Gempa Bumi di Sukabumi dan Antisipasinya

Gempa Bumi di Sukabumi dan Antisipasinya

Hai semua, udah update informasi terbaru hari ini? Barusan buka sosial media di Twitter dan alhasil hashtag gempa berada di baris pertama populer di Indonesia dan terakhir saya lihat sudah mencapai angka 17,2 ribu tweet.

Dan pada akhirnya saya tertarik untuk baca-baca dan klik sana klik sini yang sedang trending topik yaitu gempa.

Banyak warga twitter yang memberikan kabar terbaru tentang gempa. Namun, saya otomatis fokus sama akun twitter BMKG untuk mencari kebenaran informasinya.

Dalam hati sambil bertanya-tanya, terjadi gempa di mana? Apakah berpotensi tsunami? Dan lain-lain.

Berikut ini pengumuman dari BMKG seputar gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sukabumi Jawa Barat melalui akun twitternya :

Dilansir dari laman BMKG, pada hari selasa tanggal 10 Maret 2020 pukul 17.18.04 WIB wilayah Sukabumi diguncang gempa tektonik.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M = 4,9.

BMKG juga menuliskan bahwa Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 6,81 Lintang Selatan dan 106,66 Bujur Timur atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 23 km arah Timur Laut Kota Pelabuhan Ratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 10 km.

Tambah lagi nih guys, menurut BMKG gempa bumi yang terjadi itu jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar lokal.

Dan hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar atau ­Strike - Slip Fault.

Guncangan gempa bumi ini dirasakan di beberapa daerah diantaranya : 

  1. Cikidang, Ciambar, Cidahu, Kalapa Nunggal IV – V MMI (Getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun).
  2. Panggarangan, Bayah III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).
  3. Citeko, Sukabumi II – III MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Dan BMKG juga menyatakan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Lalu, cara untuk mengantisipasi terjadinya gempa bumi itu gimana?. Jadi, dilansir dari laman BMKG ada beberapa hal yang perlu kita lakukan sebelum, sesaat dan sesudah terjadinya gempa bumi.

Sebelum Terjadi Gempa Bumi

 Beberapa antisipasi yang bisa kita lakukan sebelum terjadinya gempa bumi adalah sebagai berikut :

 1.       Kunci Utama

Kunci utamanya yaitu kita haru tahu apa itu gempa bumi. Teman-teman semua di sini saya yakin betul sudah tahu apa itu gempa bumi. Kita juga harus memastikan bahwa struktur dan letak bangunan atau rumah kita dapat terhindar dari bahaya yang disebabkan oleh gempa bumi, guys. Misalnya longsor ataupun liquefaction. Selain itu kita harus mengevaluasi kalau perlu merenovasi ulang struktur bangunan atau rumah kamu agar terhindar dari bahayanya gempa bumi.

 

2.       Mengenal Lingkungan Tempat Kerja

Maksudnya di sini kita harus tahu dimana letak pintu keluar, lift dan tangga darurat. Kalau sewaktu-waktu terjadi gempa bumi, kita sudah tahu tempat paling aman untuk berlindung. Kalau kita gak kenal sama lingkungan kerja, wah bingung dong pastinya. Mau cari tangga darurat aja gak tahu tempatnya belum juga ketambahan panik. Oleh karena itu pentingnya mengenali lingkungan tempat kerja.

3.       Persiapan Rutin di Rumah dan Tempat Kerja

BMKG juga menyarankan bahwa perabotan seperti lemari, cabinet dan lain-lain itu diatur menempel pada dinding entah itu dipaku atau diikat untuk menghindari jatuh, roboh atau bergeser saat gempa bumi terjadi. Untuk bahan-bahan yang mudah terbakar, sebaiknya kita simpan pada tempat yang tidak gampang pecah, untuk menhindari tejadinya kebakaran. Tambah lagi nih, matikan air, gas dan listrik yang udah gak kamu pakai.

4.       Penyebab Celaka yang Paling Sering Terjadi adalah Kejatuhan Material

Sebaiknya kita mengatur benda-benda yang berat sebisa mungkin berada di bagian bawah. Dan juga cek kestabilan benda yang tergantung yang dapat jatuh saat terjadinya gempa bumi. Kayak misalnya lampu guys. Buat menghindari kita kejatuhan benda itu.

5.       Alat yang Wajib ada Di setiap Tempat

Nah ini, yang namanya wajib itu berarti penting. Alat yang harus kita siapkan adalah kotak P3K, senter, radio, air dan makanan suplemen. Ingat guys, buat jaga-jaga nih. Wajib.

Saat Terjadi Gempa Bumi

Lanjut lagi, antisipasi yang bisa kita lakukan saat terjadi gempa bumi adalah sebagai berikut :

1. Di Dalam Bangunan

Misalnya pas terjadi gempa bumi kita lagi di dalam bangunan nih, kita harus lindungi badan dan kepala dari reruntuhan bangunan atau material dengan cara sembunyi di bawah meja atau tempat lain yang bisa melindungi kita dari reruntuhan.

2. Di Luar Bangunan

Kalau kita ada di luar bangunan pas terjadinya gempa bumi, kita harus menghindar dari bangunan yang ada disekitar kita. Jauh-jauhlah pokoknya dari tiang listrik, pohon, gedung dan lain-lain. Dan satu lagi yang perlu diingat, kita juga harus memperhatikan tempat kita berpijak dan hindari apabila terjadi rekahan tanah. Jangan sampai kita udah lari ke tanah lapang dan menjauh dari tiang listrik atau bangunan yang sewaktu-waktu bisa ambruk, eh malah kita berdiri di tanah yang rekah. Hati – hati ya guys.

3. Saat Mengendarai Mobil

Kalau ini seandainya pas terjadi gempa bumi, kita sedang berkendara guys. Yang harus kita lakukan adalah keluar dari mobil, turun dan menjauh dari mobil.

4. Di Pantai

Karena gempa bumi itu kan kita tidak tahu kapan akan terjadinya ya guys, bisa saja kita lagi travelling ke pantai dan ternyata terjadi gempa bumi. Yang harus kita lakukan adalah menjauh dari pantai untuk menghindari bahayanya tsunami yang mungkin saja bisa terjadi. Ya walaupun kita tahu, kalau gempa bumi belum tentu berpotensi tsunami, tapi kita wajib waspada. Ini juga berlaku untuk orang-orang yang tinggal di daerah pantai ya, jadi bukan hanya untuk wisatawan.

5. Di Pegunungan

Ini buat masyarakat yang tinggal di pegunungan atau siapapun yang gak sengaja lagi berlibur di daerah pegunungan. Apabila terjadi gempa bumi, kalian harus menghindari daerah-daerah yang rawan longsor.

Setelah Terjadi Gempa Bumi

Yang terakhir teman-teman, antisipasi yang bisa kita lakukan setelah terjadi gempa bumi adalah sebagai berikut :

1. Di Dalam Bangunan

Jika kita sedang berada di dalam bangunan, antisipasi yang kita lakukan setelah terjadi gempa bumi yaitu kita harus keluar dari bangunan itu dengan tertib. Ingat guys, tertib ya. Jangan gunakan tangga berjalan atau lift, wah bahaya nih kalau seandainya liftnya macet gimana. Jadi sebaiknya pakai tangga biasa saja untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Periksa apa ada yang terluka, jika ada lakukan P3k ya guys. Tapi kalau ada luka yang serius segeralah minta pertolongan.

2. Periksa Lingkungan Sekitar

Periksa lingkungan sekitar kamu guys, apabila terjadi kebakaran, kebocoran gas, hubungan arus pendek listrik, aliran dan pipa air juga.

3. Jangan Masuk Bangunan yang Sudah Terkena Gempa

Gak usah lah kita masuk lagi ke dalam rumah atau bangunan habis kena gempa, bahaya guys. Untuk menghindari kemungkinan masih terdapat reruntuhan dari bangunan itu sendiri.

4. Jangan Berjalan di Daerah Sekitar Gempa

Nah ini, meski gempa udah selesai, tapi kita masih tetep waspada lho. Hal ini untuk menghindari bahayanya gempa susulan yang mungkin terjadi.

5. Mendengarkan Informasi

Tetap hati-hati juga dalam menerima informasi ya guys. Jangan sampai kita termakan hoaks. Dengarkan informasi dari sumber terpercaya apabila terjadi gempa bumi susulan.

6. Berdo’a

Jangan lupa selalu berdo’a untuk diberi keselamatan dan keamanan kepada kita semua dari terjadinya gempa bumi.

Nah, itu tadi teman-teman informasi terkini dari warganet dan juga informasi terpercaya dari BMKG, semoga kita bisa lebih antisipasi lagi dengan terjadinya gempa bumi baik antisipasi sebelum, saat terjadi maupun setelah terjadinya gempa bumi. Semoga bermanfaat.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Recent Articles
Apr 6, 2020, 1:37 AM - Deni Riyandi
Apr 5, 2020, 1:02 PM - Andria Ranti
Apr 5, 2020, 10:15 AM - Singgih Tri Widodo
Mar 30, 2020, 2:11 PM - Shinta Kusuma
Mar 30, 2020, 2:01 PM - Indraz