PP No 71 tahun 2019 (PP PSTE): Denda 500 Juta per Konten Ilegal

PP No 71 tahun 2019 (PP PSTE): Denda 500 Juta per Konten Ilegal

PP No 71 tahun 2019 (PP PSTE) Tentang Penyelenggaraan Sistem Transaksi Elektronik telah diterbitkan, alhasil Pemerintah tidak lagi gencar memblokir situs yang bermuatan negatif, karena sistemnya bagi Platform seperti Facebook dan Twitter yang memfasilitasi Konten Ilegal akan dikenakan Denda berkisar antara 100 juta hingga 500 juta, demikian yang dilansir oleh Situs KOMINFO pada 4 Nopember 2019 lalu.

Maka dari itu sebaiknya Kita semua agar berhati-hati dalam membuat konten sebab aturan ini dibuat juga demi kebaikan bagi semua orang. Bukan hanya di Indonesia saja,  di negara mana pun tidak akan membenarkan adanya konten ilegal beredar di masyarakat luas.

Apa Saja yang Termasuk Konten Ilegal?

Konten Ilegal yang dimaksud disini  dimana akan dikenai Denda yang jumlahnya sangat fantastis itu antara lain adalah termasuk: pornografi, human traffickingdrug trafficking, radikalisme yang mempromosikan terorisme dan ujaran kebencian. Tentunya bukan hanya itu saja,  masih banyak jenis konten Ilegal yang diatur oleh negara.

Memang terkadang konten yang bersifat ilegal ini cukup mendatangkan banyak trafik ke platform, karena masih banyak orang yang selalu penasaran dan ingin tau lebih dalam mengenai apa yang dibagikan di media sosial, terlebih lagi saat ini mudah sekali, tinggal sekali klik dan langsung akan tersebar ke linimasa dan kemudian dilihat oleh daftar teman yang akhirnya menjadi Viral.

Apa Efek Konten Negatif?

Efek Konten ilegal juga sangat berbahaya, tidak hanya bagi kaum Millenial, akan tetapi bisa merambah ke semua usia, baik anak, muda maupun tua, semua akan terkena imbas dari konten negatif yang disajikan di linimasa.

Salah satunya bisa terjadi pertikaian antara saudara kandung, teman sekolah, kantor, konflik antar RT/RW, tetangga jadi tidak rukun, bahkan Suami Istri bisa bercerai berai gara-gara konten negatif ini.

Jadi benar,  memang sangat berbahaya jika Kita ikut turut serta membagikan Konten Ilegal, entah isinya transaksi ilegal ataupun bacaan yang sifatnya mengandung unsur kekerasan.

Bagaimana Solusinya?

Masih banyak cara membuat konten yang bermanfaat bagi kebaikan umat manusia, contohnya konten pendidikan, yang isinya secara garis besar adalah ilmu pengetahuan. 

Mamun perlu diingat dan tetap waspada, meskipun kategorinya tentang pendidikan, cara penyampaian dan penyusunan kalimat juga sangat perlu diperhatikan, bisa saja ada terdapat unsur Ujaran Kebencian di dalam pemaparannya melalui tulisan.

Semoga ke depannya hari-hari nanti akan dipenuhi dengan menemukan berbagai macam konten Positif yang dapat memberikan Dampak Kemajuan bagi Kita Semua. 



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

The Administrator!

Popular This Week
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin