Cara Terjitu Bertemu Calon Mertua – Dijamin Aman dan Sukses!

Cara Terjitu Bertemu Calon Mertua – Dijamin Aman dan Sukses!

Bertemu dengan calon mertua Anda tidak bisa dihindari jika hubungan Anda dengan pasangan semakin serius. Meskipun hal itu dapat membuat Anda stres alias grogi, yang dilakukan adalah mengambil langkah-langkah untuk membuat kesan pertama yang baik, berusaha bersikap sopan, dan menjadi diri sendiri ketika Anda berbicara dengan mereka.

Jangan terlalu khawatir, karena besar kemungkinan mereka mungkin akan gugup juga! Ikuti beberapa cara terjitu berikut agar kesan pertama Anda dengan calon mertua sesuai dengan harapan Anda..

1. Membuat Kesan Pertama yang Baik

1.1 Tampil setidaknya 15 menit lebih awal.

Terlambat saat pertama kali bertemu orang tua pasangan Anda akan membuat kesan pertama yang buruk. Untuk memastikan tidak terlambat, yang bertujuan untuk sampai di sana lebih cepat, maka tidak ada salahnya untuk berada di sana lebih awal, sehingga akan punya waktu untuk membantu keluarga pasangan Anda jika mereka sedang memasak makan malam khusus untuk Anda atau sekedar hanya membaca menu jika berada di restoran.

Tapi jangan salah sangka dulu ya, meskipun tepat waktu tidak akan langsung bisa mengambil hati calon mertua Anda, stay cool ya...malah bisa-bisa jika sering terlambat akan dianggap sepele oleh calon mertua alias peluang sukses sebagai menantu mendekati nol persen...hati-hati yaa.

1.2 Bawalah hadiah kecil untuk calon mertua Anda.

Tanyakan kepada pacar Anda apakah orang tuanya memiliki produk favorit tertentu, jika ada, maka pilihlah sesuatu yang disarankan tersebut. Misalnya, cobalah mencari tahu tentang cokelat, anggur, atau kue favorit mereka. Anda tidak perlu membeli sesuatu jika kekurangan uang tunai, solusinya bisa membuatkan mereka sesuatu yang enak, hasil cipta rasa sendiri.

Merupakan hal yang sopan untuk membawa hadiah kepada sang pemilik rumah jika kita pergi ke rumah mereka, jadi usahakan agar Anda mempersiapkannya dengan baik.

1.3 Berpakaian secara sopan sesuai selera sang Mertua.

Tanyakan kepada pacar Anda sebelumnya, bagaimana selera berpakaian yang cocok menurut pandangan orangtuanya dalam acara tertentu.  Alias dress code ala sang Mertua itu bagaimana bagusnya... Jika Anda hanya ingin makan malam, berpakaian yang sopan dan  menarik itu bagaimana.. dan tidak ada salahnya bersikap sedikit konservatif jika Anda tidak yakin dengan apa yang orangtuanya inginkan.

Misalnya, coba rok selutut dan atasan yang celana panjangnya tidak terlalu rendah dan dipadukan dengan kemeja berkancing. Juga, jangan lupa, sedikit berdandan agar kelihatan fresh, menata rambut, dan menyeterika pakaian jika diperlukan.

2. Berusaha untuk bersikap sopan

2.1 Pertahankan kontak fisik dengan pacar Anda seminimal mungkin.

Berciuman dan terus-menerus berpelukan dengan pacar Anda di sekitar orang tuanya mungkin membuat mereka tidak nyaman. Jika hanya ciuman selamat tinggal saja, well ..that’s fine, tetapi cobalah untuk tidak melakukan terlalu banyak kontak fisik, setidaknya saat pertama kali Anda bertemu dengan mereka. Misalnya, jangan duduk di pangkuannya, bisa gawat tuh..jika hanya pegangan tangan..that’s OK.

2.2 Jaga selalu sopan santun Anda.

Cukup mengatakan "tolong," "terima kasih," dan "sama-sama" bila diperlukan. Jika sedang di meja makan, maka jangan melakukan tindakan merepotkan orang lain dengan meminta kesana kesini berbagai jenis makanan yang tersedia ..santai aja, dan berusahalah bersikap menyukai terhadap jenis makanan yang tersedia, meskipun itu bukan favorit Anda. Apalagi sampai memuntahkan makanan di depan Mertua anda..gawat itu..bisa langsung dipecat sebagai calon mantu!

Jika orang tuanya menjamu Anda di rumah mereka, ingatlah untuk berterima kasih kepada mereka karena Anda datang di akhir jam makan. Dan, panggillah mereka dengan sebutan  "Bapak" dan "Ibu" untuk menunjukkan rasa hormat Anda kepada mereka. Jika mereka tidak sopan kepada Anda, maka usahakan selalu tanggapi dengan sopan.

2.3 Menawarkan bantuan mempersiapkan makan malam

Tanyakan apakah Anda dapat membantu memotong sayuran atau membawa barang ke meja, misalnya. Setelah makan malam, segera bangun untuk membantu membersihkan meja dan mencuci piring tanpa harus dipinta terlebih dahulu.

Mereka akan senang bahwa Anda bersedia membantu, meskipun sebenarnya mereka tidak akan menerima tawaran Anda. Basi basi itu kadangkala menjadi senjata utama menaklukkan hati calon mertua lho..

2.4 Jauhi alkohol jika memungkinkan.

Hindari minum sama sekali jika bisa karena besar kemungkinan Anda akan minum terlalu banyak tanpa menyadarinya. Bahkan jika Anda dalam kondisi gugup, jangan pernah berpikir untuk minum alkohol! Kita butuh kondisi pikiran yang sadar dan berpikiran jernih untuk membuat kesan yang baik.

Jika Anda minum terlalu banyak, Anda bisa mengatakan hal-hal yang tidak Anda maksudkan atau anda akan dianggap setengah teler...bisa repot urusan jika sampai seperti ini..

2.5 Letakkan ponsel Anda di dalam saku baju pada silent mode.

Bahkan, jika perlu, tinggalkan saja ponsel di tas atau mobil Anda jika memungkinkan. Tunjukkan pada orangtuanya bahwa Anda memberikan perhatian penuh kepada mereka. Jika Anda mencoba mengirim pesan teks atau sibuk dengan media sosial saat bersama mereka, maka hal itu menunjukkan bahwa mereka kurang penting daripada apa pun yang ada di ponsel Anda.

3. Memiliki percakapan yang baik

3.1 Selalu memuji calon mertua Anda

Semua orang suka mendengar hal-hal baik tentang diri mereka sendiri, dan dengan memberikan pujian kepada orang tuanya menunjukkan bahwa Anda adalah pribadi yang sopan. Jika pergi ke rumah mereka, maka berikan pujian seputar rumah, halaman dengan tamannya, dekorasi, dll. Anda juga bisa memuji cara mereka berpakaian atau makanan jika mereka memasak sendiri atau jika mereka merekomendasikan tempat yang Anda makan.

Misalnya, Anda mungkin berkata, "Saya suka rumah Bapak. Lukisan-lukisan ini luar biasa. Menginspirasi dan penuh misteri yang tersembunyi"..meskipun pada kenyataannya, anda hanya sedikit mengerti saja mengenai lukisan..

Atau, Anda mungkin berkata, "Makanan ini enak dan gurih, lho Bu. Benar-benar menggugah selera. Jadi lapar saya, Bu"..minimal seperti itu deh, basa basinya.

3.2 Ikut sertakan semua orang yang ada di meja makan.

Anda mungkin tergoda untuk fokus pada pacar Anda atau hanya ibu atau ayahnya. Namun, jika saudara-saudaranya ada di sana, penting untuk memastikan bahwasanya semua orang merasa bagian dari percakapan. Orang tuanya pasti akan memperhatikan, bahwa Anda meluangkan waktu untuk melibatkan semua orang dan sebagai imbal baliknya, dipastikan orang lain yang berada di meja makan, akan merasa lebih dapat menerima Anda.

Tanyakan pacar Anda sebelumnya tentang minat umum semua orang yang akan ada di sana. Misalnya, jika Anda mengetahui saudara perempuannya menyukai olahraga, Anda dapat mengatakan, "Lukman memberi tahu saya bahwa mbak menyukai olahraga..ya.  Apa sih tim olahraga favoritnya..mbak?"

3.3 Dengarkan dan tanggapi apa yang dikatakan.

Tentu saja, dan sudah bisa dipastikan Anda akan sedikit gugup di sekitar orang tuanya, yang mungkin akan membuat Anda berpikir tentang apa yang akan dikatakan selanjutnya. Namun, lebih penting untuk terlibat dalam percakapan, usahakan untuk mendengarkan dengan cermat apa yang dikatakan. Kemudian, ajukan pertanyaan yang relevan.

Misalnya, jika ayahnya berbicara tentang pekerjaannya, Anda dapat bertanya, "Kedengarannya sangat menarik, Pak. Apa lagi yang biasa Bapak lakukan di kantor?"

3.4. Bicara tentang hidup Anda secara positif.

Tidak ada yang mau mendengar tentang semua keluhan yang Anda miliki alias curhat tanpa henti. Anda tidak harus menutup-nutupi segalanya tetapi berusahalah untuk bersikap positif secara keseluruhan. Diskusikan hobi yang Anda miliki, apa yang ingin dilakukan dengan pacar Anda, dan apa yang Anda sukai tentang pekerjaan Anda.

Misalnya, jika Anda baru saja kehilangan pekerjaan, Anda dapat mengatakan, "Saya baru saja di PHK, tetapi saya sudah memiliki beberapa prospek pekerjaan yang lebih bagus."

3.5 Jauhi topik kontroversial.

Tidak peduli seberapa besar Anda ingin memilih topik tertentu, mengangkatnya untuk pertama kali ketika bertemu dengan calon mertua bukanlah ide yang baik. Ini dapat menyebabkan perselisihan dan ketegangan, terutama karena Anda tidak tahu bagaimana perasaan dan mindset  semua orang yang ada di meja makan.

Dan juga merupakan ide yang baik untuk menghindari topik seperti aborsi, dan topik politik kontroversial lainnya. Anda dapat menjawab dengan sopan jika seseorang menanyakan masalah tersebut kepada Anda tetapi cobalah menghindarinya jika Anda bisa.

3.6 Jadilah dirimu se ndiri.

Jangan mencoba mengatakan apa yang Anda pikir orang tuanya ingin dengar. Sebaliknya, jadilah diri Anda agak konyol, menyenangkan, atau jujur. Mereka bisa tahu apakah Anda palsu, dan mereka sebenarnya hanya ingin mengenal Anda. Bagaimanapun, Anda berkencan dengan putra/putri mereka, dan mungkin saja suatu hari Anda menjadi keluarga.

Bahkan jika Anda malu, cobalah untuk lebih terbuka dari biasanya.

Cobalah untuk percaya diri! Tersenyumlah saat mereka berbicara dan lakukan kontak mata juga dengan sopan. Tapi jangan sampai melotot ya!



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Berbagi artikel kepada orang lain, itu menyenangkan...jika artikel itu dibaca orang lain, itu membahagiakan....

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma