Doa dan Harapan yang Tak Terkabul. Mengapa?

Doa dan Harapan yang Tak Terkabul. Mengapa?

Rahayu….

Hari ini saya mau membahas soal “Doa dan Harapan yang Tak Terkabul”. Sepertinya memang menarik jika ini dibahas dari berbagai sudut pandang. Sesuai judulnya, kira-kira apa yang menyebabkan doa dan harapan seseorang bisa tidak terkabul? Yaps, salah satunya itu. Dosa. Tapi,,,, bagaimana kita bisa membuat orang lain percaya bahwa dosa menjadi salah satu penyebab doa dan harapan tidak terkabulkan? Bagaimana seandainya jika orang tersebut tidak mempercayai adanya dosa? Ini yang akan saya tulis di bawah.

Setiap orang pasti punya yang Namanya doa. Yaah,,, Bahasa lainnya adalah permintaan. Atau bisa juga kita sebut harapan. Apa yang kita inginkan. Sebagian orang berdoa, mengharap, kepada Tuhannya masing-masing. Ada yang berharap kepada Allah, Yesus, Buddha, Yehuwa, Yahweh, YHWH, Alien, Batu, Pohon, Kuburan, Sapi, Nyi Roro Kidul, Siluman Kucing, Kecoa, dan lain lain, yang mereka anggap itu sebagai Tuhan. Nah,,, pastinya mereka menginginkan sesuatu hal yang membuat mereka meminta kepada Tuhannya tersebut. Tapi kenapa bisa doa mereka tidak terkabul? Apakah Tuhannya salah? Tidak… Tidak ada yang Namanya Tuhan yang salah…. Tapi bagian ini tidak akan saya bahas.

Saya mau bahas dari sisi masing-masing. Tuhan akan mendengar setiap apa yang diminta oleh hambanya. Nah masalahnya adalah, ketika si A berdoa ingin minta hujan, sedangkan si B berdoa ingin minta kemarau. Mana yang akan dikabulkan Tuhan? Sedangkan Tuhan dalam perkataannya di salah satu agama bilang, Dia akan mengabulkan permintaan hambanya. Nah kesalahan kita yang pertama adalah kadang kita ngga mikir kita berdoanya apa. Maunya minta dituruti tok… Wahahahah…… Ya kan? Penjual bakso dan mi ayam berharap setiap hari hujan, sedangkan penjual es cendo berharap setiap hari panas. Lha,,, Tuhan harus mengabulan doa yang mana donk? Oleh karena itu, jangan lah egois. Berdoa boleh, tapi ingatlah yang lain. Apakah merugikan orang lain? Atau malah menguntungkan? Kira kira yang Tuhan akan kabulkan yang mana dari kedua itu?

Kedua. Pernah ngga anda melihat orang lagi baca doa pake Bahasa yang tidak dimengertinya? Pake Bahasa asing begitu…. Hmmm,,, menurutmu Tuhan yang 1 ini mendengar hanya dengan 1 bahasa ya? Heheh…… Inilah kesalahannya. Tuhan itu maha mendengar. Walaupun berbeda Bahasa, tapi tetap saja dia mendegar. Menurutmu, apakah Tuhan itu mendengar rintihan hati? Jelas,,, dia maha mendengar. Lalu, kira kira, mana yang akan lebih didengar antara rintihan hati dengan bacaan doa yang kita tidak tahu artinya? Atau mungkin membaca doa Bahasa asing lalu di hati merintih tidak punya uang dan sedih tak kunjung usai? Ini dia yang banyak tidak diketahui. Sesungguhnya, yang lebih didengar adalah rintihan hati. Karena murni dari hati, bukan sembarang ucap. Bukan sembarang baca. Tapi kalau bacaannya tahu artinya, boleh lah…… Nah, bagaimana Tuhan mau mengabulkan doa sedangkan yang punya hajat tidak tau apa yang dia minta.

Ketiga. Dalam beberapa riwayat, Tuhan sebenarnya mengabulkan doa setiap hambanya. Hanya saja, tidak mesti detik itu juga. Bisa jadi dia mengabulkan doa anda setelah anda berhasil menyelesaikan ujian dari Tuhan. Contohnya begini, anda minta dijadikan sebagai orang yang penuh kesabaran. Tuhan pasti akan mengabulkan permintaan anda jika anda berhasil menyelesaikan tugas dariNya. Misalnya, untuk menjadi sabar tentunya harus bisa mengelola emosi dari berbagai permasalahan yang hadir. Namanya penyabar, kalau ada masalah sebesar apapun juga harus bisa sabar. Kalau anda bisa melewati, ya jelas, anda sudah pasti jadi orang penyabar. Kalau tidak bisa melewati, ya anda bakalan mengulang ulang lagi apa yang anda inginkan. Maunya sabar, tapi baru ada masalah secuil, langsung marah marah. Ya gagal, gak jadi lulus ujian. Heheheh………… Nah kebanyakan orang gagal disini. Mereka ingin sabar, tapi tidak mampu mengelola emosi dari berbagai macam permasalahan besar yang hadir. Mereka ingin kaya, tetapi tidak mampu mengatur pengeluaran mereka, tidak mau berbagi, tidak mau hemat, dan lain lain. Mereka ingin sukses, tapi tidak mampu menghadapi rintangan di depannya. Bagaimana mau sukses? Wakakakaka…….

Keempat. Merasa benar. Nah ini,,,, kadang bikin kecele’. Setiap orang, golongan, kaum tertentu yang merasa diri merekalah yang paling benar di hadapan Tuhan, kadang bisa salah. Ya karena mereka merasa benar, sehingga kalau sudah di lihat orang lain itu salah, mereka ya biasa aja. Karena menurut mereka itu adalah benar. Padahal sejatinya salah. Misal saja nih, yang baru-baru ini anggota ISIS ya kan lagi ramai. Mereka menganggap, merekalah yang paling benar di jalan Tuhan, tapi nyatanya… mereka biang kerok kerusakan di bumi. Berdoa mereka juga sama kan? Tapi sebagian dari mereka ada yang berdoa lalu dikabulkan? Itu bagaimana? Itu akan saya tulis di bawah nanti…….. Yang jelas, intinya adalah berdoa dengan rendah hati. Jangan meremehkan mereka yang tidak sejalan dengan anda. Jalan yang benar itu memang 1, tapi sangat luas.

Kelima. Penuh dosa. Ini mirip mirip dengan yang keempat. Merasa benar adalah hal yang tidak baik. Juga merupakan perbuatan yang mungkin dosa. Kita mau berharap kepada sang suci, tetapi kita tidak mau membersihkan diri dari kotornya dosa kita. YA jelas,,, bagaimana bisa Dia mau mengabulkan doa kita.

Keenam. Ini agak berat. Kekuatan doa itu sendiri ada di tangan kita. Anggaplah kita mau melempar bola dari titik A ke titik B. Ketika di titik A, sebelum melempar bola, kita harus tau kan kemana bola yang akan kita lempar, seberapa kuat bola yang akan kita lempar. Nah ini dia yang kadang kita lupa. Ini mirip mirip sedikit sih sama yang pertama. Kalau yang ini, tujuan doa kita harus jelas. Jangan asal lempar doa. Kita mau doa kita sampai, tetapi lemparan doa kita lemah. Bagaimana mau sampai? Lalu bagaimana agar lemparan doa kita kuat? Yang harus kita lakukan adalah kekuatan kita. Kekuatan bathin kita. Keyakinan kita. Iman kita. Nah,,,, seberapa yakin doa kita akan sampai, seberapa yakin doa kita akan didengar, seberapa yakin doa kita terkabul. Inilah yang disebut kekuatan dalam berdoa. Kalau ragu, sedikit saja ragu, bagaiman Tuhan sang maha pengabul mau mengabulkan doa sedangkan si peminta saja ragu terhadap doanya sendiri. Logikanya begini, contohnya saja anda adalah seorang yang mau melamar pekerjaan di bidang industry farmasi. Nah tapi anda ragu dengan kemampuan anda sebagai peracik obat. Bagaimana orang industri mau menerima anda sebagai pelamar kerja jika anda ragu dengan kemampuan anda? Jadi intinya adalah kekuatan dalam berdoa itu sangat penting.

Ketujuh. Ini juga lumayan sulit dicerna. Pasrah. Logikanya gini, Anda melempar bola dari titik A ke titik B tentu setelah melempar itu harus membiarkannya kan? Agar bola melayang jauh. Bukan melempar dari titik A ke titik B tapi bolanya tetap di pegang. Bagaimana bisa nyampai? Inilah kesalahannya. Banyak yang berdoa tapi tidak mau melepaskan doanya. Mereka lebih suka memegang erat bolanya (doanya) dibandingkan melepasnya. Mereka lebih suka menunggu hasil yang menurut mereka sesuai dengan yang dimintanya, sesuai dengan doanya, dibandingkan menerima hasil yang benar benar berasal dari Tuhan. Dalam kata lain, pilihan Tuhan lah yang terbaik. Intinya dari poin ke tujuh ini adalah pasrah.

Ke delapan. Sesuai tulisan saya di bagian keempat. Kenapa ada orang yang tidak baik dan berdoa tapi doa mereka juga terkabul? Perlu kita ketahui, Tuhan itu maha adil. Tidak tidak berpihak kepada siapapun, tidak berpihak kepada golongan apapun. Jadi pada siapapun kalau menurut tuhan itu adalah pantas baginya, mengapa tidak? Tuhan tidak berpihak pada yang baik maupun yang jahat. Tapi siapa yang pantas, maka akan bertahan hidup. Mungkin bagi sebagian orang ini agak sulit diterima, tapi demikianlah adanya.

Nah mungkin inilah ke delapan hal yang menyebabkan kenapa doa kita bisa tidak terkabulkan. Dengan adanya hal hal itu, marilah kita perbaiki diri kita. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan agar doa kita terkabulkan, diantaranya kebalikan dari diatas. Berikut ini akan saya tuliskan per poin.

1.       Berdoa dengan Keyakinan yang kuat

Agar doa kita terkabulkan, maka berdoalah dengan keyakinan yang seyakin yakinnya. Ibarat melempar bola kita harus menyiapkan kekuatan kita agar bola kita mudah sampai ke tempat tujuan.

2.       Pasrah

Biarkan bola yang kita lempar menuju ke tempat yang kita lempar tanpa harus kita terus memegangnya. Bagaimana bola mau sampai ketika bola dipegang terus. Maksudnya adalah bagaimana doa kita mau terkabul sedangkan doa kita selalu kita cengkram. Tidak mau dilepaskan. Tidak mau diantarkan kepada sang pencipta. Maka dari itu Pasrah adalah hal yang terbaik agar doa kita tercapai.

3.       Sering Bersih-bersih.

Ibarat di sebuah tempat yang banyak dedaunan kotor, ketika kita menggelindingkan bola ke tempat tujuan kita, bagaimana mau sampai ketika banyak dedaunan yang menghalangi. Sering sering lah bersih bersih. Baik itu rumah, tempat tinggal, atau bagian dari diri kita, dan juga yang paling utama adalah bathin kita. Nah bagaimana membersihkan yang baik? Bersihkan sekitar kita dulu dari sampah sampah yang terlihat. Misal sampah dibuang ketempatnya. Bila sampah yang tak terlihat, gunakan doa, atau air garam, atau kristal untuk membantu membersihkan ruangan sekitar dari sampah negative. Begitu juga tempat tinggal, rumah, kamar, pastikan juga bersih. Pun diri ini juga harus bersih. Potong kuku dan potong rambut yang rapi. Badan bersih dari daki dan kuman yang menempel. Nah gak Cuma bersihkan diri dari luar, tapi juga dari dalam. Misalkan minum herbal tertentu yang sifatnya membersihkan dan menguatkan. Itu yang terlihat. Sedangkan yang tidak terlihat bisa kita lakukan dengan meditasi olah bathin, olah pikir, relaksasi, agar pikiran dan hati kita tenang dan damai. Bereskan semua emosi yang mungkin masih tertinggal di bathin. Jangan sampai mengendap terlalu lama. Pastikan bersih dan ini tentunya akan membuat doa kita mudah dijabah. Bagaimana cara spesifiknya? Kalau saya sih, datang ke tempat yang masih alami. Misal sungai dan hutan. HUtan yang ada sungainya yang mengalir deras. Ada suara kicauan burung. Dan angin sepoi sepoi. Meditasilah selama beberapa saat sambil menikmati suasana sekitar. JIka ada sesuatu yang mengganjal di bathin atau emosi yang ingin dibersihkan, maka buanglah. Dan bertaubatlah di tempat tersebut. Kenapa? Dari sisi ilmiah, tabrakan air akan menghasilkan electron yang baik buat tubuh. Kalau kita merasakannya saja sudah nyaman. Apalagi sambil menyentuhkan kaki ke air. Dibawah pohon rindang yang menghasilkan banyak oksigen. Dan suara burung yang menenangkan.

4.       Bertaubat

Sama seperti nomor 3, bertaubat adalah hal yang paling penting agar kita selalu dimudahkan dalam mencapai tujuan kita. Tentunya yang diridhoinya.

5.       Bersedekahlah

Nah ini seperti 2 nomor diatasnya. Sedekah adalah sesuatu yang bisa membuat kita terbebas dari sesuatu yang tidak baik. Misal, hari ini ternyata anda ditakdirkan tercucuk paku. Tapi anda bersedekah, ternyata penerima sedekah tadi membersihkan paku itu. Alhasil, kita tidak jadi tercucuk paku. Sedekah adalah energi yang harus kita keluarkan. Energi keuangan. Agar keuangan kita lancar dan tidak terhambat disitu situ saja. Pun juga energi dalam diri. Sehingga ketika energi lancar, kuat, akan membuat doa kita akan semakin terlempar mendekati tujuan.

6.       Berkurban

Berbeda dari diatasnya. Kalau diatasnya adalah bersedekah. Kalau sedekah, apapun bisa disedekahkan yang penting adalah apa yang disedekahkan akan bermanfaat bagi si penerima sedekah. Nah kalau ini adalah berkurban. Kurban yang dimaksud adalah bukan kurban yang seperti potong sapi di agama tertentu. Bukan juga potong kambing. Tapi kurban yang dimaksud adalah mengeluarkan apa yang terbaik yang kita miliki. Misal kita memiliki uang 1 juta, dan kita berikan kepada yang membutuhkan. Namun uang 1 juta ini sudah biasa kita keluarkan. JAdi kita biasa saja dalam mengeluarkan uang ini. Jadi apa ini bisa? Tidak ….. Ini bukan berkurban namanya. Kalau sudah terbiasa, maka itu Namanya biasa. Kalau berkurban berarti harus ada yang dikurbankan. Harus ada perasaan berat untuk mengurbankan itu. Misal anda sehari hari hingga sebulan mampu menghasilkan uang hanya 1 juta dan anda berniat untuk mengurbankan 900 ribu. Tentu sangat berat. Apalagi ada tanggungan keluarga yang harus diseleseikan. Anda harus mencari uang lagi. Ini bisa disebut berkurban, namun jangan sampai kita melalaikan kewajiban yang lain. Misal untuk keluarga. Contoh lain, misal Cuma punya motor 1, dan ini sering dipakai, tapi motor tersebut mau dikurbankan. Bisa aja. Ini bagus. Karena ada perasaan yang berat yang harus dikeluarkan. Nah itu dia tentang berkurban.

7.       Bersilaturahmilah

Nah kita memang gak tau kapan dan dimana rezeki itu datang. Kapan doa itu terkabulkan, kita gak akan pernah tahu. Maka untuk memperbesar do aitu terkabulkan, kita harus bersilaturahmi. Mungkin saja dengan pergi ke tetangga atau ke rumah keluarga, kita bisa mendapat sesuatu informasi yang kita cari. Atau malah doa kita terkabulkan saat itu juga. Jadi jangan lupa bersilaturahmi.

8.       Berusahalah

Yang terpenting adalah berusaha. Setelah semuanya anda lakukan dengan baik dan benar, terus berusaha, terus berpositif thinking, terus berpositif feeling. Semua pasti terkabul bila sudah pantas untuk terkabulkan. Jangan patah semangat.

Oke ini saja artikel saya kali ini, bila tulisan ini ada salah dan menyinggung mohon dimaafkan.

Salam….

 

Vionelix – Indeferium Liviergoz Derisyacto Lasvaha

 



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author

Konsultan Penyembuhan Ajaib

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Mar 18, 2020, 9:15 PM - Singgih Tri Widodo
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma