan.  Mungkin saja Anda tinggal di gedung dimana Anda tidak memiliki kendali atas sistem pengatur suhu ruangan. Atau Anda mungkin tidur dengan seseorang yang memiliki pendapat atau aturan sendiri mengenai suhu kamar yang optimal. 

Jika Anda ingin memastikan suhu kamar yang Anda ideal untuk tidur tanpa mengubah alat pengatur suhu, berikut beberapa tip yang bermanfaat:

1. Jika kamar Anda terlalu panas:

- Maka yang harus segera Anda lakukan adalah mengganti tempat tidur Anda. Pertimbangkan menggunakan seprai dan alas tidur yang terbuat dari bahan katun dan dingin.

- Gunakan kipas angin. 

Karena ide utamanya adalah untuk untuk menjaga suhu inti Anda turun. Gunakan kipas angin di kamar Anda untuk tetap dingin sepanjang malam. 

- Tidur dengan busana sangat minim. 

Ini adalah cara yang cukup sederhana untuk menjaga diri Anda tetap dingin di malam hari. Dan Anda harus juga mencoba selimut tidur yang cocok ketika Anda tidur dalam busana minim tersebut. Dalam arti kata, selimut tidur tersebut membuat Anda cukup hangat tetapi tidak terlalu panas ketika Anda  tidur.

- Pertimbangkan untuk membeli BedJet. 

Perangkat BedJet ini adalah sistem khusus yang menggunakan udara dan aplikasi smartphone untuk membantu Anda mengatur suhu saat tidur. Perangkat ini pada dasarnya merupakan sebuah tabung yang melekat pada unit ventilasi yang dapat mendinginkan atau menghangatkan sisi tempat tidur Anda saat Anda tidur. Tabung menarik udara dari lantai kamar Anda, dan membawanya ke tempat tidur Anda sebagai udara yang lebih dingin, atau menghangatkannya jika Anda menggunakan pengaturan pemanasan. 

2. Jika kamar Anda terlalu dingin:

Kadang kala ada kondisi dimana temperatur terlalu dingin untuk bisa tidur malam dengan nyenyak. Jika Anda berurusan dengan ruangan yang terlalu dingin seperti ini, maka saran berikut mungkin dapat membantu:

- Kenakan kaus kaki ke tempat tidur. 

Mungkin ini merupakan salah satu cara termudah untuk mendapatkan sedikit kenyamanan ekstra, Anda bisa mengenakan kaus kaki untuk membuat Anda tetap hangat. Jika Anda khawatir tentang kaki berkeringat di malam hari, pilihlah kaus kaki yang terbuat dari bahan yang bisa melepaskan panas seperti kapas atau wol.

- Letakkan botol air panas di dekat kaki Anda. 

Anda dapat mempertimbangkan untuk menaruh botol air panas di kaki Anda yang dapat menghangatkan dan memberikan kenyamanan tersendiri.

- Gunakan tempat tidur tambahan. 

Tempat tidur tambahan digunakan bagi Anda yang memutuskan tidur sendiri atau tidak berbagi tempat tidur. Kontrol suhu mutlak berada dalam kendali Anda seperti misalnya penggunaan selimut. Jika Anda berbagi tempat tidur dengan orang, maka mau tidak mau Anda harus mempertimbangkan perubahan yang Anda lakukan mungkin bisa mengganggu kenyamanan tidur orang lain.

- Pertimbangkan mempergunakan selimut listrik. 

Jika kamar Anda dingin dan Anda ingin tetap nyaman di kamar, maka pertimbangkanlah untuk membeli selimut listrik.  Meskipun dinamakan selimut, tetapi cara penggunaannya yaitu diletakkan di atas kasur seperti layaknya sprei, dan kita dapat berbaring di atasnya. Suhu panasnya-pun dapat disesuaikan menurut kebutuhan. Tetapi hati-hati jangan lupa untuk mematikannya kembali setelah selesai digunakan karena selain berbahaya yang dapat timbulkan seperti kebakaran, tagihan listrik-pun bisa ikut membengkak. Pastikan untuk mengikuti instruksi manualnya sehingga Anda dapat tidur nyenyak dan aman sepanjang malam.

Pengaruh cahaya terhadap kualitas tidur

Kebutuhan akan tidur nyenyak sangat penting bagi tubuh dan juga kesehatan. Untuk itu seseorang harus menciptakan lingkungan yang kondusif untuk tidur, salah satunya dengan mematikan lampu atau hanya menggunakan cahaya redup. Meski sebenarnya ada sedikit orang yang bisa tidur dalam lingkungan cahaya terang.

Kualitas tidur banyak dipengaruhi oleh berbagai hal  dan hal ini dapat mengganggu ritme sirkadian tubuh seseorang seperti halnya cahaya, kondisi tempat tidur serta lingkungan kamar.

Seperti kita ketahui, siklus ritme sirkadian yang terjadi di dalam tubuh  kita mengatur proses biokimia, fisiologis dan juga kimia dalam tubuh. Ritme sirkadian ini secara unik dikontrol oleh hipotalamus di bagian otak kecil dimana sel-sel bertanggung jawab terhadap ritme sirkadian yang dikelola, dan semua sinyal yang diterima oleh retina akan ditransfer ke hipotalamus.

Retina dimata kita mempunyai  banyak sel yang sensitif terhadap pengaruh cahaya, yaitu sel-sel yang merasakan cahaya dan mengirimkan sinyal ke otak untuk memberi petunjuk apakah hari masih siang atau sudah malam.

Cahaya lampu akan dengan cepat diserap oleh sel-sel peka cahaya di retina. Selanjutnya sel-sel ini akan mengirimkan sinyal ke otak dan menyampaikan pesan bahwa hari masih terang atau siang.

Butuh beberapa waktu untuk bisa menormalkan siklus tidur kembali dalam kondisi seimbang. Tapi jika terjadi terus menerus dan adanya paparan cahaya yang berkepanjangan maka semakin lama waktu tidur seseorang akan makin tertunda dan membuat tubuh terjaga lebih lama.

Untuk itu lingkungan berperan penting dalam mempengaruhi kualitas tidur seseorang. Usahakan mematikan lampu atau menggunakan cahaya redup di kamar dan mengatur suhu yang kondusif (tidak panas tapi juga tidak terlalu dingin).

Tidur yang nyenyak sangat penting dalam memaksimalkan pikiran dan tubuh yang sehat. Ada banyak efek buruk yang bisa didapatkan jika seseorang tidak tidur dengan cukup seperti meningkatkan risiko beberapa penyakit dan menurunkan produktivitas.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author

Berbagi artikel kepada orang lain, itu menyenangkan...jika artikel itu dibaca orang lain, itu membahagiakan....

Recent Articles
Apr 6, 2020, 1:37 AM - Deni Riyandi
Apr 5, 2020, 1:02 PM - Andria Ranti
Apr 5, 2020, 10:15 AM - Singgih Tri Widodo
Mar 30, 2020, 2:11 PM - Shinta Kusuma
Mar 30, 2020, 2:01 PM - Indraz