23 Rahasia Umur Panjang ala Orang Jepang Terungkap, Gaya Hidup yang Bikin Anda Tercengang!

23 Rahasia Umur Panjang ala Orang Jepang Terungkap,  Gaya Hidup yang Bikin Anda Tercengang!

Hidup sehat mungkin bagi sebagian orang adalah hal yang sangat sulit dilakukan. Karena harus berpantang ini dan itu. Sesuatu hal yang mengikat dan menjemukan yang harus dilakukan setiap hari. Suatu hal yang memang berat untuk dilakukan. Tapi ingat, dampak dari hidup sehat juga sangat signifikan dalam kehidupan kita. Orang jepang sudah membuktikannya dari generasi ke generasi. 

Bukan hal yang aneh jika kita pergi ke Jepang, khususnya ke kepulauan Okinawa, akan menjumpai banyak lansia berumur 90 tahun ke atas. Sehingga Okinawa dikenal dengan "land of immortals", seperti judul film saja, keren. Berdasarkan data dari WHO di tahun 2018, rata-rata harapan hidup orang Jepang adalah berumur 84.2 tahun. Untuk pria, rata-rata harapan hidupnya adalah 81.1 tahun dan untuk wanita, rata-rata harapan hidupnya adalah 87.1 tahun. Sangat menakjubkan bukan, dan jumlahnya itu tidak sedikit. 

Tentu saja hal tersebut menimbulkan pertanyaan yang menggelitik hati, apakah rahasia hidup orang Jepang sehingga berumur panjang lebih dari 80 tahun ke atas itu? hidup sehatkah? 

Benar sekali, hidup sehat adalah kuncinya atau lebih tepatnya bergaya hidup sehat sejak dari kecil. Pola makan dengan aturan diet ketat menjadi syarat utama dalam program hidup sehat ini. 

Mereka sudah dibiasakan untuk makan ikan yang banyak mengandung asam omega 3 yang bagus untuk kesehatan jantung yang notabene merupakan alat vital manusia. Jadi, jika jantung sehat maka tubuh pun menjadi sehat. Dan hal itulah yang dilakukan orang Jepang sedari mereka masih anak-anak sampai dewasa alias seumur hidup mereka. Apakah hanya mengkonsumsi asam omega 3 yang dilakukan oleh orang Jepang dalam menjaga kesehatan tubuh mereka? Tentu saja tidak. 

Berikut ini adalah beberapa gaya hidup sehat yang dilakukan oleh orang Jepang dalam menjaga kesehatan tubuh mereka:

1. Mengonsumsi Sayuran dan Makanan Acar

Kebiasaan fermentasi dalam makanan Jepang juga diyakini sebagai salah satu rahasia umur panjang mereka. "Tsukemono" atau orang kita menyebutnya acar sayuran selalu disajikan saat makan, diyakini sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Sayuran acar telah menjadi makanan favorit orang Jepang dari generasi ke generasi. 

2. Tiada Hari Tanpa Teh Hijau Jepang (Matcha)

Dibandingkan dengan negara lain, Jepang adalah negara yang paling banyak mengkonsumsi teh hijau. Di Jepang disebut dengan "matcha", bukan dalam bentuk daun tapi berbentuk bubuk teh hijau. Minuman teh hijau dikenal kaya antioksidan, yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh, mencegah kanker, dan mencegah kadar kolesterol darah berlebih.

Aktivitas antioksidan mampu menghilangkan radikal bebas yang memperlambat penuaan sel dan membantu melindungi membran sel dan DNA. Matcha juga memiliki dampak positif pada tekanan darah, pencernaan, dan stres. Orang Jepang menjadikan matcha sebagai minuman sehari-hari mereka. Dikemas dalam berbagai bentuk botol, hingga rasa es krim. Mengkonsumsi matcha (teh hijau bubuk) membuat tubuh selalu sehat dan bugar setiap saat. Jika anda selesai berolahraga merasa bugar, maka seperti itulah rasanya ketika anda mengkonsumsi teh hijau.

3. Menu Harian yang Sehat

Salah satu kunci umur panjang orang Jepang terletak pada asupan makanan. Mereka biasanya mengonsumsi produk makanan segar dan meminimalkan makan makanan instan. Umumnya, mereka makan sayur dan buah. Kebanyakan orang di pedesaan Jepang tidak hanya mengandalkan buah dan sayuran, tetapi juga menambahkan ikan dan daging merah ke menu sehari-hari mereka.

Mereka juga mengonsumsi makanan bergizi dan rendah kalori untuk menu makan siang, dan selalu menyertakan nasi merah dan rumput laut. Tidak hanya itu, orang Jepang sangat menyukai makanan laut.

Masakan tradisional Jepang yang dikenal sebagai 'washoku' ada dalam daftar warisan budaya tak benda UNESCO. Keberadaan 'washoku' tidak lepas dari ikan segar yang kaya akan nutrisi. Selain itu, orang Jepang juga lebih suka nasi daripada pasta karena perut akan menjadi lebih penuh untuk waktu yang lama.

4. Sumber Protein Nabati

Orang Jepang sangat suka kedelai. Dari tahu biasa hingga kedelai fermentasi yang disebut natto, orang Jepang sering makan kedelai.

5. Kualitas Bukan Kuantitas

Orang Jepang tidak pernah memprioritaskan jumlah makanan. Mereka jarang terlihat makan dengan piring atau porsi besar. Cukup habiskan hidangan dalam mangkuk kecil. Jika mereka masih merasa lapar, mereka bisa makan lagi dengan sopan.

Secara tidak langsung, mereka mempraktikkan kontrol porsi makanan. Makanan adalah masalah kualitas, bukan kuantitas. Mereka juga sering makan dengan lambat, menyebabkan kepuasan dan kenyang.

6. Orang Jepang Memiliki Tingkat Obesitas yang Rendah

Satu rahasia penting mengapa orang Jepang memiliki harapan hidup yang tinggi adalah bahwa mereka memiliki berat badan ideal! Itu hal yang luar biasa, bukan?

Menurut statistik, hanya 3,6 persen orang Jepang yang memiliki indeks massa tubuh (BMI) di atas 30 dan dikategorikan kelebihan berat badan. Sementara itu, di negara-negara lain seperti Amerika, 32 persen dari populasi memiliki BMI di atas 30.

Dengan tingkat obesitas yang rendah, risiko penduduk Jepang jatuh sakit akan lebih kecil. Obesitas telah terbukti secara klinis sebagai sumber dari semua penyakit. Jika Anda mengalami obesitas, mulailah dari sekarang menghancurkan lemak berbahaya di tubuh Anda, terutama di daerah perut. Tanpa perut buncit, hidup akan lebih sehat. Dan itu berarti, harapan hidup lebih lama.

7. Melakukan Pembatasan Makan Makanan Manis

Orang Jepang jarang makan makanan manis atau makanan penutup. Mereka lebih suka mengonsumsi teh hijau atau buah jika ingin mengonsumsi makanan manis.

Kebiasaan ini tentu saja sangat berguna untuk membatasi asupan gula dalam tubuh sehingga dapat terhindar dari penyakit jantung, obesitas, dan diabetes.

8. Variasi dalam Konsumsi Karbohidrat

Konsumsi karbohidrat di Jepang sangat bervariasi. Orang Jepang tidak makan nasi 3 kali sehari, tetapi mereka memiliki caranya sendiri. Kebanyakan orang Jepang memiliki banyak pilihan karbohidrat selain nasi, termasuk udon (mie dari beras), soba (mie dari gandum buckle), dan sereal.

Ini membantu mereka untuk tidak berlebihan kadar karbohidrat dalam tubuh mereka. Teknik ini bagus untuk dicoba. Untuk menjamin hidup sehat!

9. Konsumsi Rumput Laut

Rumput laut kaya akan antioksidan dan mampu menyerap lemak dalam tubuh. Karena itu, makan rumput laut sangat cocok bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan. Bahkan, PBB menetapkan Jepang sebagai negara dengan konsumsi rumput laut tertinggi yaitu 100.000 ton per tahun.

10. Program Olahraga Nasional

Bagi orang Jepang, olahraga tidak dibatasi oleh usia. Mereka akan terus berolahraga dengan penuh semangat selama mereka bisa melakukannya sesuai dengan kemampuan tubuh mereka. Tidak aneh jika ketika Anda mengunjungi Jepang, Anda akan menemukan sekelompok orang tua yang berolahraga atau berlari di taman kota.

Ada juga banyak lansia yang masih suka naik sepeda. Aktivitas fisik di Jepang menjadi populer seiring dengan hadirnya program yang disebut 'Rajio Taiso' atau radio senam. Ini semacam siaran senam pemanasan yang mengudara setiap pagi di Jepang. Olah raga rutin telah menjadi program nasional, terutama bagi para lansia.

11. Jangan Pernah Mengabaikan Sarapan

Apakah orang tua masih sering mengabaikan sarapan? Bagi orang Jepang, mengabaikan sarapan adalah dosa besar yang tidak pernah dilakukan. Tidak peduli seberapa sibuk mereka, mereka akan selalu meluangkan waktu untuk sarapan dengan menu sehat.

Sayuran, nasi, sup, telur rebus, dan teh hijau menjadi menu sarapan khas Jepang yang tidak boleh ditinggalkan. Sarapan memberikan energi untuk kegiatan di pagi hari dan mengendalikan porsi makan siang. Jangan sampai porsi makan siang menjadi sangat penuh seperti orang yang kesurupan.

12. Tetap Aktif di Tempat Kerja Meskipun Anda Sudah Tua

Karena mereka dapat hidup lebih sehat, lebih lama, warga lanjut usia di Jepang juga banyak dipekerjakan. Di Jepang ada instansi resmi semacam pusat pemberdayaan manusia yang menyediakan lowongan khusus untuk orang tua. Dengan aktif bekerja, para lansia diberikan motivasi dan antusiasme yang tinggi terhadap kehidupan. Mereka akan selalu berasumsi bahwasanya ada selalu yang dikerjakan esok hari.

13. Metode Memasak yang Sehat

Jepang terkenal dengan kulinernya yang lezat. Jangan salah sangka ya,  hampir sebagian besar orang Jepang tidak memasak menggunakan minyak tetapi dengan air. Sangat berbeda dengan kebiasaan orang Indonesia yang selalu menggunakan miyak goreng dalam membuat makanan lauk pauk sehari-hari.

Ini adalah cara yang membuat makanan lebih sehat dan bergizi. Metode memasak lainnya dilakukan dengan cara yang berbeda dengan merebus, memanggang, mengukus, dan memfermentasi.

14. Hobi Seumur Hidup

Orang Jepang biasanya juga memiliki 'hobi seumur hidup' yang membuat mereka bersemangat dari waktu ke waktu. Dari memancing atau ke karaoke, mereka terus menemukan ‘ikigai‘ atau alasan untuk hidup. Ikigai membuat mereka bersemangat untuk menyambut besok karena mereka tahu apa yang harus dilakukan besok, lusa, minggu depan dan seterusnya.

Meskipun yang mereka lakukan hanyalah hobi sederhana seperti "ikebana" (seni merangkai bunga), tetapi itu akan cukup untuk membuat mereka tetap tersenyum untuk menyambut hari esok yang ceria. Bahkan berjalan dimalam hari bersama  anjing mereka, juga merupakan hobi yang sering dijumpai di Jepang.

15. Kebersihan Dapat Mencegah Penyakit

Jika Anda pernah mengunjungi Jepang, kita akan tahu bahwa negara itu sangat bersih. Memang, penduduk Jepang terobsesi dengan kebersihan. Dan itu sudah menjadi kebiasaan turun temurun. Tentu saja kita tahu bahwa kebersihan berhubungan dengan kesehatan. 

Budaya mereka sebagian besar berasal dari tradisi Shinto di mana ajaran utama adalah tentang konsep pemurnian. Keyakinan Shinto benar-benar menghargai kemurnian.  Selain itu, penduduk Jepang memiliki kebiasaan mandi dua kali atau lebih sehari ketika musim panas tiba. Mereka akan berendam di dalam bak mandi yang berisikan air panas, baik itu di rumah sendiri atau di pemandian umum.

16. Penghargaan untuk Warga Negara Berusia di atas 100 Tahun

Pemerintah Jepang menganggap warga lanjut usia sebagai aset nasional. Bahkan siapa pun yang bisa melewati 100 tahun akan dihargai dengan gelas sake perak yang disebut "sakazuki" sebagai tanda penghargaan. Meskipun catatan umur panjang ini tentu saja merupakan prestasi yang membanggakan bagi Jepang, memiliki populasi yang menua memiliki dilema tersendiri.

Dana untuk mendukung struktur populasi yang terus bertambah tua dan memiliki usia harapan hidup yang panjang, bukan jumlah yang kecil. Anggaran pensiun dan layanan kesehatan terus membengkak setiap tahun. Bahkan 'sakazuki ‘(hadiah token untuk umur panjang), bentuknya semakin kecil dan kualitasnya lebih buruk karena pemerintah kewalahan oleh meningkatnya jumlah populasi usia tua. Apalagi angka kelahiran di Jepang sekarang sangat rendah. Itu sebabnya pemerintah Jepang sekarang juga mati-matian mendorong warganya untuk memiliki lebih banyak anak.

Jika tidak ada perubahan, maka masyarakat Jepang akan terus menua secara sehat tetapi tidak akan ada generasi berikutnya. Ini bisa menjadi lebih runyam masalahnya dan itu akan menjadi permasalahan yang baru. Dan itu juga bukan hal yang keren, setuju?

17. Orang Jepang Terbiasa Berjalan Jauh

Biasanya di negara lain, selalu punya kebiasaan bepergian ke mana saja dengan kendaraan pribadi. Bahkan, pergi ke toko serba ada yang dekat saja dengan menggunakan sepeda motor! 

Ini sangat berbeda dengan kebiasaan yang dipraktikkan oleh penduduk Jepang. Setiap hari, mereka biasa berjalan jauh. Misalnya, berjalan kaki dari rumah ke stasiun kereta api lalu berangkat ke sekolah atau bekerja.

Berdasarkan penelitian, berjalan kaki secara rutin dapat meningkatkan harapan hidup. Menurut peneliti dari US National Cancer Institute, jika kita tetap aktif secara fisik setelah usia 40 tahun, itu akan meningkatkan harapan hidup dua hingga tujuh tahun lebih lama. Hmm ... itu sepertinya hal yang menarik, bagaimana, apakah siap untuk berjalan kaki mulai dari sekarang?

18. Bersosialisasi Dapat Membuat Anda Berumur Panjang

Rahasia lain dari umur panjang orang Jepang adalah mereka suka bersosialisasi. Makan atau minum dengan rekan kerja setelah bekerja adalah praktik umum di Jepang. Walaupun ini dapat mengurangi waktu tidur, tetapi bersosialisasi sangat penting bagi kesehatan psikologis manusia.

Semakin sering seseorang melakukan sosialisasi di suatu komunitas, maka orang tersebut akan sangat menikmati hidupnya. Itulah yang diyakini dan dilakukan warga Jepang secara konsisten. Sosialisasi bukan hanya milik orang muda, tetapi orang tua selalu meluangkan waktu untuk bergaul dengan keluarga, kerabat atau teman.

19. Berhenti Makan Sebelum Kenyang

Makan memang memiliki tujuan untuk membuat perut Anda kenyang. Tetapi orang Jepang memiliki prinsip untuk berhenti makan sebelum benar-benar kenyang.

Teori ini sangat berguna agar makanan yang Anda konsumsi dapat dicerna dengan baik. Dan bisa menjadi program diet sederhana untuk orang gemuk.

20. Menerapkan Gaya Hidup Seimbang

Gaya hidup seimbang adalah kunci bagi orang Jepang untuk selalu hidup sehat. Mereka memang pekerja keras. Tetapi mereka mengimbanginya dengan mengonsumsi banyak makanan sehat dan melakukan aktivitas fisik. Mereka juga selalu berusaha meluangkan waktu untuk beristirahat.

21. Makan Tahu

Fakta menunjukkan, sangat sedikit wanita Jepang menderita osteoporosis. Ini karena mereka mengkonsumsi banyak tahu. Tahu mengandung isoflavon tinggi yang baik untuk kesehatan hormon wanita dan mencegahnya dari osteoporosis ketika memasuki menopause.

22. Konsumsi 'Bakteri'

Serius nih? Kedengarannya sangat menjijikkan ... bukan? Tapi asal tahu saja, ada bakteri yang memiliki manfaat positif bagi kesehatan pencernaan. Salah satu yang paling mudah ditemukan adalah bakteri dalam yogurt dan acar. 

23.  Berendam di Dalam Air Panas

Bukan hanya soal makanan, membersihkan diri saat mandi, orang Jepang lebih suka berendam di bathtub, yang dianggap lebih efektif dalam mengurangi stres. Apalagi jika berendam di mata air alami yang penuh mineral sehat.

Nah , dari sekian banyak kunci rahasia umur panjang orang Jepang, yang manakah yang telah anda terapkan dalam kehidupan sehari-hari ? Ayo, sudah saatnya menjalani kebiasaan hidup sehat dari sekarang untuk kebaikan di masa tua nanti.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Berbagi artikel kepada orang lain, itu menyenangkan...jika artikel itu dibaca orang lain, itu membahagiakan....

Popular This Week
Recent Articles
Jun 9, 2020, 2:32 PM - Novi Kurnia
Jun 2, 2020, 3:25 PM - Deni Riyandi
Jun 2, 2020, 1:37 AM - Singgih Tri Widodo
May 23, 2020, 2:28 AM - Adre Zaif Rachman
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
May 21, 2020, 1:47 AM - Rahmat Gunawan
May 21, 2020, 1:33 AM - Stephanus Putra Nurdin