Alasan Mengapa Tiongkok Menjadi Tempat Asal Sejumlah Virus Berbahaya Menyebar di Dunia

Alasan Mengapa Tiongkok  Menjadi Tempat Asal Sejumlah Virus Berbahaya Menyebar di Dunia

Penyebaran Wabah virus korono sungguh bikin geger diawal tahun 2020. Meskipun virus korona atau 2019-nCoV ini pertama ditemukan akhir 2019.

Padahal masih Januari, namun sudah banyak peristiwa yang bikin jantung penduduk Bumi lebih terpacu kencang dan banyak-banyak mengelus dada.

Sebut saja sebelum ini, masih di bulan yang sama. Publik Dunia dibuat cemas lantaran Perang Dunia ke-3 terancam meletus, imbas hubungan AS dan Iran yang semakin meruncing.

Bukan berniat membanding-bandingkan. Namun kondisinya mirip-mirip antara virus korona dan perang. Yakni sama-sama berpotensi memakan korban banyak. Situasi semakin rumit ketika virus korona tidak hanya ditularkan lewat hewan ke manusia. Melainkan juga menular dari manusia ke manusia.

Di masa lalu, karena keterbatasan tindakan medis. Wabah penyakit bisa menumbangkan 1/3 populasi manusia di Bumi. Yakni Flu Spanyol yang memakan korban sekitar setengah milyar. Bisa dibilang lebih mematikan dibandingkan kelaparan dan perang.

Seperti virus korona saat ini.  Berkembang isu bahwa virus korona yang ditemukan di Wuhan ini merupakan senjata biologis yang memang sengaja dikembangkan Tiongkok, namun bocor dan berdampak pada negara sendiri.

Namun isu ini belum bisa dipastikan kebenarannya. Diketahui isu ini berkembang bermula dari pernyataan mantan petinggi intelejen Israel. Ironisnya sejumlah netizen di Indonesia justru menganggap wabah penyakit korona di Wuhan sebagai azab untuk Tiongkok. Anehnya, ada yang menuduh virus korona sebagai senjata makan tuan untuk Tiongkok dengan rujukan statement orang Israel tadi. Negara yang juga sering mendapat sentimen negatif di publik Tanah Air.

Tapi ya sudahlah. Disaat situasi darurat dimana dunia tengah bergulat melawan wabah penyakit. Alangkah baiknya  jangan berspekulasi liar dan membawa-bawa sentimen pribadi maupun kelompok. Lebih baik turut memberi dukungan, baik itu doa maupun dukungan secara langsung seperti memberi bantuan. Kasih donasi atau kirim masker gitu. Setidaknya jangan memperkeruh suasana. Kalau mau berasumsi macam-macam silakan lakukan nanti dan lebih baik diam bila tidak paham.

Sejumlah virus mematikan di dunia ditemukan pertama di Tiongkok

Kasus penyebaran virus korona seperti di Wuhan sebenarnya bukan hal baru bagi Tiongkok. Diketahui beberapa kali virus mematikan di dunia selain 2019-nCoV, Tiongkok tercatat menjadi wilayah awal penyebaran virus penyakit.

Pada tahun 2003-2004, Tiongkok pernah digegerkan virus SARS. Masih termasuk kedalam keluarga korona. Saat itu epidemi SARS disebab oleh kebiasaan masyarakat Tiongkok yang gemar memakan musang.

Kasus pertama SARS-Cov (Severe acute respiratory syndrome-related coronavirus) di dunia tercatat di Guangdong pada November 2002. Menurut keterangan Organisasi Kesehatan Dunia, Centers for Disease Control and Prevention (CDC),  virua SARS telah memakan korban meningga hampir 800 orang di dunia

Selain itu ada juga flu burung. Kasus wabah penyakit yang juga bikin geger di Indonesia. Virus H5N1 ini muncul di Tiongkok pada 1997. Flu burung diketahui pertama ditemukan pada angsa di Tiongkok. Menular ke manusia lewat unggas yang terinfeksi.

Masih menurut catatan CDC, korban meninggal akibat flu burung mencapai sekitar 455 orang dari seluruh dunia.

Lantas mengapa sejumlah virus berbahaya pertama kali muncul di Tiongkok?

Dikutip dari portal berita kompas.com (24/2/2020) Konsultan infeksi RS Dr. Soetomo, Dr. dr. Dominicus Husada SpA.K menjelaskan sejumlah faktor penyebab beberapa virus berbahaya berasal dari Tiongkok.

Pertama mulai dari faktor luasnya wilayah, banyaknya jumlah penduduk, hingga kebiasaan makan masyarakat yang eksotik. Sejumlah masyarakat di Tiongkok diketahui gemar memakan makanan yang tidak lazim.

Dugaan sementara, diketahui selama ini salah satu sumber utama penyebar virus tidak dikenal termasuk virus korona berasal dari kelelawar.

Dilansir dari South China Morning Post (22/01/2020), Pasar Makanan Laut Huanan menjadi tempat awal mula virus ini menyebar 

Di sana dijual 100 varietas hewan dan unggas hidup yang tidak lazim. Ada rubah, srigala, musang bertopeng, ular, tikus, landak, hingga hewan liar lainnya. Tapi tetap ada dijual makanan laut biasa seperti kepiting, udang dan lainnya

Dan gak cukup disitu saja. Kebiasaan makan hewan liar disana tidak jarang memakan daging mentah. Cara makannnya lebih brutal dari Thailand. Bila makan dagingnya matang resikonya lebih rendah.

Dikarenakan virus korona ini bisa menular dari manusia ke manusia. Seandainya hanya menular dari hewan ke manusia saja, mungkin dengan menutup pasar tersebut akan efektif meminimalisir penyebaran virus.

Sementara di Indonesia hingga artikel ini diterbitkan. Virus korona belum ditemukan di Indonesia.

Bila bicara soal salah satu sumber virus korona berasal dari kelelawar. Di Indonesia tepatnya di Tomohan juga ada pasar serupa seperti di Wuhan. Namun belum pernah ada laporan aneh disana. Di Tomohan juga ada dijual daging matang, tidak mentah seperti di Wuhan.

Terpenting ialah cara makannya. Kalau bisa jangan makan makanan yang tidak bisa dimakan.

Intinya ada pada kebiasaan atau gaya hidup. Di Indonesia sebenarnya ada masalah kesehatan yang lebih serius dibanding virus korona.

Gaya hidup yang tidak sehat, membiarkan lingkungan kotor, dan lainnya. Sesungguhnya bisa menimbulkan bibit penyakit. Celakanya saja di Wuhan wabah penyakit tersebut menjadi berbahaya. Entah karena faktor luas wilayah atau padatnya penduduk.

Sekali lagi ini masih bersifat dugaan sementara penyebab penyebaran virus korona. Para ahli tengah berjuang melepaskan dunia dari infeksi penyakit. Bodohnya kita bukan ikut mendukung dan mendoakan. Tapi malah menyebar hoax. Apalagi itu yang sebar hoax virus korona menular lewat hp xi"mi. *Ah ela! Rian, gw bilangin bapa lu Yan!



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

LUV LUV LUV

Popular This Week
Feb 23, 2020, 7:27 PM - Maman suherman
Feb 17, 2020, 9:08 PM - Bram Asta
Feb 21, 2020, 11:54 PM - RackTicle Manager
Feb 7, 2020, 1:22 AM - Singgih Tri Widodo
Jan 7, 2020, 2:10 PM - Bayu Rinaldhi
Feb 17, 2020, 12:19 AM - Nabila Afira quraina