12 Mitos Tentang Kesehatan: Perlu Diketahui!!!

12 Mitos Tentang Kesehatan: Perlu Diketahui!!!

Salam para pembaca RackTicle!

Artikel kali ini membahas tentang kesehatan yang di lakukan dalam sehari-hari. Kesehatan adalah hal yang sangat penting bagi kita semua, terlebih sangat mahal harganya. Maka dari itu, selagi mempunyai tubuh yang sehat harus dijaga sebaik-baiknya. Dengan makan makanan yang sehat, buah-buahan, hindari makanan olahan dan lain sebagainya. Ada beberapa hal yang kita percayai turun temurun tentang kesehatan, yang masih kita anut dan bahkan sangat kita percayai.

Namun, apakah hal itu adalah fakta berdasarkan penelitian atau bahkan mitos yang masih kita percayai hingga kini. Mari kita simak ulasan nya, mitos tentang kesehatan yang harus kita tahu:

1. Makanan Alkali dapat meningkatkan kesehatan anda dan mengurangi keasaman di tubuh

Walaupun diet alkali, umumnya cukup membuat sehat itu  benar.

  • Mendorong untuk konsumsi buah-buahan, sayuran, dan makanan nabati yang tinggi sehingga dapat membatasi makanan olahan.
  • Pemikiran bahwa hal tersebut itu dapat membantu menetralkan keasaman tubuh anda adalah mitos.

Inilah faktanya, darah anda merupakan cairan, sedangkan perut anda bersifat asam untuk memproses makanan. Makanan yang anda makan tidak memengaruhi cara tubuh anda membuat cair sendiri atau menyeimbangkan keasamannya. Ginjal dan paru-paru anda yang akan melakukanya serta mengontrol keseimbangan asam alkali sistem anda dan menjaga pH darah anda konstan. Jika tidak, anda akan berisiko mengalami sakit parah.

2. MSG Dapat Menyebabkan Kanker

Benar, MSG atau penyedap rasa yang populer telah mendapatkan reputasi buruk dengan kaitan yang seharusnya dengan berbagai masalah kesehatan, dari migrain hingga risiko kanker. Namun, para peneliti belum menemukan bukti pasti pada monosodium glutamat (MSG) buruk bagi kesehatan. Food and Drug Administration (FDA) di AS juga mengklarifikasi bahwa MSG sebagai bahan makanan yang secara umum diakui sebagai aman di konsumsi.

Sementara sebagian kecil orang mungkin memiliki reaksi negatif terhadap MSG seperti sakit kepala atau mual, gejala-gejala ini umumnya ringan dan tidak memerlukan perawatan media. Alih-alih berfokus pada apakah sesuatu yang mengandung MSG, mungkin lebih bermanfaat untuk melihat nilai gizi umumnya dari apa yang anda makan misalnya, makanan olahan seperti mie instan adalah suatu pokok masalah yang tidak sehat, dengan atau tanpa menembahkan MSG.

3. Makan Terlalu Banyak Gula Menyebabkan Diabetes

Ya benar, berlawanan dengan kepercayaan pada umumnya, gula tidak menyebabkan diabetes. Namun, makan terlalu banyak gula dapat membuat anda menambah berat badan, dan kelebihan berat badan meningkatkan risiko diabetes tipe 2. Cara terbaik untuk mengurangi risiko diabetes adalah dengan menjaga berat badan. Hal itu berarti tidak hanya memoderasi jumlah makanan manis yang anda konsumsi, tetapi juga memperhatikan asupan makanan berlemak anda.

Sedangkan, untuk diabetes tipe 1, tidak mungkin karena gula, atau apa pun dalam diet anda dapat menjadi penyebabnya juga. Karena, diabetes tipe ini hanya terjadi ketika sel-sel penghasil insulin di pankreas anda dapat di hancurkan oleh sistem kekebalan tubuh anda sendiri.

4. Detoksifikasi untuk Membersihkan Tubuh dari Racun

Yang benar adalah detoksifikasi, minum jus dan perawatan hal yang sangat umum dan populer di lakukan. Tetapi gagasan bahwa kita dapat mengambil langkah-langkah untuk mendetoksifikasi tubuh kita sendiri adalah mitos. Dari sudut pandang medis, tidak perlu untuk mendetoksifikasi sistem dalam tubuh, karena tubuh kita sendiri telah dirancang untuk membuang racun dengan cara yang lebih baik daripada diet atau melakukan perawatan apa pun. 

Dengan demikian tidak perlu untuk diet minuman, makanan atau perawatan untuk membersihkan sistem dalam tubuh anda. Mungkin cara terbaik yang harus di lakukan adalah dengan merawat hati dan ginjal, yang merupakan organ utama tubuh dalam detoksifikasi. Untuk itu, hindari makanan  olahan dan kemasan seperti kentang goreng, batasi asupan makanan yang manis, makanan berlemak dan alkohol (makanan ini akan menyebabkan hati berlemak), dan perbanyak minum air putih.

5. Gula merah, madu, sirup maple atau nektar agave adalah pengganti gula yang lebih sehat

Yang benar, gula ini tidak lebih baik untuk anda daripada gula rafinasi - semuanya menawarkan kalori kosong dan hampir tidak ada nutrisi. Sementara gula yang tidak di murnikan dapat menyimpan beberapa mineral seperti kalsium, zat besi dan kalium, gula itu hanya mengandung sejumlah kecil dan tidak penting. Gula 'lebih sehat' ini tidak memberikan nutrisi yang berarti selain guka putih olahan, dan semua gula hampir identik dalam hal kalori. Anda harus memperhatikan asupan gula anda terlepas dari sejenisnya.

6. Telur Menyebabkan Kolesterol Tinggi

Tidak ada data yang cukup untuk menunjukkan bahwa kolesterol makanan (seperti dalam telur) mempengaruhi kadar kolesterol darah kita. Kadar kolesterol berbahaya bagi kita terlebih di pengaruhi oleh lemak jenuh dan lemak trans. Lebih penting menjaga kolesterol anda tetap terkontrol dengan membatasi lemak-lemak tersebut dalam darah.

Di sisi lain, telur merupakan sumber yang murahdan mudah dari banyak nutrisi, termasuk asam lemak omega-3, seng, zat besi, antioksidan dan vitamin D. Namun, demikian telur mengandung lemak jenuh dan harus di makan dalam jumlah sedang, orang yang sehat dapat makan hingga 6 telur dalam setiap minggu sebagai panduan.

7. Menjaga Badan Tetap Hangat Agar Tidak Masuk Angin

Yang benar adalah jauhi hujan atau yang berisiko masuk angin, mungkin salah satu kepercayaan paling lazim di seluruh dunia. Namun, hal itu merupakan sesikit kesalah pahaman. Badan menjadi dingin atau basah tidak membuat anda kedinginan. Apabila anda jatuh sakit, hal itu merupakan telah terinfeksi oleh virus atau bakteri.

Mungkin ada beberapa kebenaran dalam pepatah ini, keluar dalam cuaca yang dingin secara tidak langsung dapat menyebabkan masuk angin karena alasan berikut. Cuaca dingin memungkinkan virus untuk tinggal lebih lama di udara, kata Dr Leong Hoe Nam, spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Mount Elizabeth Novena. Sebagai contoh, pada suhu dingin antara 4 derajat celcius, virus influenza akan berlama-lama di atmosfer selama 24 jam, sedangkan pada hari rata-rata di negara yang hangat, virus hanya akan bertahan selama 30-60 menit di udara. Selain itu, dalam cuaca dingin orang yang tinggal dirumah dan sering berada dalam jarak yang dekat dengan orang lain, memungkinkan onfeksi menyebar dengan mudah. 

Sedangkan untuk infeksi bakteri, dapat menyebar melalui menghirup tetesan yang mengandung bakteri. Ini bisa terjadi ketika orang yang terinfeksi di sekitar anda batuk dan juga bersin. Dalam cuaca dingin dan kerin, mungkin ada iritasi pada lapisan tenggorokan. Jika sudah ada, dapat menyebabkan infekai ke tenggorokan. Meskipun cuaca dingin tidak secara langsung dapat menyebabkan pilek, hal ini adalah karena alasan mengapa itu dapat meningkatkan kemungkinan anda terkena infeksi dan jatuh sakit.

8. Jangan Mandi atau Mencuci Rambut saat Malam

Ibu kita sering bilang dan memberi tahu untuk tidak mencuci rambut atau bahkan mandi saat sudah malam. Karena keyakinan bahwa hal itu akan memungkinkan angin masuk ke tubuh dan menyebabkan nyeei sendi atau tulang. 

Mandi adalah memastikan kebersihan badan dengan baik yang mengurangi risiko infeksi kulit dan juga luka, dan tidak akan menyebabkan nyeri sendi apa pun. Pastikan saja anda tidak mandi dengan air yang terlalu dingin, alih-alih menghindari mandi atau mandi hanya sesekali.

9. Kecap membuat Bekas Luka Menjadi Lebih Gelap

Jika anda pernah menderita sakit cacar air atau bekas luka parah akibat luka yang parah, anda mungkin telah mendengar peringatan untuk menghindari konsumsi kecap. Keyakinannya adalah bahwa pigmen gelap dalam kecap akan menyebabkan bekas luka menjadi gelap dan menjadi tidak bisa hilang. Namun, bekas luka hanya dihasilkan dari goresan yang mengganggu proses penyembuhan, bukan oleh apa yang kita konsumsi bahkan para ahli TCM telah mengkonfirmasi bahwa ini adalah mitos. Jika anda ingin menghindari bekas luka, yang terbaik adalah menjaga luka tetap bersih dan hindari untuk menggaruknya.

10. Anak Kecil Terlalu Banyak Makan Gula akan Menjadikan Hiperaktif

Meskipun mengatur asupan gula anak-anak anda adalah suatu hal yang bena untuk di lakukan, alasan di balik mengapa orang tua melakukan hal ini tidak selalu benar  banyak yang percaya bahwa terlalu banyak gula dapat menyebabkan anak menjadi hiperaktif. Namun, tidak ada bukti ilmiah untuk gula yang menyebabkan Attention Deficit Hiperactivity Disorder (ADHD) atau memburuknya gejala ADHD.

Peningkatan asupan gula dapat menyebabkan peningkatan cepat dalam gula darah dan dengan demikian aliran adrenalin yang terlihat seperti hiperaktif. Tetapi pada penelitian tidak ditemukan hubungan antara gula dan perilaku atau kognisi anak. Namun demikian, praktek yang baik untuk memberikan pilihan yang lebih sehat, rendah gula untuk anak-anak anda. 

11. Makan Makanan pedas Bisa Membuat Sakit Maag

Bukan rahasia lagi bahwa banyak yang menyukai makanan pedas, jadi ini mungkin berita baik bagi banyak orang. Makanan pedas bukanlah salah satu penyebab sakit maag. Tukak lambung biasanya terjadi karena adanya bakteri Helicobacter pylori (H.pylori), bukan dari makanan pedas. Faktor-faktor lain seperti riwayat keluarga, kebiasaan merokok, dan alkohol berlebihan juga mempengaruhi risiko anda terkena sakit maag. Penting untuk di catat, bahwa jika anda sudah menderita maag, tetap yang terbaik adalah untuk menghindari makanan pedas.

12. Minum 8 Gelas air Setiap Hari

Kebenarannya adalah, meskipun merupakan kepercayaan yang secara luas di pegang teguh dan guna manfaat ganda yang seharusnya bagi kesehatan (termasuk kulit agar lebih sehat dan pencegahan batu empedu), kepercayaan kuno minum 8 gelas air sehari secara medis tidak nendasar. Meskipun sangat penting untuk menjaga anda tetap terhidrasi, tidak perlu minum minimal 8 gelas sehari. Ini karena air bukan satu-satunya sumber hidrasi, tubuh kita mendapatkan hidrasi dari air yang ditemukan dalam buah-buahan, sayuran, dan bahkan bisa dalam jus dan juga kopi.

Selain itu, tidak ada bukti ilmiah bahwa minum lebih banyak air memiliki manfaat kesehatan bagi orang sehat. Air masih merupakan minuman paling sehat untuk dikonsumsi, namun anda tidak perlu minum 8 gelas sehari. Jumlah terbaik dari berapa banyakair untuk di minum adalah dengan minum anda dan ketika anda merasa haus.

Nah sekarang, menjadi lebih tahu apakah hal-hal diatas yang kita ketahui dan percayai sedari lama ini merupakan mitos atau fakta. Terima kasih sudah membaca.

Jangan lupa share! Biar makin tahu makin banyak ilmu.



It's Fun and Free to Support the Writers, Give Them a Cup of Coffee by Sharing Their Hard Work to Your Social Media. Let us Grow Together and Make more and more Creativities in Our Hands:


Comments

You must be Logged in to Post a Comment. OR Register Here for Only Less than 1 Minute!

Related Articles
About Author

Anak seorang petani karet di daerah sumatera Selatan, yang berzodiak Aquarius. Selain suka menulis juga suka traveling dan memasak.

Popular This Week
Mar 6, 2020, 8:09 AM - Shinta Kusuma
Nov 4, 2019, 3:28 PM - RackTicle Manager
Dec 18, 2019, 9:22 PM - Rianda Prayoga
Jan 20, 2020, 2:24 PM - RackTicle Manager
Dec 24, 2019, 10:26 AM - Eka Kusumaningrum
May 23, 2020, 2:23 AM - Edin S. Djatikusuma
Recent Articles
Aug 15, 2020, 11:04 AM - Akhmad Fauzi
Aug 14, 2020, 12:49 PM - celina lovinri
Aug 11, 2020, 5:57 PM - Pone Kamaruddin
Aug 10, 2020, 7:34 AM - celina lovinri
Aug 8, 2020, 9:28 PM - Singgih Tri Widodo
Aug 5, 2020, 8:06 PM - Siti Mahmudah Solikatun Kasanah
Aug 5, 2020, 7:26 PM - Shinta Kusuma