Di Gubuk Kecil Itu, Kau Cerdaskan Anak Bangsa

Di Gubuk Kecil Itu, Kau Cerdaskan Anak Bangsa

Gubuk kecil itu awalanya adalah warung makan yang dikelola ibuku. Namun saat ibuku sakit dan berhenti berjualan, gubuk itu tidak dipakai lagi. Sampai suatu hari adikku, Kartika yang baru selesai kuliah memanfaatkannya menjadi tempat les.

Dia adalah seorang guru honorer yang mengajar Fisika di SMA Negeri 01 Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Dia mulai mengajar sejak Tahun 2011 hingga sekarang. Oleh karena guru Fisika masih minim di daerah kami, dia mencoba membuka les Fisika untuk siswa SMA.

Ternyata banyak siswa yang berminat. Selain itu, ada pula orang tua siswa yang memintanya mengajari anaknya pelajaran IPA untuk SMP dan Matematika untuk siswa SD.

Kartika menyadari bahwa memang dunia pendidikan saat ini semakin kompetitif, di mana siswa berlomba untuk mendapatkan nilai terbaik. Banyak orang tua yang khawatir bila anak-anaknya tidak mampu menerima pelajaran di sekolah karena waktu dan kesempatan untuk belajar di sekolah sangat terbatas, sehingga perlu mendapatkan pelajaran tambahan di luar jam sekolah.

Kartika memberikan les hamper setiap hari, setelah pulang mengajar. Bahkan hari libur pun ia pergunakan untuk mengajar les. Kartika membagi siswa lesnya ke dalam beberapa kelompok, agar mudah mengatur jadwal les mereka.

Dalam seminggu, ada 2 kali pertemuan. 1 kali pertemuan selama 1 jam untuk 1 kelompok. Siswanya lumayan banyak, pernah mencapai sekitar 150 orang. Dahulu dia dibantu suaminya, namun sekarang setelah suaminya lulus CPNS di Provinsi, dia menjalankan les ini hanya seorang diri.

Akibatnya jumlah siswa les dia batasi dan sekarang hanya sekitar 79 orang saja. Pada hari libur, dia mengajar dari pagi hingga malam hari. Jeda les hanya untuk makan, mandi dan shalat. Dari 79 orang siswa lesnya, 5 orang dia gratiskan karena berasal dari keluarga kurang mampu.

Besaran uang les yang dia kenakan per siswa per bulanya adalah Rp. 100.000,-. Jika dilihat dari kondisi gubuk tempatnya mengajar les, sungguh tidak seperti tempat-tempat les selayaknya, jauh dari kesan istimewa.

Namun, bukan fisik bangunannya yang terpenting, melainkan nilai sebuah perjuangan untuk mencerdaskan anak bangsa di balik gubuk itu lah yang patut kita apresiasi. Yang membuat siswanya senang belajar les dengannya adalah cara mengajarnya yang asik, santai dan mudah dipahami. Baginya, menjadi guru les yang baik bukan hanya menguasai suatu pelajaran, melainkan untuk membantu siswa mencapai potensi maksimalnya, Dia perlu menganalisis kebutuhan dan tujuan dari tiap siswa lesnya.

Dengan pendekatan yang lebih pribadi, siswa bisa lebih menguasai materi yang sulit. Trik-trik yang ia berikan membuat siswanya tidak merasa bosan.

Apalagi seperti yang kita ketahui, pelajaran Fisika dan Matematika adalah dua pelajaran yang bisa dikategorikan susah dan kurang diminati siswa. Namun, dengan cara mengajarnya yang khas, siswa-siswanya lebih mudah menerima materi pelajaran. Selain cara memberikan materi yang asik, kedekatan Kartika dengan siswa-siswanya juga menjadi modal utama untuk memudahkan penyampaian materi.

Hubungan dan suasana yang akrab, dapat mencairkan ketegangan siswa. Siswa yang sulit memahami rumus-rumus Fisika atau Matematika, diajak untuk menyelesaikan soal-soal yang sederhana, sebab mengerjakan latihan soal merupakan cara yang efektif untuk belajar.

Dengan sering mengerjakan latihan soal, secara tidak langsung siswa akan terlatih menjawab banyak variasi soal. Jika siswa menemukan soal yang agak sulit untuk dipecahkan, maka siswa dapat mempelajari materi dari soal yang tidak bisa dikerjakan itu dengan bertanya padanya, sehingga siswa jadi mempunyai pemahaman materi baru lagi. Seperti itulah Kartika menerapkan sistem belajar efektif pada siswa-siswa lesnya.

Semoga apa yang sudah dia lakukan dalam usahanya mencerdaskan anak bangsa melalui bimbingan les ini, meskipun dengan segala keterbatasan fasilitas dan sarana, mampu memberikan sumbangsih di bidang pendidikan bagi anak-anak Kayong Utara, khususnya Sukadana.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Mar 18, 2020, 9:15 PM - Singgih Tri Widodo
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma