Do and Don’t Agar Artikel Menarik dan Dibayar Mahal

Do and Don’t Agar Artikel Menarik dan Dibayar Mahal

Menulis artikel yang menarik dan bertujuan untuk mendapatkan bayaran memang tidak semudah meniup api pada lilin. Cukup sekali mengembuskan napas api itu langsung mati. Namun, banyak hal yang perlu diperhatikan agar sebuah tulisan memiliki nilai jual dan mampu menghipnotis pembaca untuk merelakan waktunya demi melahap habis isi tulisan tersebut. Apalagi sekarang mulai bermunculan website dan platform yang berani membayar para penulis yang mampu menghasilkan tulisan bagus.

Rackticle.com merupakan salah satu website yang mau membayar penulis artikel mereka dengan manusiawi dan adil. Bukan dalam kurs rupiah, melainkan menggunakan kurs dolar. Ada dua tipe harga untuk setiap artikel yang kita buat. Bayaran berdasarkan jumlah kata, yakni 1000++ kata mendapat bonus dollar yang melimpah dan langsung masuk ke akun Anda serta bisa langsung dicairkan bila telah mencapai minimal pembayaran. Selain itu, ada pula pendapatan berdasarkan klik pembaca. Inilah mengapa saya katakan adil, sebab semakin menarik artikel yang ditulis, maka semakin banyak pembaca yang akan membuka tulisan tersebut. Itu artinya semakin besar pula penghasilan yang didapatkan. Nah, untuk tarif itu silakan hitung sendiri dengan kalkulator masing-masing. Terserah Anda mau menulis berapa artikel sehari.

Nah, sebagai penulis tentunya kita tidak mau menghasilkan karya tulis sekadarnya saja. Perlu pelatihan dan ilmu yang cukup agar tulisan yang kita buat menjadi berbobot. Menulis bukanlah hal yang dimunculkan dari bakat saja, tetapi kemauan dan latihan yang kontinyu serta serius akan membuat kita semakin mahir. So, bagaimana caranya membuat artikel menarik dan dibayar mahal? Berikut adalah apa yang harus dilakukan dan tidak, agar tulisan yang kamu buat semakin berkualitas.

DO (Lakukan)

1.      Rajin membaca

Hal ini sangat wajib dilakukan oleh penulis, dan siapa saja. Seperti yang kita tahu, membaca mampu menambah wawasan dan pengetahuan. Bagi seorang penulis, membaca bagaikan penyuplai tabungan kosa kata. Akan sangat berbeda antara penulis yang suka membaca dengan yang tidak. Bagaimana mungkin kita ingin agar tulisan kita dibaca oleh orang lain sedangkan kita sendiri tidak suka membaca.

Alokasikan waktu dalam sehari minimal satu buah artikel atau majalah. Paling tidak dalam sebulan kita bisa membaca satu buah buku. Terkadang ide juga akan muncul dari apa yang sedang kita baca. Jadi, jangan malas baca buku ya!

2.      Konsisten menulis

Ya, menulis bukan hanya soal bakat. Ada hal yang jauh lebih penting, yakni konsisten. Practice make perfect, semakin sering kita menulis dan menemukan pengalaman serta mendapatkan masukan maka akan semakin mahir kita merangkai kata-kata. Maka, menulis artikel sepanjang 2.000 kata bagaikan semudah membalikkan telapak tangan saja. Bukan lagi penulis yang mengarahkan kata-kata untuk berbaris, tetapi ribuan huruf itu akan muncul dengan sendirinya menyusun dan terangkai menjadi kalimat-kalimat penuh dengan makna.

Jika merasa tidak ada ide yang akan ditulis, maka bacalah buku-buku atau artikel yang terkait dengan tema tulisan Anda. Menonton berita atau video tertentu juga dapat membantu untuk menghadirkan ide menulis. Anda bisa juga melakukan hal menyenangkan seperti berjalan-jalan, mendengarkan musik, berdiskusi dengan orang terdekat dan masih banyak lagi. Tidak ada alasan untuk tidak menulis, setidaknya sehari satu buah tulisan.

 3.      Manfaatkan waktu

Dalam sehari 12-24 jam Nada beraktivitas, pastikan untuk mengalokasikan waktu khusus untuk menulis. Apalagi di zaman digital yang canggih seperti sekarang, menulis tidak harus duduk di meja dan menggunakan laptop, buku atau komputer. Melalui ponsel yang Anda miliki pun bisa menulis di mana saja dan kapan saja. Saat mengantar anak sekolah, saat mengantre, ketika menunggu dosen masuk kelas atau saat istirahat kerja, Anda bisa membuat sebuah tulisan.

Jika Anda adalah seorang ibu rumah tangga, Anda bisa mengalokasikan waktu saat anak-anak sekolah, atau ketika mereka sedang tidur dan bermain. Ingat, ide yang berseliweran di pikiran harus segera ditangkap dengan cara menuliskannya, karena jika tidak ide itu akan mudah hilang dan sulit sekali untuk dipanggil kembali. So, manfaatkan waktu sebaik mungkin, ya!

 4.      Gali Potensi Diri

Setiap manusia memiliki potensi yang dianugerahkan oleh Tuhan dan terpendam dalam dirinya. Hanya saja terkadang manusia malas dan merasa tidak perlu repot menggali potensi itu, termasuk dalam hal tulis-menulis. Ada beberapa orang yang hanya menghabiskan waktunya untuk menulis status tidak penting atau yang berisi konten negatif pada laman media sosial mereka.

Memang sih, itu terserah pada pemilik akun tersebut, tetapi bukankah akan lebih bermanfaat jika kemampuan menulis itu diarahkan pada yang lebih bermanfaat dan menghasilkan pendapatan? Bukankah akan lebih membahagiakan bisa menambah penghasilan daripada mengomentari pemerintah atas kenaikan harga barang?

Para pedagang dan pengusaha pun kini butuh kemampuan menulis. Contohnya dalam membuat copywriting untuk iklan produk mereka. Ini menunjukkan bahwa potensi atau kemampuan menulis itu sangat penting. Apakah kamu sudah siap gali potensi itu? Segera mulai dari sekarang!

 5.      Selalu Up to date

Ya, salah satu faktor penting agar tulisan menjadi menarik adalah berisi informasi yang up to date. Bukan berarti dilarang membahas hal-hal yang sudah “basi”, tetapi informasi itu akan semakin menarik jika masih fresh atau sedang hangat dibicarakan. Misalnya saja saat ini sedang hangat dibahas mengenai virus Corona, kasus Lucinta Luna atau seorang psikolog bernama Dedi Sutanto, tetapi Anda menulis artikel tentang tsunami di kota Palu tentunya akan kurang menarik lagi bagi pembaca.

Berbeda hal-hal informatif mengenai kesehatan dan lifestyle, hal ini akan terus bermanfaat untuk dibahas apalagi Anda memiliki informasi baru yang lebih segar. Pembaca akan tertarik untuk membaca tulisan tersebut. Selain itu, ada pula jenis artikel yang berisikan tips-tips bermanfaat untuk pembaca, atau tema-tema bernuansa travelling juga bagus untuk diangkat terutama pada saat liburan sekolah berlangsung. Nah, sebelum menulis Anda harus bisa menemukan tema yang menarik, up to date serta bermanfaat untuk dibaca.

 

DON’T (Jangan Lakukan)

1.      Malas Belajar

Ini adalah hal yang cukup berpengaruh bagi kualitas tulisan kita, loh. Jangan ragu untuk mengikuti kelas-kelas menulis online atau banyak baca dan gali ilmu kepenulisan. Tulisan kita akan semakin bagus jika kita paham aturannya. Mulai dari penulisan huruf, tanda baca, bahasa baku atau tidak, serta penggunaan bahasa yang sesuai dengan tipe artikel yang akan dituliskan. Semakin rapi dan tertata sebuah tulisan, akan semakin banyak pula pembaca yang akan tertarik. Apalagi sekarang banyak sekali kelas menulis yang berbayar dan gratis. Semua pasti bisa jika mau belajar. Yuk, semangat!

 2.      Menulis Hal Negatif

Tulisan berbau unsur negatif seperti yang mengandung ujaran kebencian, isu SARA, pornografi, plagiasi bukanlah hal yang baik. Selain tidak bermanfaat bagi pembaca, juga akan berpengaruh buruk bagi penulisnya. Apalagi menulis merupakan sebuah tindakan pembangun peradaban. Maka, pikirkanlah untuk menciptakan karya bermutu yang mampu memberi sumbangsih bagi kemajuan bangsa.

Banyak sekali hal positif di sekitar kita yang bisa diangkat untuk jadi sebuah artikel menarik. Mulai dari tips kesehatan, berbisnis, destinasi wisata, review buku, pendidikan anak dan masih banyak lagi. Di rackticle Anda juga bisa mengirimkan puisi dan cerpen, loh. Bagi Anda yang berjiwa seni sastra, bisa mencoba untuk kirim karya di laman yang sudah tersedia bagi penulis.

 3.      Menulis Asal, Asal Menulis

Setelah menemukan tema, judul dan sebuah ide tulisan. Penting untuk kita melakukan riset, penelitian dan pengumpulan informasi sebelum menyelesaikan tulisan tersebut. Jangan sampai tulisan kita hanya karya asal tanpa dasar yang jelas. Bahkan tulisan yang bergenre fiktif pun kita perlu melakukan riset agar hasilnya menjadi lebih hidup.

Apalagi artikel-artikel non fiksi atau semacam artikel esai, tentunya kita harus mengantongi informasi yang valid berdasarkan sumber-sumber yang jelas. Misalnya saja Anda akan menuliskan tentang tips diet, maka Anda harus mempelajari benar-benar diet seperti apa yang baik dan benar. Jangan sampai informasi yang kita tulis justru akan merugikan orang lain. Jadi, harus hati-hati, ya!

4.      Malas Berlatih

Pedang yang tajam akan menjadi tumpul jika tidak pernah dipakai dan dibiarkan tergeletak begitu saja. Hal itu juga berlaku pada penulis, jika malas berlatih. Hanya karena tulisan kita ditolak atau tidak di publish jangan membuat patah semangat. Justru itu harus membuat kita berusaha lebih baik dan terus belajar.

Jika ditolak satu, maka tulis dua artikel dengan tema berbeda dan perbaiki berdasarkan review awal. Begitu terus hingga akhirnya tulisan semakin bagus dan bisa diterima oleh para kurator atau editor. Jangan lupa untuk mengikuti semua aturan dari website agar tulisan yang sudah Anda buat mudah untuk lolos. Tetap semangat, ya!

5.      Tidak Percaya Diri

Nah, ini adalah hal yang paling penting. Untuk apa karya tulisan yang begitu bagus, judul menarik, dan isi yang berbobot jika Anda tidak percaya diri untuk menerbitkannya. Rasa percaya diri itu penting asal tidak berlebihan. Yakinlah pada karya yang telah Anda selesaikan. Tulisan yang bagus adalah yang berhasil dibaca oleh pembaca, bukan yang hanya disimpan dalam folder komputer dan disembunyikan dari khalayak ramai.

Oleh karena itu, sebelum mengirimkan tulisan Anda, mintalah orang terdekat untuk membacanya dan minta pendapat mereka. Lalu bandingkan dengan tulisan orang lain yang memiliki teman yang sama. Jika masih menemukan beberapa kesalahan, coba perbaiki lalu selesaikan. Setelah itu, kirimkan tulisan tersebut melalui laman website yang tersedia. Rackticle sangat memudahkan penulis untuk mengirimkan tulisan. Nantinya, setelah di review oleh editor tulisan itu akan di publish tanpa butuh waktu yang lama.

 

Nah, itulah tadi 5 hal yang harus dilakukan dan 5 hal yang jangan dilakukan dalam menulis artikel. Hal itu bertujuan untuk menghasilkan tulisan artikel menarik dan layak untuk dibayar. Anda bisa mengatur sendiri jeda dan target capaian penulisan sesuai kemampuan. Semakin banyak tulisan yang Anda kirim, maka akan semakin banyak pula penghasilan yang akan didapat. Semoga tulisan ini bermanfaat bagi semua dan jangan lupa untuk dipraktekkan. Salam :D



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Generasi millenial yang suka gaya dan hal-hal klasik. Selera humornya receh dan selalu canggung di setiap keadaan. Dua hal yang membuat ia bahagia menatap kehidupan adalah menggeluti pekerjaannya sebagai pengajar dan penulis.

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Apr 15, 2020, 10:23 PM - Shinta Kusuma
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin