Destinasti Wisata Sumatera Barat yang Mempesona

Destinasti Wisata Sumatera Barat yang Mempesona

Liburan telah tiba, sekarang saatnya kita mengatur waktu tempat apa yang bisa menyejukan jiwa setelah satu semester disibukan dengan materi. Berdekatan dengan liburan dengan liburan tahun baru. Apa sih yang sudah direncanakan. Mungkin telah terlintas mau pergi ke tempat-tempat wisata.

Saat pilihan itu telah diputuskan, kebingungan juga seakan mempengaruhi pikiran kita, apakah tempat itu layak untuk dikunjungi. Persoalan layak atau tidak layak, sebenarnya tergantung dari anda bagaimana cara melihat objek wisata tersebut. Dari pada bingung sekarang kita punya rekomendasi tempat yang bisa dikunjung di wilayah Sumatera Barat.

1. Pantai Bungus (Padang)

Pantai Bungus terletak di ibukota Propinsi Sumatera Barat. Pantai ini juga terkenal di seluruh Nusantara bahkan ada juga sampai ke wisatawan manca negara. Letaknya di ibukota provinsi menjadikan Pantai Bungus salah satu terfavorit dan banyak dikunjungi oleh wisatawan. 

Pantai Bungus juga sering di kunjungi oleh wisatawan manca negara untuk berselancar surfing dan berjemur. Pengelolaan pantai ini cukup mengalami perkembangan yang sangat baik. Sekarang kawasan wisata pantai kota padang sudah menyeluruh mendapatkan pembangunan. Penambahan tempat bermain sebagi kekuatan wisatawan untuk datang ke tempat ini. Jadi kalau ingin menghabiskan sisa waktu liburan silahkan saja datang ke kota padang. Saya yakin anda akan pengalaman perjalanan wisata baru setelah mengunjungi tempat ini.

2. Pantai Mandeh

Pantai Mandeh terletak di kabupaten pesisir selatan. Kawasan mandeh dikelola dengan baik sehingga saat ini sampai pada tahapan yang sangat baik. Bentangan laut yang di kelilinngi oleh pulau-pulau kecil, menjadikan mandeh tampak sempurna atas kekayaan alam lautnya. Pulau itu bisa di kunjungi dengan boat yang kita sewa dari jasa transportasi laut. 

Kawasan Mandeh salah satu kawasan objek wisata yang ada di provinsi Sumatera Barat. Dari sekian banyak kawasan mandeh juga termasuk kawasan wisata pantai yang paling trending di kunjungi oleh para wisatawan. Baik itu lokal maupun sampai ke wisatawan manca negara.

3. Pantai Kota Pariaman

Pantai Kota Pariaman adalah salah satu pantai yang terletak di provinsi sumatera barat. Pantai ini juga mengalami perkembangan yang sangat pesat. Komitmen Pemerintah untuk membangun kota Pariaman terlihat atas bukti nyata yang di berikan. Banyak objek yang dapat disaksikan oleh pengunjung sebagai wisatawan. Mulai dari wisata Pulau Angso Duo sampai pada kawasan budidaya penyu yang di lestarikan oleh pihak kelautan kota Pariaman. 

Pantai Pariaman salah satu kawasan wisata yang mengalami perkembangan yang cukup cepat. Hanya membutuhkan waktu sekejap mata untuk membangun pantai ini oleh pihak pemerintahan kota pariaman. 

4. Pantai Tiku

Pantai Tiku juga salah satu kawasan wisata yang ada di Provinsi Sumatera Barat. Pantai ini mulanya tempat pengumpulan ikan. Namun dengan proyeksi pemerintah, dari sanalah muncul ide untuk menyulap Pantai Tiku menjadi kawasan wisata pantai. Pantai Tiku terletak dengan hamparan yang sangat strategis. Oleh karena itulah menjadikan pantai ini berkembang sangat pesat.

Tempat ini juga berdekatan dengan Danau Maninjau. Karena letak Danau Maninjau dan Pantai Tiku terletak di dalam satu kabupaten, yaitu Kabupaten Agam. Sekali setahun ada perhelatan yang dibuat oleh masyarakat setempat. Kegiatan itu bisa kita sebut sebagai pesta rakyat, yang di buat satu kali dalam setahun. Tepatnya saat hari raya Idul Fitri tiba. 

5. Danau Maninjau

Danau maninjau juga kawasan wisata yang terletak dikabupaten Agam. Danau maninjau adalah sebuah danau yang melegenda. Dari sejarahnya itu tertulis dari cerita rakyat yang mitosnya menjelaskan asal usul Danau Maninjau. Semua masyarakat setempat menyebut legenda itu bujang sembilan. 

Jika seandainya diantara kita ingin mengunjungi tempat ini. Bisa dikunjungi juga rumah literasi yang dibuat oleh Buya Hamka. Semua perjalanan dari masa penjajahan dan pasca kemerdekaan serta seluruh maha karyanya Buya Hamka di pajang disana. 

Pengunjung dapat mengabadikan dengan kreasi selfi dan berfoto disana. Rugi kalau mengunjungi Danau Maninjau jika tidak mengabadikan sebuah momen pada saat berada disana. Karena kita pada suatu tempat hanya memiliki satu kesempatan untuk datang ke tempat itu.

6. Jam Gadang Bukittinggi

Sebuah situs sejarah, berdiri semenjak zaman penjajahan belanda. Jam Gadang sampai sekarang berdiri kokoh. Kota ini memiliki banyak kawasan wisata yang patut diperhitungkan oleh wisatawan. Lubang Jepang, serta kawasan Ngarai Sianok juga sebuah situs sejarah yang ada di kota Bukittinggi.

Rata-rata pengunjung yang mendatangi tempat ini terdiri dari berbagai daerah. Ada yang dari luar Sumatera Barat dan ada juga yang dari dalam Provinsi Sumatera Barat. Wisatawan juga tak kalah banyak di sini. Karena Bukittinggi banyak menyimpan situs sejarah yang bisa menambah pengalaman wisatawan antara berwisata dan mendapatkan pendidikan serta pengalaman.

Di Bukittinggi juga membuat kawasan wisata Banto Royo. Kawasan wisata baru yang di berdayakan oleh masyarakat setempat. Dulunya tempat ini adalah sebuah telaga yang di tumbuhi oleh rumput banto, serta pohon bakau yang mengelilingi pada setiap pinggir telaga itu.

7. Harau 

Dinding batu dan bergaris merah seperti batuan yang terbentuk oleh aktifitas antariksa. Banyak orang bertanya-tanya, sungguh kebesaran Allah yang telah membentuk alam sangat megah dan menawan. Seluruh dinding batu itu terbentuk secara alami. Seluruh kawasan yang mengelilingi lokasi Harau adalah dinding batu. Beragam warna yang ada pada batu tersebut. 

8. Puncak Lawang

Puncak Lawang adalah objek wisata yang terletak di kawasan Nagari Matua Agam. Puncak Lawang juga banyak digemari oleh seluruh wisatawan yang ada di nusantara. Tempatnya yang memberikan keindahan alam, serta paralayang yang menjadi ciri khas tempat ini. Spesifikasi kawasan wisata Puncak Lawang. 

Para pengunjung serasa tak sabar ingin mencoba langsung olah raga paralayang yang di sediakan oleh pengurus wisata puncak lawang. Dipandu oleh pemandunya yang ramah, serta memberikan keselamatan terhadap pengguna paralayang nantinya.

9. Pemandian Tirta Alami

Pemandian air dingin Tirta Alami, mempersembahkan kekayaan alam kepada pengunjung dari daerah mana saja. Tirta Alami berlokasi di kawasan administratif kabupaten Padang Pariaman. Aksesnya yang strategis menjadikan tempat ini mudah dijangkau oleh pengnjung yang datang dari Padang, Bukittinggi, Padang Panjang, serta masyarakat setempat yang terdiri dari 17 kecamatan Padang Pariaman.

Pemandian air dingin Tirta Alami ini di desain dengan bentuk alami. Disengaja tidak di berikan sentuhan konstruski modern. Hanya dengan batu susun yang dikunci dengan kawat grib. 

Itulah kawasan wisata yang bisa dikunjungi oleh wisatawan. Kekayaan Indonesia akan alamnya menjadikan Indonesia sangat dikenal oleh masyarakat dunia. Hal itu sudah menjadi catatan harian setiap orang bahwa Indonesia memang cantik.

Untuk itu, sangat sayang jika liburan hanya di rumah saja. Kesempatan datang hanya sekali, jika seterusnya kita tidak menentukan pilihan alangkah menyesalnya semua perjalanan yang kita lalui.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Wiraswasta

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Mar 18, 2020, 9:15 PM - Singgih Tri Widodo
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma