Anda Belum ke Bangkok Kalau Belum... (Persiapan Menuju Pengangkatan Travel Ban Thailand setelah Covid)

Anda Belum ke Bangkok Kalau Belum... (Persiapan Menuju Pengangkatan Travel Ban Thailand setelah Covid)

Bila kita mendengar kata Bangkok, tentunya ada banyak hal yang terlintas di kepala kita. Namun, kalau kita mengucapkan kata Bangkok pada para pembaca laki-laki, tentunya kota ini tidak lepas dari frase “Hiburan Malam”.

Kota ini memang sangat lekat dengan kesan “seksi” dan “sensual” yang ditawarkan. Melimpahnya dunia hiburan malam yang bertebaran di berbagai sudut kota ini membuat pembaca maskulin yang berkunjung ke kota ini seakan tidak akan lengkap wisatnya kalau tidak “berwisata” ke tempat-tempat yang dituju tersebut. Lalu apa saja sih pusat hiburan malam dan hiburan wikwik yang ada di kota Bangkok? Sebagai orang yang tinggal di kota ini, mari saya bawa pembaca semuanya meninjau “pilihan” yang ada satu persatu, sambil mempersiapkan liburan kita saat pandemi Covid ini sudah berakhir.

1.       Soi Cowboy

Bagi para Bangkokian sejati dan juga komunitas sexpat di Bangkok, Soi Cowboy adalah kejayaan yang telah berlalu. Soi (jalan kecil/gang) yang terletak dekat Stasiun BTS Asoke ini semakin memudar pesonanya. Salah satu penyebabnya, menurut komunitas expat di Bangkok, adalah karena kualitas “hiburan” (baca: perempuan penghibur) di tempat ini sudah semakin menurun dibandingkan dulu. Tapi jangan khawatir, selain hiburan area bawah, Soi Cowboy juga adalah tempat makan dan nongkrong yang enak loh pembaca semua!

Di sekitar Soi ini juga ada cukup banyak mal yang besar dan terkenal seperti Terminal 21 dengan eskalator “travel”-nya yang ikonik, dan lokasinya yang dekat dengan Jalan arteri Sukumvit memastikan anda punya banyak pilihan hiburan lainnya.

2.       Nana Plaza

Nana Plaza adalah pusat hiburan remang-remang dalam arti yang sebenarnya. Bangunan yang terletak dekat BTS Nana ini adalah sebuah kompleks gedung bertingkat yang berisikan berbagai pusat hiburan malam. Diskotik, pub, bilyard, pole dance dan strip club, semua bercampur di area ini. Dari penuturan teman-teman expat di Bangkok, kualitas hiburan di Nana Plaza sedikit di atas Soi Cowboy, namun arsitektur Nana Plaza yang berbentuk kompleks bangunan membuatnya sedikit kotor, dengan asap rokok yang pekat karena ventilasi yang kurang baik.

Nana Plaza bisa dicapai dengan menggunakan BTS dan turun di stasiun Nana. Begitu anda turun dari stasiun, sebetulnya sudah cukup banyak gadis-gadis berpakaian menggoda yang menawarkan jasanya, namun kalau di daerah jalan raya, biasanya mereka adalah gadis Thai Massage. Kalau anda merasa sedikit pegal, boleh juga mengajak mereka masuk ke dalam, tentunya kalau mau dengan servis plus perlu tambahan biaya ya. Kawan penulis pernah meminta servis dari si gadis pijat, dan kabarnya harganya cukup mahal juga bro!

3.       Patpong Night Market

Patpong Night Market ini cukup unik dalam artian dia bukan sekedar pusat hiburan malam dan wikwik, namun juga adalah pasar dalam arti sebenarnya. Kantor penulis dulu berada di United Center, tepat di seberang dari Patpong Night Market, jadi penulis cukup sering juga “sekedar lewat” Soi ini. Patpong juga dikenal dengan ping-pong show mereka yang iconic. Penulis tidak mau menjelaskan di sini, kalau kawan-kawan mau tahu silakan google sendiri ya! Ingat! Resiko googling di Youtube dan lainnya yang bersifat grafik silakan ditanggung sendiri. Kawan penulis dari Singapore pernah bilang, “Watching Ping-pong Show only has two kinds of impact: either you love it or it left you traumatized!” So remember, you HAVE BEEN warned!

Yang unik dari Patpong Night Market ini tentunya adalah fakta bahwa dia bisa juga menjadi tempat jalan-jalan dan cuci mata gratis yang lumayan asyik. Jangan salah, sudah lumrah bagi para wisatawan Eropa dan Amerika untuk membawa anak mereka yang masih kecil ke sini untuk berbelanja, karena memang okasinya yang sangat strategis di tengah Jalan Arteri Silom.

Di kiri-kanan stall pasar malam ini, bertebaran berbagai klub malam, strip club, bar dan lain-lain yang bisa kita tengok sambil lewat. Kalau pembaca adalah maskulin yang hetero, hati-hati jangan sampai salah masuk gang, karena ada satu soi khusus di Patpong yang fokus berisikan gay club.  Jadi jangan salah kalau wajah ganteng kawan-kawan dilemparkan kedipan manja oleh cowok kekar seksi ya!

 

Disclaimer: Orang Thailand tahu bahwa banyak pengunjung yang sekedar “lihat” dan tidak berniat masuk, dan kawan semua akan aman selama tidak masuk ke dalam bar/klub tersebut. Mereka pasti akan menawarkan anda untuk masuk ke klub mereka untuk “sekedar minum bir”. Namun begitu masuk, akan ada gadis-gadis yang menghampiri, dan setiap pegangan dan elusan mereka bisa saja akan mengakibatkan kawan-kawan kena “tagihan tambahan”. Sudah banyak kasus penipuan di mana turis harus membayar ribuan baht untuk “sekedar minum” dalam klub malam di sana. Jadi harap berhati-hati ya.

4.       Khaosan Road

Berbeda dengan tiga kawasan di atas, Khaosan bukanlah tempat wikwik. Khaosan Road dikenal sebagai kawasan klub malam dan bar yang murah meriah. Kawasan ini adalah favorit dari para backpackers karena penuh dengan hotel murah, bir murah, dan segala hal lain yang murah (bagi wisatawan Barat). Di sini, bagi anda yang berniat “melendir” dan ganti oli, tentunya perlu sedikit usaha lebih karena memang kawasan ini tidak dikenal untuk “hiburan berbayar”, jadi perlu sedikit SSI (speak-speak iblis) bagi anda bila memang ingin mendapatkan hiburan lendir di sini. Namun, bagi anda yang ingin merasakan hidupnya malam Thailand yang tidak pernah tidur, di sini adalah pilihan yang sangat tepat.

Untuk menuju Patpong, cara termudah adalah dengan menggunakan taxi. Bila kawan-kawan ingin menggunakan transportasi umum, pilihan termudah adalah dengan naik kapal dari Sathorn Pier. Anda bisa menggunakan BTS menuju stasiun Saphan Taksin, lalu transit menuju kapal ke Sathorn Pier.

5.       High End: Night Clubs daerah Ekkamai

Ingin merasakan rave party yang keren? Ingin melihat gadis-gadis Thailand yang paling sophisticated dan terpelajar menggila? Kawasan Ekkamai-lah tujuan anda! Di sini ada berbagai klub malam yang menjadi tujuan cewek-cewek high class Bangkok berpesta. Tentu saja, house music di sini dan juga segala fasilitas yang ada juga mentereng, dan harga yang selangit dan sepadan dengan segala yang kita dapatkan.

Untuk masuk ke sini, siapkan saja minimal 2000 THB (sekitar 1 juta rupiah). Ini tentu hanya angka minimal, dan bila memang anda ingin pulang dengan membawa gandengan, pastinya butuh biaya lebih karena memang target yang bermain di sini bukanlah target “kaleng-kaleng”. Siapkan saja sedikit lebih banyak uang, karena di sini, Jack Daniels itu ibarat air putih kawan!

6.       High End: Thai Massage daerah Ratchadaphisek

Datang ke Thailand tapi enggak merasakan Thai Massage plus-plus? Hidup anda sebagai laki-laki belum lengkap kawan (setidaknya begitu menurut teman-teman penulis). Nah, di area Ratchadaphisek ini ada berbagai massage parlor yang high end dengan gadis yang mantap dan pelayanan yang high class! Harga pijat di sini memang tidak murah, namun selama ini penulis belum pernah mendengar ada pelanggan yang tidak puas setelah pijat dan “pijat” di sini! Siapkan saja sekitar 1000 THB untuk pijatnya (harga normal di tempat low-end adalah sekitar 200-400 THB) dan kira-kira 3000-4000 THB untuk “pijat”-nya ya! Silakan mencoba!

 

Tentunya ada banyak hal lain yang bisa dinikmati dari kota Bangkok ini selain wisata malam dan wikwik-nya. Bagaimanapun Bangkok adalah kota yang paling banyak dikunjungi wisatawan di dunia dan memang lokasinya dekat dengan Indonesia. Mengingat Thailand kini hampir bebas dari Covid-19 dan bandara Internasional yang kabarnya akan segera dibuka pada awal Juli, maka rasanya pantas bila kita hendak memulai membuat rencana liburan ke Bangkok. Dan seperti yang saya sebutkan di awal tulisan tadi, tidaklah lengkap anda mengunjungi Bangkok bila tidak “melirik” sedikit hiburan malam yang tersedia di sana.

Tentunya, bila anda hendak berkunjung ke sana, jangan lupa untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan dan keamanan yang sudah ditetapkan WHO ya! Ingat selalu, stay safe!

 

 



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author
Popular This Week
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin