Arisan Keluarga, Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Arisan Keluarga, Warisan Budaya yang Perlu Dilestarikan

Silaturahmi adalah salah upaya dan sikap sosial manusia untuk tetap menjaga rasa keakraban dan keharmonisan keluarga. Dan agar silaturahmi antar keluarga agar terus berlangsung, diantara yang dilakukan adalah melaksanakan kegiatan arisan yakni sebuah pertemuan yang dilakukan baik setiap bulan atau dua minggu dalam sebulan.

Penulis menilai arisan yang dilaksanakan oleh pihak keluarga sangatlah baik. Sebab dengan adanya arisan atau pertemuan, baik setiap bulan atau pekan, maka pertemuan tatap muka bersama keluarga akan tetap terjaga.

Manfaat lainnya adalah rasa keharmonisan, kerukunan antar keluarga pun kian erat. Momentum arisan ini juga sering dimanfaatkan oleh keluarga untuk mengundang jika salah satu anggota keluarga memiliki hajatan. Misalnya, pernikahan atau undangan lainnya. Nina salah seorang warga 26 Ilir Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), saat berbincang dengan penulis mengaku senang dapat mengikuti kegiatan arisan keluarga yang dilaksanakan setiap bulan. “Kami setiap bulan secara bergantian dari rumah ke rumah setiap anggota arisan yang juga merupakan anggota keluarga kami. Baik sepupuh, (saudara ibu atau ayah), atau arisan yang diikuti keluarga adik beradik dari pihak ayah atau Ibu. Kami selalu ikut, dan memang manfaatnya memang kian dirasakan antar keluarga,” ujar Nina.

Tak hanya mengetahui dimana rumah keluarga, kata dia, manfaat lainnya dari arisan pertemuan keluarga ini adalah mempererat yang selama ini keluarga terasa jauh kini semakin dekat. “Rezeki ini pun kian mengalir. Jadi benar apa yang dikatakan Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis, jika silaturahmi ini dapat mendatangkan rezeki. Ya, kita dalam arisan ini bertemu secara langsung dan berbicang bersama keluarga setiap bulan.

Oleh sebab itu, melalui arisan atau pertemuan keluarga ini kita kian dekat dan akrab bersama anggota keluarga yang ada,” ungkap isteri Syakbanudin ini. Ketika ditanya soal arisan atau pertemuan yang dilakukan seperti apa, Nina menjawab untuk mengikat pertemuan ini kami arisan uang sebesar Rp100 ribu dengan komsumsi Rp15 ribu.

Kami juga terkadang arisan barang rumah tangga yang tanpa kita sadari sejalan waktu dapat barang juga dapat bertemu bersama keluarga. Saya menyarankan bagi Anda agar arisan keluarga ini tetap dijaga sebab ini merupakan cara menyatukan keluarga. Dan merupakan warisan budaya yang mesti dilestarikan,” katanya.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

About Author
Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Jan 8, 2020, 10:43 AM - Deni Riyandi
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma