Bagaimana Cara Menikmati Hidup? No. 7 Auto Tobat....

Bagaimana Cara Menikmati Hidup? No. 7 Auto Tobat....

Rahayu….

Hari ini saya mau menulis sedikit tentang bagaimana cara menikmati hidup. Mungkin judulnya agak sedikit aneh, “bagaimana cara menikmati hidup”? Emangnya ada orang yang tidak menikmati hidup? Banyak. Dan bahkan di era ini sangat banyak sekali. Oleh karena itu saya menuliskan sedikit tentang bagaimana cara menikmati hidup yang benar dan tidak terbawa oleh arus.

Apakah itu cara menikmati hidup yang tidak terbawa arus? Begini… kadang orang sesuak hatinya menikmati hidupnya tanpa tahu apakah dia terseret ke dalam hal yang baik ataukah hal yang buruk. Sederhana saja, apakah anda tau aplikasi android TikTok? Ya, emang lagi ngetrend saat ini. Tapi tahukah anda, aplikasi TikTok disisipkan frekuensi tertentu untuk merusak sistem jaringan tubuh? Mungkin ngga banyak yang tau dan mungkin gak banyak yang merasakan. Karena memang ini sangat halus sekali. Hanya beberapa orang yang peka yang bisa merasakannya.

Nah kita lanjut tentang bagaimana cara kita menikmati hidup yang kadang sering kita sepelekan. Kadang hal hal sederhana ini bisa membuat kita lupa dan malah memikirkan hal rumit yang harus kita selesaikan. Ibarat ada jalan lurus yang gampang banget dilalui tapi kita malah mengambil jalan berkelok kelok agar sampai. Alasannya sepele, mereka Cuma mau terlihat keren. Padahal? Bukannya kita harus menikmati hidup? Bukan membuat segel beban diri yang membuat kita malah tidak terlihat menikmati hidup yang sesungguhnya?

Oke ini dia tips bagaimana cara menikmati hidup yang simple sekali.

1.       Bangun pagi dengan penuh rasa syukur

Nah ini dia yang kita kadang lupa. Anda bangun pagi apakah langsung berdoa? Apakah langsung liat jam di hape? Hehehehehe….. Gak salah sih. Tapi rasanya kurang baik. Kita masih diberi kesempatan untuk menikmati hidup, masih diberi kesempatan untuk bangun tidur, bernafas, dan masih diberi kesempatan untuk melihat, mendengar, dan merasakan apapun yang terjadi dalam hidup kita. Kita masih diberi kehidupan. Layakkah kita sebagai seorang “pembantu” ini langsung megang hp tanpa bersyukur kalau kita masih hidup?

Kita sudah seharusnya bangun dengan penuh rasa syukur. Hari ini kita masih diizinkan tinggal di Bumi. Nyari makan di bumi, buang air di bumi, dan lain lain. Yah, paling tidak berdoa syukur sejenak ketika bangun pagi. Dari pada gulingan dan main hape dan malah tidur lagi. Bukankah ada beberapa ajaran agama tertentu untuk mengucap doa pagi atau bangun tidur?

Jika kita melakukannya dengan tulus dan ikhlas, penuh syukur, maka besar kemungkinan hidup kita hari itu juga akan diberi kemudahan. Percaya atau tidak, itu kembali kepada masing masing.

2.       Kerjakan pekerjaanmu dan ……….

Lho bukannya ngerjain pekerjaan itu malah bikin kita gak menikmati hidup? Tenang,,,, jangan langsung berburuk sangka dulu donk. Kita menikmati hidup bukan berarti kita gak kerja sama sekali. Lakukanlah yang bisa dilakukan. Ingat, kita punya tanggung jawab. Kalau punya keluarga, wajib dinafkahi. Kalau waktunya kerja ya harus kerja. Cintai pekerjaan yang ada dihadapan kita saat ini. Misalkan anda menulis karena menulis di Rackticle bisa mendapat uang, maka cintailah caramu bekerja. Jangan lupakan peran Tuhan dalam setiap kegiatanmu.

Kadang kita mengerjakan sesuatu tanpa melibatkan Tuhan dalam setiap kegiatan kita, maka bisa jadi jenuh. Ngga ada kekuatannya. Maka dari itu, jangan lupakan ikut campur Tuhan dalam setiap kegiatan kita.

Nah  balik lagi, kita memang punya tanggung jawab masing masing. Kalau ngga suka kerja, maka bukan berarti gak kerja. Carilah pekerjaan yang enak dan memang menghasilkan. Misalnya tadi, yang hobi menulis bisa di salurkan di Rackticle dan nanti akan mendapat bayaran. Kalau tidak suka, jangan diteruskan. Cari pekerjaan yang lain yang bisa membuat kita mendapatkan penghasilan. Kerja yang kamu sukai. Atau kalau males nyari kerjaan lain maka haruslah sukai pekerjaanmu. Intinya adalah nikmati pekerjaan saat ini… Dengan belajar menerima dan menikmati pekerjaanmu, maka sejujurnya kamu sedang menikmati hidupmu.

3.       Makanan

Yang keempat adalah tentang makanan. Kita boleh sekali makan apa saja tapi dengan syarat kita makan dengan penuh kesadaran. Bagaimana cara menikmati hidup dari makanan dengan penuh kesadaran? Ya jelas. Pertama sadar bahwa ini adalah pemberian Tuhan. Maka harus bersyukur kita bisa makan. Ada lho orang yang ngga bisa makan disaat kita sedang ingin menikmati makanan kita….

Selanjutnya kita harus sadar, makanan ini tumbuh di Bumi. Maka seharusnya kita bersyukur juga. Makanan diambil dari orang, dan dioleh oleh orang lain, dan dimasak oleh orang lain lagi, lalu kita beli juga dari orang lain lagi. Jangan lupa, orang lain ada campur tangan juga disini. Cobalah berterimakasih kepada mereka.

Kita makan nasi, bukan berarti kita langsung dapat nasi. Ingat, hidup ini besar sekali. Nasi yang kita makan bisa kita beli dari pasar itu dari orang lain yang jual. Nasi yang kita beli juga kita masak dirumah pakai pemasak nasi. Siapa yang buat pemasak nasi? Orang lain. Dan seterusnya sampai ke penanam padi. Terimakasihlah kepada mereka semua yang terlibat hingga kita bisa memakan nasi.

4.       Lakukan hal sebisamu

Nah ini sedikit saya bahas di atas. Banyak orang, contohnya aja langsung ya. Karena channel youtubenya sepi, maka mereka rela melakukan hal yang aneh sehingga menimbulkan pro dan kontra di kalangan mereka. Misal,,,, ada orang karena channel youtubenya sepi, dia rela melakukan hal hal aneh, misal bergaya banci lah, minum obat lah, ngerjain orang lah, dan lain lain. Yang padahal mereka sendiri itu tidak suka, tapi demi konten mereka, mereka menekan diri mereka untuk duit. Wakakakakak…… Kalau mereka suka sih gak masalah, tapi kalau gak suka? Ya kenapa harus mau terlihat keren di mata orang? Saya sendiri lebih suka, kalau gak bisa ya sudah. Kalau bisa dikerjakan. Bukan karena ingin terlihat keren di mata orang.

5.       Yakinkan diri ini memang bisa

Begini sob,,, menikmati hidup itu bukan hanya untuk tidak melawan. Justru sebaliknya, jika ada tantangan, maka lewatilah. Bukan menghindarlah. Lewatilah sebisamu. Ya saya tulis ulang, lewatilah sebisamu. Karena jika kamu berhasil, maka tentunya seperti game, akan naik level. Jika naik level, maka cara menikmati hidupmu akan bertambah tentunya.

6.       Dengarkan….

Begini bang,,,, menikmati hidup itu ….. kalau orang lain menyarankan kita untuk tidak mendengarkan apa yang orang lain katakan. Betul? Kalau saya berkebalikan. Dengarkanlah ucapan mereka yang mereka tujukan kepadamu. Untuk apa? Bukankah itu malah bisa jadi membuat diri kita makin stress karena memikirkan ucapan orang? Itu benar. Ada benarnya juga jika alasannya seperti itu. Namun, apakah setiap kritik yang ditujukan kepada kita itu tidak harus kita dengarkan? Dan haruskah kita ngeyel sama diri kita bahwa kitalah yang paling benar? Itu sih menikmati hidup.,…mu sendiri hehehe…. Ingat, kita hidup Bersama sama….. berdampingan. Kita tidak hidup sendiri.

Jadi,,,, cobalah sesekali cari alasan yang baik untuk dirimu bisa menerima apa kritik yang orang lain tujukan kepada kita. Saya kasih satu alasan agar kita bisa menerima kritikan dari orang lain. Tuhan maha berkehendak bukan? Sudah pasti dia “menjalankan” sesuatu untuk membuat diri kita bisa “naik” kan? Misal, mau kaya, jelas yang harus pertama dilalui adalah seberapa besar kamu bisa memberi agar sirkulasi energi keuangan menjadi lancar. Tentu saja, bisa jadi Tuhan menjalankan sesuatu agar kita mengeluarkan uang untuk sedekah, misal didatangkan orang lain yang minta sumbangan, didatangkan orang lain yang minta-minta. Dan lain lain.

7.       Bernafaslah…..

Terakhir dari tulisan ini…. Menikmati hidup itu cukup dengan menyadari keluar masuknya nafas. Kadang, sedikit masalah yang menghampiri kita, membuat dada kita sesak, ingin marah, ingin sedih, ingin dendam, dan emosi negative lainnya karena sempitnya bathin / dada ini. Sehingga nafas terengah engah. Nafas menjadi pendek. Dan paru paru kita menjadi sedikit kerja. Jantung pun melemah. Pompa darah melemah. Sehingga sirkulasi darah di tubuh melemah, dan akhirnya mati. Apakah ini menikmati hidup???? Heheheh…. Hanya tidak mengatur nafas saja bisa berakhir kematian.

Itulah kenapa, saya menjadikan bernafas sebagai poin untuk bagaimana cara kita menikmati hidup. Kita bisa bernafas dengan penuh dan dalam sekali, dan membuangnya perlahan. Menikmati setiap tarikan dan hembusan nafas kita. Inilah menikmati hidup. Coba saya tidak ada udara saat ini? Apa mungkin 5 menit kemudian kita masih hidup? Maka dari itu, kita setidaknya belajar menikmati hidup dengan cara yang sederhana, yaitu sesederhana menarik dan menghembuskan nafas.

Mungkin ada yang menganggap ini adalah hal sepele. Namun, kadang yang sepele inilah yang sangat powerfull yang sering dilupakan. Akhirnya malah mencari sesuatu yang malah sulit untuk dilakukan, hanya untuk bagaimana menikmati hidup ini dengan nyaman.

Dengan bernafas, kita bisa menyadari bahwa, kita hanya menghirup lalu mengeluarkan nafas. Artinya? Segala sesuatu yang ada dalam hidup ini adalah boleh kita miliki, tapi tidak bisa kita miliki selamanya. Wadahnya tidak memungkinkan untuk muat. Paru paru tidak bisa lebih banyak menerima udara berpuluh puluh kali lipat dari biasanya. Dan kita harus menghembuskan. Begitu pula dalam hidup, kita harus mengeluarkannya. Sadar bahwa sejatinya itu bukan milik kita. Betul kan?

Nah itu dia ke 7 poin bagaimana cara menikmati hidup ini. Yang nomor 7 paling mantap kan? Dengan kita menjalani hidup ini dengan penuh rasa syukur, maka tidak perlu kita pelajari lebih lagi, kita sudah menikmati hidup ini. Apa yang terjadi, maka terjadilah. Tapi kita juga perlu tau kenapa sesuatu tersebut terjadi. Kita sial? Apakah memang seharusnya sial? Setidaknya kita tau kenapa dan apa penyebab kita sial! BUkan hanya…. Ah sudahlah. Tidak mau tahu menahu soal apa yang membuat kita sial.

Dalam artikel saya sebelumnya yang berjudul “Doa dan Harapan yang tak dikabulkan” saya sedikit membahas kenapa seseorang bisa tidak dikabulkan doanya, salah satunya karena dia tidak memperbaiki apa yang menjadi kesalahannya. Dia tau itu dosa, tapi tetap dilakukan. Nah inilah sangkut pautnya, Namanya menikmati hidup, harusnya kita benar benar menikmati segalanya. Baik suka maupun duka, baik hadiah maupun tantangan. Agar kita benar benar bisa menikmati hidup ini. Itulah sejatinya menikmati hidup!

 

Salam,

VionelixInderferium Liviergoz Derisyacto Lasvaha



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author

Konsultan Penyembuhan Ajaib

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Feb 8, 2020, 1:00 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
May 1, 2020, 10:51 PM - Darmoko Yuti Witanto
Jan 26, 2020, 3:11 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin