Do, Don’t dan Hoaks Seputar Virus Corona (Korona)

Do, Don’t dan Hoaks Seputar Virus Corona (Korona)

Hai Semua, semoga sehat selalu ya, seperti yang kita tahu bahwa sekarang sedang marak dan gencar-gencarnya pemberitaan tentang virus corona.

Virus ini pertama kali ditemukan di Kota Wuhan, Cina pada akhir Desember 2019 yang menular dengan cepat dan sudah meyebar ke wilayah lain di Cina serta ke beberapa negara lainnya.

Dilansir dari laman World Health Organization (WHO), virus corona adalah keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit mulai dari flu biasa sampai penyakit yang lebih parah seperti Sindrom Pernafasan Timur Tengah (MERS-CoV) dan Sindrom Pernafasan Akut Parah (SARS-CoV).

Do dan Don’t Virus Corona

Nah, ini sangat penting untuk kita ketahui teman-teman, mana yang harus kita lakukan dan mana yang tidak boleh kita lakukan, jangan sampai kebalik ya.

Yang harus kita lakukan adalah :   

1. Kita harus sering cuci tangan pakai sabun.

Cuci tangannya yang bersih ya, setidaknya selama 20 detik dan harus dilakukan beberapa kali sehari. Jadi, jangan cuma sekali saja kita cuci tangan dalam sehari. Waktu yang tepat untuk kita mencuci tangan itu sebelum masak atau makan, setelah dari kamar mandi dan setelah menutup hidung baik saat kita lagi batuk ataupun bersin.

2. Kita harus mengenali gejala virus corona.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam Report of The WHO-China Joint Mission on Coronavirus Disease 2019, gejala virus corona adalah demam (87,9 %), Batuk kering (67,7 %), Kelelahan (38 %), Produksi dahak (33,4 %), sesak nafas (18,6 %), sakit tenggorokan (13,9 %), sakit kepala (13,6 %), hidung tersumbat (4,8 %).

3. Pakai masker saat batuk atau pilek.

Saat batuk dan pilek jangan lupa pakai masker ya, agar tidak menyebar keorang-orang sekitar kita.

4. Mengkonsumsi gizi seimbang dan perbanyak sayur dan buah.

Perlu asupan yang sehat dan bergizi untuk menjaga tubuh kita tetap sehat dan fit, perbanyak makan sayur-sayuran dan buah-buahan agar vitamin pada tubuh kita terpenuhi.

5. Hati-hati bila kontak dengan hewan ya teman-teman.

Kita juga harus hati-hati jika kita sedang kontak dengan hewan, setelah menyentuh hewan kita harus cuci tangan dan jaga kebersihan tubuh.

6. Rajin olahraga dan juga istirahat yang cukup.

Tetap menjaga kebugaran tubuh dengan olahraga yang rajin, dan jangan lupa istirahat yang cukup khususnya juga buat teman-teman yang sering kejar deadline nih.

7. Jika batuk, pilek dan sesak nafas, segeralah ke fasilitas kesehatan.

Jangan ditunda-tunda, segeralah untuk memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Dan pastikan kita sudah mengenal gejala-gejalanya ya, seperti yang tertulis pada nomer 2 diatas.

8. Kita harus menjauhi tempat keramaian

Sebaiknya kita tidak mendatangi tempat-tempat yang ramai ya, apalagi ketika sedang sakit atau untuk orang yang berusia 60 tahun keatas. Dilansir dari laman halodoc, menurut riset dari pemerintah Tiongkok, lansia dan pengidap penyakit kronis, memiliki risiko yang lebih tinggi terserang virus corona.

9. Kita harus menghindari negara yang terdampak virus corona.

Urungkan dulu niat kamu jika ingin pergi keluar negeri terlebih tujuan-tujuan negara  yang telah terpapar virus corona. Karena seperti yang kita tahu, virus ini sudah menyebar ke bagian-bagian negara-negara lain. Sebaiknya kamu pikir-pikir lagi guys.

Selanjutnya, yang tidak boleh kita lakukan adalah :

1. Jangan mengkonsumsi daging yang tidak dimasak.

Nah ini, wajib dimasak dulu guys. Jangan makan daging yang masih mentah.

2. Jangan menyentuh mata, hidung dan mulut.

Hati-hati nih, kadang kita lupa habis pegang ini itu tapi tidak cuci tangan dulu. Jangan menyentuh area wajah saat tangan kita kotor guys. Harus cuci tangan dulu.

3. Jangan pakai masker bila sehat.

Lho kenapa nih?. Kita semua tahu bahwa permintaan masker di Indonesia sangat tinggi, bahkan ada yang membeli dengan memborong masker. Jadi gini maksudnya, harapannya masker itu hanya dipakai untuk orang yang betul-betul butuh misalnya orang yang lagi sakit dan petugas medis yang lagi ngerawat pasien virus corona.

Dilansir dari laman halodoc, dijelaskan bahwa Menteri Kesehatan RI, WHO dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) memiliki satu suara tentang penggunaan masker. Semua sepakat bahwa masker hanya direkomendasikan untuk orang sakit. Masker ini bisa membantu mereka untuk melindungi orang lain dari sebaran virus.

4. Jangan Panik.

Waspada boleh, panik jangan. Presiden kita telah menghimbau masyarakat agar tetap waspada, tenang, bukan panik dalam menghadapi virus corona. Sebaiknya kita melakukan pencegahan-pencegahan guys. Lagi pula kalau kita panik, pasti akan kepikiran terus. Lama-lama imun tubuh kita bisa menurun dan itu gak baik untuk kesehatan tubuh kita guys.

Hoaks Seputar Virus Corona

Selain do dan don’t yang sudah saya bahas diatas, kali ini ada beberapa hoaks yang sempat menjadi perbincangan, guys. Tentunya hoaks seputar virus corona. Beberapa hoaks itu diantaranya adalah :

1. Golongan darah O lebih Rentan Terinfeksi Virus Corona.

Pernah mendengar kabar jika orang yang punya golongan darah O lebih rentan terinfeksi virus corona? Buat teman-teman yang mendengar kabar itu, atau bahkan untuk orang yang bergolongan darah O tidak perlu khawatir karena berita tersebut hoaks.

Dilansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO), menyatakan bahwa kabar tersebut tidak benar. Dekan Fakultas Kedokteran UI, Prof. Dr. dr. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH., MMB membantah kabar tersebut dan menyebut bahwa kabar orang dengan golongan darah O rentan terjangkit virus corona dalah hoaks.

2. Penyembuhan Virus Corona dengan Bawang Putih.

Ada yang nonton video soal bawang putih bisa menyembuhkan virus corona?. Dilansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO), Ahli vaksin dari OMNI Hospitals Pulomas, dr. Dirga Sakti Rambe, SpPD mengatakan klaim bawang putih dapat menyembuhkan virus corona bisa dipastikan tidak benar alias hoaks.

3. Kokain Ampuh Hancurkan Virus Corona.

Hoaks yang gak kalah ramai menjadi perbincangan adalah tentang kokain yang diklaim ampuh hancurkan virus corona. Dilansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO), menyatakan bahwa berita tersebut adalah hoaks. Kominfo juga menuliskan di lamannya bahwa gambar dan isi berita merupakan gambar yang sengaja dibuat untuk disebarkan. Kenyataannya, sampai saat ini belum ada obat bagi virus Corona. Jika benar ada obat untuk virus corona, tentunya bukan dari narkotika stimulan seperti kokain.

4. Orang Kulit Hitam Lebih Tahan Terhadap Virus Corona.

Hoaks yang kempat ini agak rasisme ya guys. Dilansir dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (KOMINFO), seorang dokter dari pusat penelitian yang berspesialisasi dalam kasus virus corona, Profesor Amadou Alpha Sall mengatakan bahwa tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa orang kulit hitam memiliki peluang yang lebih baik untuk melawan virus corona. Ia juga menambahkan bahwa etnis dan genetika tidak memiliki pengaruh pada pemulihan dari virus, dan orang kulit hitam tidak memiliki lebih banyak antibodi daripada orang kulit putih.

Nah, itu dia teman-teman, beberapa hal yang perlu kita lakukan dan yang tidak boleh kita lakukan untuk pencegahan virus corona dan juga hoaks seputar corona. Tetap jaga kesehatan, stay strong dan selalu teliti dalam menerima dan menanggapi informasi. Semoga bermanfaat.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Feb 20, 2020, 11:50 PM - Singgih Tri Widodo
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma